Automotive

Yamaha Masih Tahan Jual Motor Listrik, Apa Alasannya?

Brian Priambudi
Yamaha Masih Tahan Jual Motor Listrik, Apa Alasannya?

Uzone.id - Tak dipungkiri lagi, Yamaha adalah salah satu dari pabrikan motor Jepang terbesar di Indonesia saat ini. Namun merek yang satu ini belum juga meluncurkan produk motor listrik.

Padahal secara teknologi, Yamaha tidak ketinggalan. Merek asal Jepang ini pernah memperlihatkan motor listrik E01 dan Neo's di Indonesia bahkan memberikan kesempatan bagi beberapa orang untuk mencicipinya.

Tapi hingga kini, pabrikan seperti masih menahan diri untuk meluncurkan produk elektrifikasi di Tanah Air. Apa kira-kira alasannya?

Rifki Maulana selaku Manager Public Relation, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) membeberkan alasannya.

"Ya, kita masih mencari. Seperti yang sudah pernah disampaikan bahwa kita masih mencari momen terbaiknya yang efektif untuk masyarakat Indonesia seperti apa," sebut Rifki di Senayan, Jakarta.

Jika melihat secara lebih global, Yamaha Motor Corporation (YMC) punya cukup banyak model motor listrik yang bahkan beberapa di antaranya sudah dipasarkan di negara lain, termasuk dalam skema sewa baterai.




"Karena memang juga kami secara brand sangat mementingkan kualitas, berarti ada jaminan keamanan dan pastinya harga yang nantinya ditawarkan. Kita tahu (harga motor listrik) bisa di atas dari yang ICE," jelasnya.

"Sementara kebanyakan masyarakat untuk pasar sekarang lebih melihat harga yang paling murah. Jadi makanya salah satu tadi dari YMC juga mengadakan uji coba (motor listrik) dengan perusahaan daring," tambah Rifki.

Memang benar, Yamaha saat ini melakukan skema B2B dengan perusahaan transportasi daring untuk menggunakan produk motor listrik mereka Neo's.






Namun jika soal peluncuran produk, Rifki mengaku masih belum bisa berkata apa-apa untuk saat ini.

"Untuk sekarang memang masih belum bisa kita beri detail lebih lanjut," tukasnya.

Di pasar global, Yamaha baru saja menambah amunisinya lewat Yamaha Aerox-e dan EC06 di India. Bahkan di Jepang mereka memiliki Jog E untuk melengkapi model yang sudah ada seperti E01 dan Neo's.




Namun Rifki masih berkilah, kalau produk-produk tersebut memang dibuat khusus untuk memenuhi permintaan di pasar negara masing-masing.

"Aerox-e itu kan memang saat ini khusus untuk pasar India ya. Memang development khuus juga untuk pasar di India, makanya kenapa mereka launching di sana. Kalau soal elektrifikasi di Indonesia, kami belum ada rencana meluncurkan Aerox-e tersebut," ungkap Rifki.

Perlu diketahui, Yamaha dan Suzuki menjadi dua dari empat pabrikan Jepang yang belum juga meluncurkan motor listrik di Indonesia hingga saat ini.

Bahkan Kawasaki saja sudah meluncurkan Ninja e-1 dan Z e-1, meskipun dalam jumlah terbatas dan tidak lagi menjualnya di Indonesia.

Sementara Honda menjadi pabrikan Jepang dengan paling banyak model motor listrik di Indonesia saat ini, dimulai dari EM1 e:, ICON e:, dan CUV e:.