Toyota Mau Bawa 4 Mobil Baru di IIMS 2026, Apa Saja Bocorannya?
Uzone.id - PT Toyota Astra Motor (TAM) akan membawa empat produk baru di pameran otomotif terdekat yakni Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang digelar pada 5-15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Kira-kira apa saja bocoran mobilnya?
Henry Tanoto selaku Vice President PT TAM mengatakan IIMS akan menjadi momentum paling penting bagi strategi elektrifikasi Toyota di Indonesia.
"Kita bawa 3 produk elektrifikasi, kita akan mulai jualan Veloz Hybrid, dan ada satu produk GR kita di IIMS," ujar Henry Tanoto di Jakarta, Senin (26/1).
Dengan hadirnya Veloz Hybrid secara resmi, sekaligus mempertegas komitmen perusahaan dalam mendukung mobilitas rendah emisi di Indonesia. Mengingat produk tersebut menjadi model hybrid paling terjangkau dan relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Dalam kesempatan ini, Toyota juga menunjukkan data yang menarik bahwa edukasi mobil hybrid sudah berhasil menjangkau ke luar ibu kota. Padahal dulunya teknologi ini hanya diketahui dan diminati oleh warga Jakarta saja.
"Elektrifikasi market tahun lalu naik cukup banyak dibandingkan 2024, Toyota sendiri selain BEV kita fokus di hybrid, hybrid pertahankan market share lebih dari 50 persen," sebut Henry.
"Acceptance hybrid merata, Jakarta 50 persen, Jawa selain Jakarta 20 persen, sisanya di luar Jakarta dan Jawa sekitar 20 persen," ungkapnya.
Memang jika dilihat berdasarkan data wholesales Gaikindo, pada Januari-Desember 2025, mobil hybrid terdistribusi hingga 65.943 unit.
Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang menyentuh 59.903 unit. Angka di tahun 2025 juga menyumbang sekitar 8,21 persen dari total penjualan mobil nasional.
Sementara dari jumlah mobil hybrid yang terdistribusi di 2025 kemarin, Toyota menyumbang penjualan terbanyak hingga 30.110 unit. Diikuti oleh Suzuki dengan penjualan 23.206 unit diikuti Honda dengan 6.934 unit.
Jika dilihat secara model, Toyota Innova Zenix menjadi mobil hybrid yang paling banyak terjual. MPV 7-seater ini terdistribusi sebanyak 23.934 unit.
Tingginya permintaan mobil hybrid dari Toyota menunjukkan kalau masyarakat mulai mempercayai realibilitas mesin hybrid yang tidak bergantung pada infrastruktur pengisian daya, sehingga menjadi solusi praktis untuk penggunaan perjalanan jarak jauh.