Islam Dan Teknologi

Tips Konsultasi Online Bagi Pasien Diabetes yang Berpuasa

By Birgitta Ajeng

Ilustrasi. (Freepik)

Uzone.id - Pandemi COVID-19 telah mengubah cara orang bertemu dengan dokter untuk memeriksakan kesehatan. Dengan mengandalkan teknologi, startup atau rumah sakit di tanah air menghadirkan aplikasi kesehatan alias telemedicine untuk pasien yang ingin berkonsultasi dengan dokter, termasuk pasien diabetes.

Seperti dikutip Uzone.id dari situs web organisasi kesehatan nonprofit terbesar di Amerika Serikat, Mayo Clinic, layanan telemedicine dapat memenuhi berbagai kebutuhan kesehatan, termasuk manajemen diabetes.

Telemedicine turut membantu pasien diabetes dengan menyediakan akses ke dokter spesialis penyakit dalam lebih mudah. Selain itu, telemedicine turut mendukung perawatan diri yang lebih baik, dan mendeteksi komplikasi lebih cepat, khususnya bagi pasien yang menjalankan ibadah puasa.

Sama seperti memeriksakan diri secara langsung ke dokter di rumah sakit, pasien diabetes akan mendapatkan lebih banyak manfaat dalam berkonsultasi via online dengan membuat rencana terlebih dahulu.

Lantas, apa saja yang tips konsultasi online bagi pasien diabetes yang berpuasa?

Pastikan smartphone atau laptop berfungsi dengan baik

Sebelum melakukan konsultasi kesehatan online, kalian perlu memastikan kamera, speaker, dan mikrofon pada smartphone atau laptop berfungsi dengan baik. Jika menggunakan smartphone atau tablet, kalian perlu mengecek kualitas sinyal kuat.

Periksa juga kondisi baterai, jangan sampai perangkat mati di tengah konsultasi gara-gara kehabisan baterai.

Temukan ruang yang tenang

Saat hendak berkonsultasi, kalian perlu mencari ruang yang tenang terlebih dahulu. Jangan sampai kalian terganggu oleh kebisingan sekitar, sehingga konsultasi kesehatan online tidak berlangsung maksimal.

Nyalakan kamera

Ketika berkonsultasi melalui video call dengan dokter, kalian jangan ragu untuk menyalakan kamera pada smartphone, tablet, atau laptop. Hal ini memudahkan dokter untuk melihat dan berbicara dengan kalian.


Ilustrasi. (Freepik)


Bicarakan alasan konsultasi dan gejala secara terbuka

Seperti memeriksakan diri secara langsung di rumah sakit, kalian perlu menyampaikan alasan konsultasi kepada dokter. Ceritakan pula gejala atau komplikasi dari diabetes yang kalian derita. Jangan lupa menyiapkan daftar obat dan suplemen yang kalian konsumsi selama ini.

Catat informasi penting

Seusai berkonsultasi, kalian bisa langsung menuliskan informasi penting dari dokter. Pastikan untuk menindaklanjuti pemeriksaan atau konsultasi virtual selanjutnya sesuai permintaan dokter.

Mencari layanan konsultasi kesehatan online yang mudah, nyaman, dan aman

Sebelum membuat janji dengan dokter, kalian perlu mencari tahu apa saja telemedicine yang tersedia di Indonesia. Faktanya, ada 20 penyedia telemedicine di tanah air sampai akhir 2020.

Hampir semuanya menyediakan aplikasi kesehatan, baik di Play Store maupun App Store. Namun, ada beberapa platform yang menyediakan layanan konsultasi online tanpa pengguna harus mengunduh aplikasinya.

Salah satu platform tersebut adalah Telemedika yang resmi diluncurkan pada September 2020. Ini merupakan platform yang memungkinkan pengguna berkonsultasi dengan dokter di rumah sakit langganan lewat video call.


Telemedika, platform konsultasi onlinedengan dokter di rumah sakit langganan. (Foto: Uzone.id/Birgitta Ajeng)


Untuk dapat berkonsultasi, pengguna hanya perlu datang ke Telemedika.id dan pilih Konsultasi Sekarang. Jadi, tidak usah repot-repot mengunduh aplikasi Telemedika. Tampilan platformnya juga sudah seperti aplikasi, sehingga sangat user friendly.

Tanpa harus datang ke rumah sakit, pasien dapat berkonsultasi dengan tarif yang sama. Pasien juga bisa melakukan pembayaran konsultasi secara online melalui asuransi rekanan AdMedika. Hal ini dapat dilakukan, sejauh periksa dokter lewat telekonsultasi masuk dalam benefit di asuransi pasien.

Another Article