XLSmart-Komdigi Bidik 2,4 Juta Perempuan Digital Lewat Program Ini
Uzone.id — XLSmart bersama
dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berkolaborasi untuk
memberdayakan perempuan di ruang digital dengan menghadirkan fitur DigiHer yang
bisa diakses dalam platform SisterNet.
Sudah diperkenalkan semenjak tahun lalu, SisterNet sendiri
sudah digunakan oleh lebih 1 juta perempuan digital di Indonesia. Sejalan ini,
Menteri Komdigi, Meutya Hafid mengatakan bahwa program ini harus terus berjalan
dengan cakupan yang lebih luas lagi.
“Untuk 1 juta Sister Digital yang kita luncurkan tahun lalu
dan konsisten terjadi. Mudah-mudahan terus ya, jumlahnya harus naik
terus,” kata Meutya dalam sambutannya.
Meutya berharap tahun ini, sebanyak 2,4 juta perempuan tergabung dalam ekosistem ini.
“Program ini sudah menjangkau 1,6 juta. Tapi kita mau paling
tidak 2,4 juta perempuan untuk tahun 2026 saja bisa mendapatkan akses dari
program ini agar mereka menjadi perempuan-perempuan yang terliterasi dengan
baik di ranah digital,” tambahnya.
Kehadiran program DigiHer ini bertujuan juga untuk menjadi
garda terdepan dalam menjaga keluarga hingga komunitas sesama perempuan di
ranah digital.
DigiHer bisa diakses melalui aplikasi SisterNet menyediakan
berbagai edukasi, termasuk pencegahan kekerasan di ruang digital, serta forum
komunitas yang bisa menjadi tempat berbagi dan belajar bersama.
Nantinya, pengguna khususnya perempuan bisa mendapat akses terhadap pelatihan keterampilan digital untuk meningkatkan kapasitas, daya saing dan juga peluang ekonomi.
Sisternet dengan hadirnya fitur DigiHer menjadi komitmen
XLSMART untuk menghadirkan ruang belajar dan dukungan yang relevan agar
perempuan dapat terus meningkatkan kapasitas, beradaptasi dengan perubahan,
serta memperluas potensi dalam menciptakan peluang ekonomi.
“Terima kasih dan mudah-mudahan konsisten terus dengan
program DigiHer ini. Mari kita pastikan adopsi AI dan integrasi data terus
mendorong inovasi, semakin menghadirkan manfaat nyata yang juga adil dan merata
bagi dunia usaha, masyarakat, tidak terkecuali juga perempuan,” tambahnya.