Vespa GTS 250 Harganya Rp97 Juta, Versi 150 & 300 Terancam Punah?
Uzone.id - Hadirnya Vespa GTS 250 yang dijual cuma Rp97 juta membuat line-up merek skuter dari Italia ini semakin membingungkan. Pasalnya gimana nasib GTS yang lain ya?
Kedatangan GTS 250 ini memang bikin penggemar skutik bongsor seneng karena harga banderolnya yang murah, tapi di sisi lain bikin PT Piaggio Indonesia harus putar otak soal portofolio produk mereka.
Otomatis, nasib dua varian lainnya di keluarga GTS, yaitu GTS 150 dan kasta tertinggi GTS 300 langsung dipertanyakan.
Dengan posisi harga dan spesifikasi yang kini berubah total, banyak calon pembeli penasaran: apakah si 150 cc dan 300 cc ini bakal dipertahankan atau malah disuntik mati?
PR & Communication Manager PT Piaggio Indonesia, Ayu Hapsari, kasih sinyal kuat bahwa restrukturisasi produk memang enggak bisa dihindari. Ini semua demi menjaga keseimbangan kasta di keluarga Vespa.
GTS 150: Terlalu "Nanggung" Setelah Adiknya Naik Kelas
Untuk varian GTS 150, posisinya sekarang memang serba salah. Kenapa? Karena Piaggio sudah menaikkan kapasitas mesin lini core mereka, seperti Vespa Sprint dan Primavera, dari 150 cc jadi 180 cc.
Ayu menjelaskan, kalau kelas Sprint dan Primavera yang kastanya di bawah GTS saja sudah pakai mesin 180 cc, rasanya enggak logis kalau varian GTS yang lebih premium malah bertahan di 150 cc.
"Kalau sekarang kita masih jual, cuma tergantung stok. Karena kalau misalnya GTS kita pertahankan 150, sementara Sprint dan Primavera sudah 180 (cc) kan agak jomplang ya, portofolionya agak aneh," ujar Ayu saat ditemui di Jakarta belum lama ini.
Intinya, GTS 150 dipastikan bakal pelan-pelan pamit dari penjualan. Posisinya akan digantikan total oleh GTS 250 sebagai opsi termurah untuk skutik bongsor Vespa.
GTS 300: Kasta Tertinggi yang Terbentur Pajak "Mewah"
Beda cerita dengan varian GTS 300. Model kasta tertinggi yang terkenal buas ini harus realistis menghadapi regulasi pajak barang mewah (PPnBM) di Indonesia yang berlaku untuk mesin di atas 250 cc.
Efeknya lumayan jauh, guys. Harga GTS 300 yang meroket sampai Rp 170 jutaan kini terasa jauh banget dari GTS 250 yang cuma Rp 97 juta. Padahal, buat dipakai harian, beda spesifikasi dan sensasi berkendara keduanya enggak masif-masif amat.
Ayu Hapsari mengonfirmasi bahwa pasokan untuk GTS 300 sudah mulai dihentikan secara bertahap. Jadi, kalau kamu masih ngidam GTS 300 bermesin gede, cuma bisa mengandalkan sisa stok yang masih ada di diler resmi.
"Yang 300 sudah stop. Masih ada selama barang yang masih ada di diler grup. Kalau sudah enggak ada, berarti sudah enggak ada. Kita lihat ke depannya kayak gimana dulu," ungkap Ayu.
Dengan semua dinamika ini, kelihatannya lini Vespa GTS di Indonesia ke depan bakal full fokus di mesin 250 cc. Langkah ini dianggap paling oke karena bisa memberikan motor spek tinggi dengan harga yang jauh lebih masuk akal bagi konsumen di Tanah Air.