Viral Penipuan Pakai Notifikasi Palsu Update WhatsApp, Simak Faktanya!
Uzone.id — Media sosial
Indonesia kembali diramaikan dengan himbauan soal modus penipuan baru
menggunakan aplikasi WhatsApp. Tersebar pada Selasa, (28/10) di TikTok, modus
ini berupa notifikasi pop-up pembaruan aplikasi WhatsApp.
“Jika ada notifikasi yang menyatakan bahwa WhatsApp kalian
sudah kadaluarsa, jangan dibuka,” kata salah satu pengguna di TikTok.
Notifikasi bertuliskan “This version of WhatsApp has expired, please go to the App Store to update it” ini muncul secara tiba-tiba di perangkat pengguna. Lalu, mereka akan diminta untuk mengklik sebuah link dengan nama ‘Update WhatsApp’.
Tampilan dari notifikasi ini memang terlihat meyakinkan,
tapi link yang dituju ternyata situs palsu yang bertujuan mencuri data pribadi
di perangkat pengguna.
Oleh karena itu, pemilik akun mengingatkan agar tidak
sembarang mengklik link-link yang tidak diketahui asalnya. Untuk melakukan
pembaruan sendiri, pengguna disarankan untuk langsung membuka Play Store maupun
App Store agar proses tersebut tidak melibatkan pihak atau layanan ketiga.
Himbauan ini pun mendapat berbagai tanggapan, ada yang
membenarkan bahwa modus tersebut memang sudah mulai beredar dan ada juga yang
masih skeptis.
Faktanya, menurut pakar keamanan siber, Alfons Tanujaya,
himbauan tersebut perlu diteliti kembali.
“Katanya muncul notifikasi update aplikasi, namun tidak diberikan kapan dari dari mana notifikasi tersebut muncul. hal ini kontan menimbulkan kepanikan di kalangan netizen kalau ponsel mereka dalam ancaman,” kata Alfons dalam postingan Instagramnya.
Menurutnya, saat ini Android sudah melakukan pemblokiran
aplikasi dari luar Play Store sejak tahun 2017 silam sehingga notifikasi ini
kemungkinan muncul dari aplikasi ilegal.
“Dan sejak 2018 semua Android sudah dilengkapi Google Play
Protect yang menyaring semua aplikasi berbahaya. Untuk membukanya, kalian
tinggal klik Settings, cari Play Protect lalu nanti akan muncul App Security
dan klik Google Play Protect, lalu akan terlihat fitur ini secara aktif
melindungi perangkat,” jelasnya.
Ia pun menjelaskan bahwa himbauan tersebut kemungkinan
adalah konten peringatan viral untuk mengejar engagement, karena jika
memanfaatkan fitur notifikasi palsu WhatsApp, kemungkinan hal ini sudah
ditangkap oleh sistem keamanan perangkat.
“Jadi, tidak perlu takut berlebihan, pastikan saja kalian
tidak pernah install aplikasi dari luar Play Store, lalu kalian akan aman,”
tegasnya.