Automotive

Toprak Razgatlioglu Tetap Puasa saat Debut Perdananya di MotoGP?

Brian Priambudi
Toprak Razgatlioglu Tetap Puasa saat Debut Perdananya di MotoGP?

Uzone.id - Debut perdana Toprak Razgatlioglu di MotoGP Thailand akhir pekan ini cukup menarik. Karena pembalap asal Turki tersebut harus menjalani persiapan balapan dan balapan itu sendiri saat bulan suci Ramadan.

Juara dunia World Superbike tiga kali tiu kini resmi naik ke kelas sang raja yakni MotoGP bersama Pramac Racing. Namun dirinya menjadi satu-satunya pembalap muslim di grid MotoGP.

Sebenarnya kehadiran Toprak sangat dinantikan, mengingat rekam jejaknya di World Superbike sangat agresif dan cocok dengan karakter MotoGP.

Namun Toprak mengaku sempat menjalani puasa di awal Ramadan. Pada akhirnya demi menjaga kondisi fisik saat sesi balapan yang padat, pria bernomor balap 7 itu memutuskan untuk tidak puasa.



“Pada hari pertama saya menjalani Ramadhan, tetapi setelah kami mengendarai motor, saya membutuhkan energi. Setelah tes, saya kembali berpuasa selama dua hari. Sekarang saya mulai makan dan minum lagi karena besok kami mulai balapan,” ujarnya, dikutip dari Crash.

Keputusan tersebut diambil bukan tanpa dasar, karena adanya kebutuhan energi untuk memenuhi tuntutan fisik mengendarai motor MotoGP yang jauh lebih berat.

Setelah akhir pekan balapan selesai, Toprak pun akan kembali ke Turki untuk melanjutkan ibadah puasa.





"Ketika saya kembali ke Turki setelah balapan, saya akan kembali menjalani Ramadan," sebutnya.

Meskipun sudah juara dunia tiga kali di World Superbike, tentu MotoGP hal yang sangat berbeda. Tahun pertamanya di Yamaha, Toprak akan memilih beradaptasi dengan karakter motor dan ban Michelin terlebih dahulu.

Kedua komponen tersebut tentu berbeda, mengingat Toprak terakhir kali di World Superbike menggunakan motor BMW dan ban yang digunakan adalah besutan Pirelli.



Bahkan Toprak mengakui masih beradaptasi dengan performa ban depan saat tes Buriram, yang mana hanya beberapa hari dari balapan utama.

Toprak juga perlu memahami batas motor lebih jauh, temrasuk lewat pengalaman terjatuh, untuk meningkatkan kepercayaan diri.

Walau tidak memasang target tinggi pada hasil balapan pertamanya, Toprak menyebut kesempatan tampil di MotoGP sebagai mimpi yang menjadi kenyataan.

Fokus utamanya saat ini adalah mengumpulkan pengalaman, meningkatkan setelan motor, dan terus beradaptasi sepanjang akhir pekan balapan.