Trafik XL Naik 12 Persen Saat Nataru, Game & Streaming Jadi Favorit
Uzone.id —
XLSmart mencatat lonjakan rata-rata trafik layanan hingga 12 persen sepanjang
periode liburan Natal dan Tahun Baru 2026 dibandingkan trafik internet di hari
normal.
Berdasarkan hasil pantauan jaringan dari 24 Desember 2025
hingga 4 Januari 2026, puncak kenaikan trafik layanan terjadi pada malam tahun
baru dimanalokasi alun alun Ponorogo, Kabupaten Ponorogo menjadi yang tertinggi
dengan kenaikan hingga 267 persen dibandingkan hari-hari biasanya.
Game dan streaming menjadi layanan paling banyak diakses
oleh pengguna XLSmart selama tahun baru kali ini. Data ini sesuai dengan
prediksi dari XL sebelumnya yang menyebut bahwa banyak pengguna yang
menghabiskan waktu liburannya untuk mengakses layanan streaming.
Untuk keseluruhan trafik data yang diungkapkan oleh XLSmart, game berada di posisi pertama dalam konsumsi internet sepanjang liburan Nataru, disusul oleh file access dan juga streaming.
Trafik layanan streaming meningkat sekitar 10 persen
dibandingkan hari normal, sementara trafik gim meningkat hingga 88 persen.
Untuk game, lonjakan trafik paling tinggi tercatat pada
Mobile Legends yang meningkat hingga lebih dari 180 persen, diikuti Free Fire
yang naik sekitar 164 persen, serta PUBG yang meningkat sekitar 28
persen.
Lalu di layanan streaming film, trafik Vidio menjadi yang
paling tinggi dengan peningkatan lebih dari 288 persen, disusul Netflix yang
naik sekitar 62 persen, dan Viu yang meningkat hampir 45 persen dibandingkan
hari normal.
Sementara itu, akses terhadap Instagram juga mengalami
kenaikan tertinggi dibandingkan platform lainnya dengan persentase mencapai 17
persen, disusul oleh X sebanyak 7 persen, kemudian Facebook sekitar 7 persen.
Berlanjut ke platform video, YouTube masih menjadi platform
yang dengan lonjakan akses paling tinggi selama liburan yaitu mencapai 11
persen, disusul TikTok sebesar 10 persen. Sementara itu trafik layanan pesan
instan seperti WhatsApp naik sekitar 19 persen dibandingkan hari normal.
Pada layanan streaming music Spotify, trafik meningkat sekitar 20 persen. Seperti biasanya di masa libur panjang ini, trafik layanan peta turut meningkat dengan Waze naik sekitar 40 persen dan Google Maps sekitar 14 persen.
Seiring banyaknya masyarakat yang menikmati liburan Natal
dan Tahun Baru di rumah, layanan XLSATU juga mengalami kenaikan trafik sekitar
13 persen dibandingkan hari normal.
Di sisi lain, layanan percakapan (voice) mengalami penurunan
sekitar 10 persen untuk trafik Nataru tahun ini, di sisi lain layanan SMS
justru mengalami kenaikan sekitar 12 persen dibandingkan hari biasa.
Data jaringan XLSMART juga menunjukkan tingginya aktivitas
digital pelanggan selama mengisi masa liburan Natal dan Tahun Baru di berbagai
daerah.
Trafik data di area pemukiman, termasuk Jabodetabek dan
kota-kota besar lainnya meningkat sekitar 51 persen dibandingkan hari
normal.
Berdasarkan provinsi, kenaikan trafik tertinggi terjadi di
wilayah Kabupaten Dairi Sumatra Utara dengan rata-rata kenaikan sekitar 61
persen, disusul Kota Banjar Baru Kalimantan Selatan yang meningkat hingga 59
persen serta Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan yang naik sekitar 40
persen.
Untuk wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DIY, trafik data
meningkat rata-rata sekitar 13 persen dibandingkan hari bisa, dengan 3
kota/kabupaten teratas kenaikannya antara lain, Kota Semarang, Kabupaten
Bandung Barat, dan Kabupaten Bantul.
Secara rata-rata, trafik data di Provinsi Jawa Timur
meningkat sekitar 7 persen, dengan 3 kota/kabupaten teratas kenaikannya yaitu,
Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto dan Kota Surabaya. Lalu untuk Bali dan
Nusa Tenggara kenaikan trafik rata-rata sekitar 8 persen, sementara Sulawesi
naik sekitar 11 persen dibandingkan hari normal.
Area wisata populer seperti Dataran Tinggi Dieng Plateu
Provinsi Jawa Tengah turut mencatat kenaikan trafik yang tinggi bahkan mencapai
lebih dari 1000 persen dibandingkan hari normal. Di Kawasan Pantai Pangandaran
Jawa Barat, trafik data melonjak hingga lebih dari 200 persen.
XLSmart mencatat jumlah Jumlah pelanggan yang melakukan
perjalanan ke luar negeri dan memanfaatkan layanan roaming mereka selama
periode Nataru tahun ini mencapai lebih dari 450 ribu pelanggan, meningkat
sekitar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Negara tujuan terbanyak masih didominasi oleh Malaysia,
Hongkong, Singapura, dan Australia, serta sejumlah negara di kawasan Asia
Tenggara.
Performa jaringan internet XLSmart selama Nataru 2025 tetap
terjaga dengan baik dan tidak mengalami gangguan yang berarti, hal ini tidak
terlepas dari langkah-langkah antisipatif yang telah dilakukan oleh XLSmart.
Langkah-langkah ini termasuk peningkatan kapasitas jaringan
hingga dua kali lipat, pengerahan mobile BTS (MBTS) di titik-titik strategis,
penyiapan genset beserta cadangan energi, serta kesiapan rekayasa pengalihan
jaringan untuk menjaga kontinuitas layanan apabila terjadi gangguan di
lapangan.
Direktur & Chief Technology Officer XLSmart, Shurish
Subbramaniam bersyukur bahwa jaringan dan layanan XLSMART tetap prima melayani
kebutuhan masyarakat dan pelanggan dalam berkomunikasi selama periode libur
Natal dan Tahun Baru 2026 ini.
“Jauh-jauh hari XLSmart telah menyiapkan jaringan untuk
melayani dan menjaga kenyamanan pelanggan selama libur panjang Natal 2025 dan
Tahun Baru 2026. Ini merupakan komitmen kami dalam memastikan kualitas dan
kemudahan layanan tetap terjaga, seiring dengan meningkatnya mobilitas
masyarakat di berbagai wilayah untuk merayakan dan menikmati liburan Nataru,”
ujarnya.
Di tengah optimalisasi jaringan untuk Nataru 2025, XLSmart
juga terus melakukan pemulihan jaringan di wilayah Sumatra pasca banjir
dan tanah longsor.
Selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2026, XLSMART
segera mengaktifkan prosedur kesiapsiagaan bencana dan melakukan pemantauan
jaringan secara intensif di wilayah terdampak.
Secara umum, lebih dari 95 persen jaringan XLSmart di
wilayah Sumatra tetap beroperasi selama periode Nataru. Di beberapa lokasi, XL
pun melakukan pengamanan perangkat jaringan, pengalihan trafik ke BTS terdekat,
serta pengerahan genset dan sumber daya cadangan untuk menjaga layanan tetap
berjalan.
Proses pemulihan jaringan di lokasi terdampak dilakukan
secara bertahap, dengan sebagian besar site berhasil dipulihkan dalam waktu
kurang dari 24 jam setelah kondisi memungkinkan.