Automotive

Vespa LX Naik Kelas ke 150 cc, Nasib Versi 125 Gimana?

Brian Priambudi
Vespa LX Naik Kelas ke 150 cc, Nasib Versi 125 Gimana?

Uzone.id - Vespa LX sekarang naik kelas ke versi 150 cc dari sebelumnya hanya 125 cc saja, lantas bagaimana nasib versi terdahulunya? Apakah tak lagi diproduksi?

Vespa sebelumnya pernah menjual LX dengan kubikasi mesin 150 cc di tahun 2011, kemudian di tahun 2017 LX turun kelas menjadi 125 cc namun dengan mesin yang lebih canggih berteknologi i-get.

Di tahun 2025 ini, Vespa kembali ke 150 cc, menjadi model paling murah di kapasitas mesin tersebut.

Ayu Hapsari selaku PR and Communications Manager PT Piaggio Indonesia (PID) mengatakan saat ini LX 125 sudah tidak mereka produksi lagi.

Jika masih tersedia, menurut Ayu kemungkinan besar stok yang dimiliki oleh dealer-dealer mereka. Sehingga dalam waktu dekat akan segera diganti dengan versi terbaru yang bermesin 150 cc.



"Udah enggak, udah habis. Ya, mungkin masih ada ya, beberapa di dealer. Kita replace, diganti, jadi varian LX nanti ke depannya 150 semua," ujar Ayu di Jakarta Selatan, Selasa (7/10).

Saat ditanya mengapa Vespa LX kembali ke mesin 150, Ayu menjawab pihaknya mendapat masukan-masukan dari konsumen yang menginginkan LX diberikan mesin yang lebih bertenaga.

"Karena mungkin kami juga mendapatkan masukan-masukan, otomatis mungkin juga dengan adanya inovasi dan juga dari pilihan warna yang lebih dinamis memberikan varian baru kepada konsumen kita sehingga mempunyai pilihan yang lebih banyak," jelas Ayu.

"Sedangkan 125 juga kan mungkin kurang kencang atau sebagainya, makanya kami hadirkan 150. Tapi tidak merubah dari ikonik dari LX tersebut, makanya dari segi dimensi dan bentuk masih sama dengan versi 125," tambahnya.





Vespa LX 150 sendiri menggunakan mesin yang sama dengan Sprint dan Primavera yang sudah lama menjadi ikon produk skuter Italia bermesin 150 cc di Indonesia.

Artinya Vespa LX menggendong mesin 154,8 cc, 1-silinder, 3-katup, berpendingin udara dengan teknologi i-get. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 9,2 kW di 7.750 rpm dan torsi 12,4 Nm di 6.750 rpm.

Meskipun mesinnya dibilang sama, namun tenaga dan torsi yang dihasilkan berbeda antara LX dengan Sprint dan Primavera.

Mengingat Vespa Sprint dan Primavera punya profil tenaga yang lebih kecil yakni di 8,9 kW namun torsinya lebih besar yakni di 12,7 Nm.



"Jadi Vespa LX 150 ini memang punya tenaga yang lebih besar karena bobotnya lebih ringan dibandingkan Sprint dan Primavera. Sehingga power weight to ratio-nya lebih besar, sehingga untuk tarikan atas tentu lebih bertenaga," ujar Ayu.

"Berbeda dengan Sprint dan Primavera, mereka punya profil tenaga yang kuat di putaran bawah sampai menengah. Sehingga akselerasinya bisa lebih cepat," sebutnya.

Perlu diketahui, Vespa LX 150 dijual di Indonesia dengan pilihan warna yang beragam mulai dari Lilac Euforico, Green Amabile, Red Scarlatto, dan White Innocente.

Soal harga, Vespa LX 150 menjadi pilihan termurah dari kelas 150 cc lainnya dengan harga banderol Rp46,5 juta untuk on the road Jakarta.

Jika dibandingkan dengan skuter 150 cc Vespa lainnya seperti Primavera termurah saja dikenakan harga Rp55 juta sedangkan Sprint dipatok Rp58,5 juta. Keduanya sudah termasuk pajak alias on the road Jakarta.