Waspada! Marak Hoaks Mudik Gratis di Medsos Jelang Lebaran
Uzone.id — Menjelang perayaan Idulfitri 2026, program mudik gratis banyak diselenggarakan oleh berbagai
kementerian dan juga pihak swasta. Tak heran kalau masyarakat bergegas daftar
bahkan ‘war’ untuk mendapatkan slot peserta mudik.
Tapi, semakin dekat dengan musim mudik, semakin banyak juga
penipuan-penipuan yang mencatut program mudik gratis lebaran 2026. Bukannya untung bisa
pulang kampung tanpa mengeluarkan uang, eh malah harus kena tipu.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pun mulai
melakukan patroli siber untuk menghalau penyebaran hoaks khususnya terkait
program mudik gratis yang sering beredar di platform media sosial.
Langkah tersebut dilakukan dengan meningkatkan patroli siber serta pemantauan konten di berbagai platform digital.
Upaya ini disampaikan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan
Digital Nezar Patria dalam Rapat Koordinasi Persiapan Hari Idulfitri 1447
Hijriah yang digelar di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik dan
Keamanan pada Rabu (11/3).
“Kemkomdigi telah mengintensifkan patroli siber dan
pemantauan konten di berbagai platform digital untuk mendeteksi dan
menindaklanjuti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, penipuan daring, serta
konten negatif lainnya yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan
selama periode Idulfitri 1447 Hijriah,” kata Nezar.
Nezar juga menjelaskan bahwa pengawasan ini berfokus pada pendeteksian isu-isu sensitif yang sering muncul menjelang dan selama Idulfitri, seperti informasi palsu terkait libur, mudik, bantuan sosial, serta isu SARA yang dapat memecah belah bangsa.
Ada tiga penanganan yang dilakukan Komdigi, yaitu literasi
digital untuk meningkatkan kemampuan masyarakat membedakan informasi yang benar
dan salah, deteksi dan blokir konten hoaks secara cepat, dan penegakan hukum
bekerja sama dengan aparat terkait untuk menindak pelaku penyebar hoaks.
Agar memudahkan edukasi bagi masyarakat, Komdigi menggandeng
komunitas untuk memberikan literasi digital kepada masyarakat mengenai bahaya
hoaks dan pentingnya verifikasi informasi.
Nezar berharap dengan adanya langkah-langkah yang telah
diambil dapat membantu menciptakan ruang digital yang aman, bersih, dan
kondusif selama perayaan Idulfitri sehingga masyarakat dapat merayakan momen
penting ini dengan tenang dan nyaman.