Headline

Top 5 Penetrasi Internet: DKI & Kalteng Masuk, Siapa Terbawah?

Hani Nur Fajrina
Top 5 Penetrasi Internet: DKI & Kalteng Masuk, Siapa Terbawah?

Uzone.id – Dari sekian banyak data yang dibagikan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), paparan mengenai penyebaran internet berdasarkan pulau dan provinsi tetap menjadi hal menarik. Mayoritas pasti akan percaya diri menjawab Jawa menjadi area dengan penetrasi tertinggi.

Dalam survei ‘Profil Internet Indonesia 2025’, APJII menjelaskan bahwa secara total penetrasi internet di Indonesia sudah menyentuh angka 80,66 persen dari total populasi 284.438.900 jiwa per 2025.

Dari angka itu, Pulau Jawa memang memiliki penetrasi internet tertinggi, yakni 84,69 persen. Sedangkan jika melihat peringkat provinsi dengan penetrasi internet tertinggi di Indonesia, berikut daftarnya:

  1. DKI Jakarta: 91,35 persen
  2. Daerah Istimewa Yogyakarta: 91,18 perse
  3. Bali: 90,59 persen
  4. Kalimantan Tengah: 89,57 persen
  5. Bengkulu: 88,51 persen





Sedangkan dari sisi kontribusi, Jawa menyumbang 58,14 persen dari total pengguna internet nasional.





Pulau selanjutnya adalah Kalimantan dengan tingkat penetrasi internet kedua tertinggi di Indonesia di angka 78,72 persen, namun uniknya kontribusinya hanya sekitar 6,05 persen dari total pengguna internet nasional.









Urutan ketiga ditempati Pulau Sumatra dengan penetrasi internet sebesar 77,12 persen dan kontribusi di angka 20,51 persen.





Urutan selanjutnya ada Pulau Bali & Nusa Tenggara dengan tingkat penetrasi 76,6 persen dan kontribusi penggunaan internet 5,13 persen.





Kemudian Pulau Sulawesi penetrasi internetnya baru mencapai 71,4 persen dan kontribusi penggunaan internetnya di angka 6,46 persen.





Terakhir, Pulau Papua & Maluku mencatatkan penetrasi internet sebesar 69,26 persen dan kontribusi penggunaan internetnya di angka 3,71 persen.





Berikut daftar 5 provinsi Indonesia dengan penetrasi internet terendah:

  1. Sulawesi Barat: 53,03 persen
  2. Papua Pegunungan: 57,50 persen
  3. Sulawesi Tengah: 63,57 persen
  4. Kalimantan Selatan: 64,67 persen
  5. Maluku: 65,48 persen