Waduh, Tokopedia Mau Hapus Aplikasi dan Diganti jadi TikTok Shop?
Uzone.id — Aplikasi Tokopedia
dikabarkan akan segera ditutup dan digantikan oleh aplikasi TikTok Shop yang
akan tersedia secara terpisah. Kabar ini muncul pada Jumat, (30/01) setelah
beberapa sumber mengungkapkan rencana tersebut.
Melansir dari postingan @ecommurz, kabar soal rencana ini
berasal dari orang-orang dalam Tokopedia.
Rencana penutupan aplikasi Tokopedia ini muncul setelah Tokopedia dan TikTok Shop resmi merger 2 tahun lalu. Hal ini tentu akan menyebabkan perubahan besar, pasalnya aplikasi Tokopedia sendiri sudah bertahan selama kurang lebih 17 tahun.
Beberapa pengguna pun menyampaikan reaksi mereka terkait
kabar tersebut. Beberapa juga mempertanyakan kenapa harus mematikan sebuah
aplikasi yang telah berfungsi secara sepenuhnya.
Sementara pengguna lain menyebut bahwa ‘tanda-tanda’
tersebut terlihat dari fitur yang tidak berfungsi secara tidak maksimal. Salah
satunya pencarian yang menampilkan produk berbeda, kontak customer services
yang tidak direspon hingga sistem membership yang sudah tidak berlaku.
Tim Uzone sudah menghubungi pihak Tokopedia dan TikTok
terkait hal ini namun sampai berita ini diturunkan, kedua belah pihak belum
memberikan tanggapannya.
Sementara itu, upaya ‘penyatuan’ TikTok Shop dan Tokopedia sendiri sudah mulai dilakukan semenjak beberapa waktu lalu. Salah satunya adalah mengintegrasikan seller center Tokopedia dan TikTok Shop menjadi satu platform yang sama.
Integrasi ini dilakukan pada Juni 2025 lalu, perusahaan
menyebut bahwa tujuan integrasi ini adalah untuk menyederhanakan alur kerja,
mengurangi beban administratif, dan meningkatkan jangkauan mereka ke basis
pelanggan yang lebih luas.
Penjual juga memiliki fleksibilitas untuk memilih berjualan
di Tokopedia, TikTok Shop, atau keduanya, sesuai dengan tujuan bisnis mereka.
“Tokopedia & TikTok Shop Seller Center ditujukan untuk
memperkuat nilai yang diberikan kedua brand kepada para penjual di seluruh
wilayah di Indonesia,” kata Melissa Siska Juminto yang kala itu masih menjabat
sebagai Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok E-Commerce.