Gadget

Tiru Cara Petra Sihombing Bikin Musik Keren Cuma Modal Gadget

Muhammad Faisal Hadi Putra
Tiru Cara Petra Sihombing Bikin Musik Keren Cuma Modal Gadget

Uzone.id - Untuk membuat musik, perangkat terbaik adalah yang paling kalian kuasai, begitu menurut musisi Petra Sihombing. Ia membuktikan bahwa kreativitas tidak selalu bergantung pada studio rekaman dengan segala perangkat rumit di dalamnya. 

Selama proses pembuatan alum barunya, “Senang Oke Sedih Gpp”, ia menerapkan alur kerja yang ringkas hanya dengan ekosistem perangkat Apple, mulai dari iPhone hingga MacBook Pro. Berdasarkan pengalamannya, berikut adalah tips praktis dari Petra untuk mengubah perangkat atau gadget kalian menjadi studio musik yang bisa diandalkan.



Kuasai satu aplikasi, jangan sering berganti


Tips terpenting dari Petra adalah soal konsistensi. Ia menyarankan para musisi untuk tidak terlalu sering ganti Digital Audio Workstation (DAW) atau software musik.

“Kalau kita udah sangat familiar dengan satu DAW, ya sudah stick sama itu aja,” sarannya, saat berbincang santai dengan tim Uzone.id dan beberapa rekan media lain secara online. 

Menurutnya, keakraban dengan alat kerja adalah kunci agar ide bisa terekam dengan cepat. Ketika seorang musisi masih meraba-raba fitur pada software-nya, proses kreatif bisa menjadi sangat lambat dan berisiko kehilangan momentum atau inspirasi. 

“Kalau enggak idenya hilangnya cepat juga. Kelamaan tak-tok, tak-tok, tak-tok terus kayak, eh tadi idenya apa ya?” jelasnya.

Coba aplikasi bawaan di smartphone

Proses kreatif pun, gak melulu dimulai di depan laptop. Petra mengatakan, justru para pemula bisa mulai memanfaatkan aplikasi bawaan yang sudah ada di smartphone

Misalnya, Voice Notes di iPhone yang punya fitur second layer, dimana pengguna dimungkinkan melakukan perekaman berlapis dalam satu file. Hal yang sama juga berlaku untuk aplikasi Notes, yang bisa digunakan untuk menulis lirik dan secara otomatis tersinkronisasi ke perangkat lain.



Otak-atik Logic Pro


Bagi pengguna Mac yang ingin memulai, Petra menganggap Logic Pro adalah software yang sangat ramah untuk pemula. Menurutnya, tidak perlu ragu untuk langsung gunakan Logic Pro, karena koleksi instrumen digital bawaannya sudah sangat berkualitas.

“Gak ada alasan untuk tidak bikin musik kalau ada Logic Pro gitu lah,” katanya. Ia menambahkan bahwa kualitas suara drum, keyboard, hingga simulator amplifier bawaannya sudah sangat mumpuni untuk memulai.

Ia pun berharap, Apple mengembangkan fitur lainnya di Logic Pro, seperti tempo detection yang lebih canggih ke depannya. 

“Aku tuh ada satu hal sebenernya, Tempo detection aku pengen banget Apple mungkin lebih lebih bikin tempo detection yang lebih canggih dari yang sekarang,” harap Petra. 

Pada dasarnya, ia percaya bahwa di zaman sekarang, kemandirian dan kemampuan memaksimalkan alat yang ada adalah modal terpenting. “Gue bisa kerja dimana aja, gue tinggal bawa sound card, sama laptop, sama mic, yaudah gue langsung bisa kerja,” pungkasnya.