Digilife

TikTok Tepis Kabar Tokopedia Tutup, Pastikan Tetap Operasi Penuh

Muhammad Faisal Hadi Putra
TikTok Tepis Kabar Tokopedia Tutup, Pastikan Tetap Operasi Penuh

Uzone.id - Teka-teki nasib aplikasi Tokopedia yang kabarnya akan ditutup akhirnya terjawab. Dalam pernyataan terbarunya yang kami terima, juru bicara TikTok menepis isu penutupan Tokopedia. 

TikTok memastikan bahwa rumor yang beredar belakangan ini—terkait aplikasi Tokopedia yang bakal digantikan sepenuhnya oleh TikTok Shop—adalah informasi yang keliru.

“Kami mendengar rumor mengenai masa depan Tokopedia. Rumor tersebut tidak benar,” tegas Juru Bicara TikTok kepada Uzone.id.



Mereka menegaskan bahwa tidak ada rencana untuk menghentikan operasional aplikasi yang identik dengan warna hijau tersebut. Justru, perusahaan menegaskan komitmen jangka panjang mereka untuk pasar tanah air.

“Kami terus berinvestasi di Tokopedia dan Indonesia. Tokopedia akan terus beroperasi penuh, dengan fokus pada peningkatan pengalaman pengguna,” tambah juru bicara TikTok.

Klarifikasi ini sekaligus meluruskan kabar simpang siur yang beredar beberapa waktu lalu. Sebelumnya, respons awal TikTok hanya menekankan pada ‘komitmen investasi’ tanpa memberikan konfirmasi yang tegas soal kemungkinan penutupan aplikasi Tokopedia. 

Ketidakpastian itulah yang sempat memicu keresahan, baik di kalangan pengguna maupun penjual. Asosiasi E-Commerce Indonesia bahkan sampai mengimbau agar publik tidak berspekulasi liar di luar pernyataan resmi perusahaan.

“Fokus utama idEA adalah memastikan keberlanjutan ekosistem e-commerce, kepastian berusaha bagi para penjual khususnya UMKM, serta perlindungan konsumen tetap terjaga,” ujar Sekretaris Jenderal idEA, Budi Primawan, beberapa waktu lalu.

“Asosiasi akan memantau perkembangan ini secara berkelanjutan demi menjaga iklim usaha digital yang sehat dan berkesinambungan,” tutup Budi.



Seperti diketahui, TikTok Shop dan Tokopedia sudah berjalan beriringan selama dua tahun terakhir pasca merger. Sementara itu, upaya ‘penyatuan’ TikTok Shop dan Tokopedia sudah dimulai sejak Juni 2025 lalu, ketika seller center Tokopedia dan TikTok Shop digabung menjadi satu platform yang sama.

Saat itu, perusahaan menyebut bahwa tujuan integrasi ini adalah untuk menyederhanakan alur kerja, mengurangi beban administratif, dan meningkatkan jangkauan mereka ke basis pelanggan yang lebih luas.