Wuling Darion PHEV Punya Empat Pilihan Energi, Apa Saja Fungsinya?
Uzone.id - Wuling Darion Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) punya keunggulan yang tidak dimiliki kompetitornya saat ini. Salah satunya adalah energi mode yang ditawarkan dalam empat pilihan yakni EV First, EV Max, HEV, dan Fuel Priority.
Meskipun empat pilihan energi mode pada Wuling Darion Plug-in Hybrid terlihat cukup standar dibandingkan dengan kompetitor. Namun dibaliknya ada fungsi yang ternyata sangat krusial dan tidak ada di produk Plug-in Hybrid lainnya yang ditawarkan di Indonesia.
Nah Uzone.id sudah melakukan pengetesan terhadap Wuling Darion Plug-in Hybrid dari perjalanan Jakarta-Semarang-Solo-Jakarta dengan jarak tempuh lebih dari 1.000 km tanpa isi bensin atau mengisi daya baterai sejak berangkat.
Jarak tempuh tersebut bisa diraih berkat beberapa fitur yang tersedia di Wuling Darion Plug-in Hybrid, seperti energi mode, recovery mode, dan juga driving mode.
Kira-kira apa saja yang ditawarkan dari masing-masing fitur tersebut pada Wuling Darion Plug-in Hybrid tersebut? Sini Uzone.id jelasin.
- EV Max
Pilihan mode berkendara EV Max mengandalkan motor listrik sebagai penggerak utama dan baterai sebagai penyuplai daya secara maksimal. Pada mode ini, Wuling Darion Plug-in Hybrid bisa menggunakan motor listrik sampai baterai berada di kondisi 12 persen.
Dalam kondisi penuh, baterai Wuling Darion Plug-in Hybrid yang berkapasitas 20,5 kWh mampu menempuh jarak hingga 125 kilometer. Artinya, jarak tempuh maksimalnya mampu mencapai hingga 110 kilometer jika baterai yang tersisa di angka 12 persen.
Jarak 110 kilometer yang bisa ditempuh Wuling Darion Plug-in Hybrid dalam mode EV Max tentu bisa diandalkan ketika sedang berkendara santai di dalam kota, atau ketika mengunjungi lokasi wisata sewaktu mudik.
Dengan demikian, penggunaan BBM pada Wuling Darion Plug-in Hybrid bisa lebih efisien hanya ketika dibutuhkan saja. Sementara itu tak takut kehabisan baterai karena jika dayanya habis, mesin bensin akan otomatis menggantikan perannya.
- EV First
Mode energi EV First pada Wuling Darion Plug-in Hybrid sebenarnya cukup mirip dengan EV Max yang sebelumnya kita bahas. Bedanya, mode energi ini membatasi penggunaan daya baterai hanya mencapai 35 persen.
Artinya dengan jarak tempuh baterai 100 persen di 125 kilometer, jika dikurangi 35 persen masih ada sisa jarak hingga 81 sampai 85 kilometer yang bisa digunakan dalam mode energi EV First.
Mode EV First pada Wuling Darion Plug-in Hybrid ini biasanya Uzone.id gunakan dalam perjalanan ketika menyambangi wisata religi seperti Masjid Agung Jawa Tengah di Semarang dan Masjid Mohammed Bin Zayed di Solo.
Karena saat mengunjungi lokasi-lokasi tersebut tidak dibutuhkan tenaga yang besar, maka pilihan menggunakan mode listrik menjadi lebih masuk akal. BBM menjadi lebih efisien dan tenaga listrik yang digunakan tidak terlalu besar, sehingga daya baterai tidak terkuras banyak.
- Hybrid
Nah mode energi Hybrid pada Wuling Darion Plug-in Hybrid menjadi yang paling banyak digunakan ketika perjalanan Uzone.id dari Jakarta - Semarang - Solo - Jakarta. Mode ini dipilih karena dapat menyesuaikan kebutuhan secara otomatis, artinya jika dalam kondisi melaju perlahan seperti di rest area, maka motor listrik yang bekerja.
Sementara ketika berada di jalan tol, mesin bensin akan mendominasi performa Wuling Darion Plug-in Hybrid. Mengingat di jalan tol, tentu membutuhkan kecepatan tinggi yang bisa dipenuhi oleh mesin bensinnya.
Mesin bensin juga menjadi lebih efisien secara bahan bakar jika digunakan dalam kecepatan yang konstan seperti di jalan tol. Kecepatan konstan di 100-120 km/jam saja masih mampu membuat Wuling Darion Plug-in Hybrid memiliki konsumsi bahan bakar hingga 30 km/liter.
Ditambah lagi, penggunaan mode energi Hybrid pada Wuling Darion Plug-in Hybrid membuat pengendara tak perlu pusing mengatur pilihan. Cukup percayakan pada sistem yang dibuat oleh Wuling pada Darion Plug-in Hybrid, maka pengendara bisa fokus memperhatikan jalan untuk menunjang keselamatan berkendara.
- Fuel Priority
Pada mode energi Fuel Priority di Wuling Darion Plug-in Hybrid biasanya dipakai bersamaan dengan EV Max. Karena pada mode energi EV Max, baterai dipakai secara terus menerus hingga daya baterai mencapai 12 persen.
Ketika baterai sudah di kondisi 12 persen, baiknya mode energi dipindah ke Fuel Priority, dengan demikian mesin bensin akan bekerja bukan hanya sebagai dapur pacu Darion Plug-in Hybrid, tetapi juga dapat mengisi daya baterai.
Menariknya, Wuling membekali Darion Plug-in Hybrid dengan mode recovery yang bisa mengisi daya baterai hingga 70 persen. Fitur ini tidak ada di model Plug-in Hybrid kompetitor, sehingga pengendara bisa mengutak-atik mode energi ini agar dapat mencapai jarak tempuh yang lebih jauh.
Nah selain empat mode energi tadi, pengguna Wuling Darion Plug-in Hybrid juga bisa mengandalkan beberapa fitur lain seperti mode recovery energy yang tersedia dalam empat pilihan yakni Smart, Comfort, STD, Strong. Masing-masing pilihan tentu memberikan hasil recovery energy yang berbeda-beda untuk dapat mengisi daya baterai.
Selain itu ada juga mode berkendara yang tersedia dalam mode STD, Eco, Sport, dan Custom. Mode berkendara ini bisa dipilih sesuai kebutuhan, jika ingin lebih irit untuk jarak tempuh lebih jauh tentu Eco bisa menjadi pilihan. Sementara jika ingin mengejar waktu, maka mode berkendara Sport bisa diandalkan untuk akselerasi yang lebih responsif.