Govtech

XLSmart Daur Ulang 2,2 Ton Sampah, Ada Puluhan Kg HP & Kabel Bekas

Hani Nur Fajrina
XLSmart Daur Ulang 2,2 Ton Sampah, Ada Puluhan Kg HP & Kabel Bekas

Uzone.id – Masih dalam euforia perayaan Hari Jadi XLSmart yang pertama melalui acara XLSmart Day, perusahaan memperkenalkan pengelolaan sampah berbasis Zero Waste to Landfill sebagai bentuk implementasi ESG. Total sampah yang dikelola mencapai 2,2 ton sampah.

Pengelolaan sampah tersebut sudah termasuk sampah elektronik atau e-waste, serta edukasi mengenai jejak karbon melalui carbon calculator.

Dalam pelaksanaannya, XLSmart berkolaborasi dengan Waste4Change untuk menerapkan pengelolaan sampah Zero Waste to Landfill. Sampah yang dihasilkan selama acara dipilah langsung berdasarkan kategori organik, anorganik, dan plastik.

Selanjutnya, sampah tersebut dikelola melalui proses daur ulang, pengolahan menjadi kompos dan pakan ternak, serta pemanfaatan sebagai bahan bakar alternatif atau Refuse-Derived Fuel (RDF), sehingga tidak ada sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).





Dari penyelenggaraan XLSmart Day, tercatat sebanyak 2.231 kilogram sampah berhasil dikelola. Dari jumlah tersebut, 51 persen didaur ulang menjadi material baru, 1 persen diolah menjadi kompos dan pakan ternak, serta 48 persen dimanfaatkan menjadi bahan bakar alternatif atau RDF.

Melalui pengelolaan tersebut, XLSmart berhasil menghindari estimasi emisi karbon sekitar 4.100 kilogram CO2e.

Selain pengelolaan sampah, XLSmart juga menghadirkan E-Waste Drop Box bekerja sama dengan Remind. Inisiatif ini mengajak karyawan dan pengunjung untuk mendonasikan perangkat elektronik lama, seperti handphone, charger, kabel, baterai, laptop, hingga perangkat elektronik kecil lainnya.

Sistem pengumpulan dilengkapi dengan pencatatan dan kategorisasi data untuk memastikan proses pengelolaan e-waste berjalan lebih terukur.


Foto: XLSmart
Foto: XLSmart

Dari inisiatif tersebut, terkumpul sekitar 31 kilogram e-waste yang terdiri dari 22 jenis perangkat elektronik. Sampah elektronik yang terkumpul didominasi oleh kabel, charger, dan aksesori elektronik kecil, dengan estimasi emisi tereduksi sebesar 77,43 kilogram CO2e.

Untuk meningkatkan kesadaran pengunjung terhadap dampak aktivitas harian terhadap lingkungan, XLSmart juga berkolaborasi dengan Jejakin dalam menghadirkan carbon calculator.

Melalui fasilitas ini, pengunjung dapat menghitung emisi karbon dari aktivitas mereka, termasuk transportasi dan penggunaan energi, serta mendapatkan opsi untuk berkontribusi dalam aksi offset karbon.

Tercatat sebanyak 189 partisipan mengikuti penghitungan emisi karbon melalui carbon calculator. Dari jumlah tersebut, 54,5 persen partisipan melanjutkan ke aksi offset karbon melalui dukungan terhadap program penanaman pohon.

Total emisi yang terukur dari pengunjung mencapai 2,4 ton CO2e, setara dengan kebutuhan penanaman sekitar 249 pohon mangrove.


XLSmart Day juga menjadi momentum perusahaan untuk memperluas monitoring emisi karbon secara lebih komprehensif pada penyelenggaraan event. Monitoring tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari venue dan akomodasi, transportasi, food and beverage, penggunaan material, hingga pengelolaan sampah.

Langkah tersebut menjadi basis pembelajaran penting bagi XLSmart untuk memperkuat tata kelola event berkelanjutan secara lebih sistematis di masa mendatang.

Penerapan prinsip keberlanjutan dalam XLSmart Day turut memperkuat budaya perusahaan yang mendorong keterlibatan karyawan dalam aksi nyata untuk lingkungan.

Sebagai perusahaan telekomunikasi terpadu hasil merger, XLSmart terus mendorong integrasi praktik keberlanjutan yang sebelumnya telah berjalan di masing-masing entitas menjadi pendekatan ESG yang lebih solid, terukur, dan scalable.

Melalui hasil ESG dari rangkaian XLSmart Day, XLSmart menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inisiatif keberlanjutan yang relevan, kolaboratif, dan terukur. Implementasi ini menjadi bukti bahwa perayaan perusahaan dapat menjadi ruang untuk memperkuat engagement, membangun budaya keberlanjutan, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi lingkungan.


Sebelum merger, berbagai inisiatif pengurangan sampah, efisiensi material, serta kampanye kesadaran lingkungan telah diterapkan dalam sejumlah aktivitas perusahaan oleh masing-masing entitas.

“XLSmart Day menjadi langkah penting dalam memperkuat standar event berkelanjutan yang selama ini terus dikembangkan perusahaan. Kami percaya perayaan perusahaan dapat berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan melalui langkah nyata, mulai dari pengelolaan sampah, edukasi lingkungan, hingga pengukuran dampak secara lebih terukur,” ungkap Direktur & Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys dalam pernyataannya.

Ia menyambung, “karena itu, melalui XLSmart Day kami memperkuat praktik keberlanjutan yang telah berjalan sebelumnya dengan pendekatan yang lebih sistematis dan kolaboratif, mulai dari pemilahan sampah dari sumber, pengelolaan e-waste, hingga edukasi mengenai jejak karbon individu.”

Merza menambahkan, hasil yang dicatat dari XLSmart Day menjadi fondasi penting bagi perusahaan dalam mengembangkan standar event berkelanjutan yang lebih terukur dan dapat direplikasi.

“Kami percaya, perusahaan yang dicintai adalah perusahaan yang mampu memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya melalui layanan dan inovasi, tetapi juga melalui kontribusi nyata bagi karyawan, masyarakat, dan lingkungan,” tutupnya.