Tiba-Tiba Jadi Motor Listrik MBG, dari Mana Merek Emmo Berasal?
Uzone.id - Tiba-tiba media sosial sedang dihebohkan dengan motor listrik Emmo yang dilengkapi dengan logo Badan Gizi Nasional (BGN). Darimana merek motor listrik Emmo berasal?
Dari video yang beredar, terdapat puluhan unit motor bergaya trail, masih dalam bungkus plastik, dilengkapi dengan stiker resmi BGN pada bodi sampingnya.
Kabarnya motor listrik ini akan digunakan untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Motor ini diduga kuat adalah Emmo JVX GT, memiliki gaya sebuah motor trail yang jika dilihat di situs resmi brand tersebut sangat sesuai dengan tampilannya.
Menurut penelusuran Uzone.id, merek motor listrik ini belum pernah terdengar sebelumnya atau hadir di sejumlah perhelatan otomotif.
Namun dari situs resminya, banyak informasi yang tersedia baik secara produk ataupun sejarah perusahaan otomotif elektrifikasi yang berlokasi di Indonesia.
Yap benar, Emmo ternyata produk motor listrik asal Indonesia yang beralamat di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Di situs resmi Emmo juga dijelaskan secara singkat mengenai sejarah berdirinya merek motor listrik asal Indonesia ini.
Dimulai dari tahun 2021, Emmo Electric Mobility resmi berdiri dengan fokus awal menyediakan sepeda listrik dan motor listrik yang terjangkau dan ramah lingkungan.
Barulah di tahun 2025 Emmo meluncurkan produk pertama berupa motor listrik berbentuk trail dan skuter. Artinya Emmo baru meluncurkan JVX GT dan JVH Max di tahun lalu sebagai debut perdananya.
Dari situs resminya, di tahun 2026 ini mereka ekspansi dealer di Indonesia dengan membangun 50 jaringan penjualan untuk memperkuat eksistensi mereka.
Artinya Emmo menjadi merek motor listrik yang terbilang masih baru di Indonesia dan langsung mendapatkan pemesanan hingga 70.000 unit untuk mendukung operasional SPPG di seluruh Indonesia.
Sebelumnya diberitakan, meskipun video viral tersebut secara spesifik menyebutkan bahwa motor-motor ini akan didistribusikan ke SPPG di wilayah Jawa Barat, konfirmasi resmi dari pihak berwenang masih nihil.
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Regional Bandung, Ramzi, mengakui telah melihat rekaman motor listrik tersebut di media sosial.
Namun, ia secara tegas menyatakan bahwa pihaknya belum menerima informasi resmi secara kelembagaan mengenai motor-motor tersebut.
"Sampai saat ini saya belum mendapatkan informasi terkait dengan motor listrik tersebut," ujar Ramzi, dikutip Uzone.id