Digilife

Utang Pinjol Warga Jawa Barat Tembus Rp20,25 T

Aisyah Banowati
Utang Pinjol Warga Jawa Barat Tembus Rp20,25 T

Uzone.id – Jawa Barat jadi wilayah dengan warga yang paling banyak terjerat kasus pinjol (pinjaman online) di Indonesia. OJK mencatat total utang pinjol warga di Jawa Barat jadi yang paling tinggi dibandingkan wilayah lain.

Data dari Statistik Lembaga Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) catat utang pinjol di Jawa Barat capai Rp20,25 triliun per April 2025. Pinjaman tersebut disalurkan kepada 6,65 juta rekening aktif dengan tingkat kredit macet 3,72 persen.

Sejak Juli tahun lalu, posisi Jawa Barat sebagai daerah dengan utang pinjol terbesar di Indonesia belum pernah tergeser. Kala itu, total pinjaman warga Jawa Barat mencapai Rp7,1 trilun yang disalurkan kepada 3,6 juta akun rekening aktif. 





Dan, sejak awal tahun 2024 hingga saat ini, OJK mencatat bahwa utang warga Jawa Barat belum pernah di bawah Rp5,6 triliun.

Di bawah Jawa Barat, wilayah DKI Jakarta menyusul dengan total pinjol Rp12,62 triliun yang disalurkan kepada 2,65 juta rekening aktif dengan tingkat kredit macet 3,1 persen, data dari LPBBTI per April 2025.

Kemudian, ada Jawa Timur yang catatkan pinjaman mencapai Rp10.05 triliun yang disalurkan ke 2,92 juta rekening aktif dengan tingkat kredit macet 3,02 persen.

Bukan hanya Jawa Barat, warga di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Timur juga langganan masuk lima besar daerah dengan catatan pinjol terbesar di Indonesia.





Secara keseluruhan, data terbaru dari OJK catat total utang pinjol masyarakat Indonesia capai Rp84,66 triliun per Juli 2025.

Angka tersebut disampaikan langsung oleh Agusman selaku Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK

“Outstanding pembiayaan di Juli 2025 tumbuh 22,01 persen yoy, dengan nominal sebesar Rp 84,66 triliun," ungkap Agusman, melansir dari berbagai sumber.

Agusman juga ungkap bahwa risiko kredit macet alias tingkat wanprestasi di atas 90 hari (TWP90) masih dalam batas aman, yakni 2,75 persen per Juli.