Games

Thailand Kuasai FFWS SEA 2026 Week 1, Tim Indonesia Terseok

Muhammad Faisal Hadi Putra
Thailand Kuasai FFWS SEA 2026 Week 1, Tim Indonesia Terseok

Uzone.id - Tim asal Thailand masih jadi momok bagi tim-tim Free Fire asal Indonesia. Pada pekan pertama Knockout Stage Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Spring, lima wakil Indonesia belum berhasil menembus papan atas klasemen karena tertahan oleh dominasi tim-tim asal Thailand. 

Wakil dari Negeri Gajah Putih itu kembali menunjukkan taringnya dengan menguasai peringkat 1 hingga 4. Sang juara bertahan, Team Falcons, kokoh di puncak dengan raihan 203 poin. Melengkapi jajaran lima besar, ada tim WAG dari Vietnam yang berhasil menyelinap di peringkat ke-5.

Lantas, bagaimana nasib perwakilan Indonesia? Sejauh ini, ONIC dan Bigetron by Vitality menjadi dua tim INdonesia dengan performa yang ‘paling mending’. ONIC duduk di peringkat ke-6 dengan 165 poin, disusul ketat oleh Bigetron di posisi ke-7 dengan 158 poin.

Meski posisinya lumayan, pelatih ONIC, Ahmad ‘AFM’ Fadly Masturoh, mengaku belum puas. Menurutnya, meski disiplin pemain sudah membaik dibanding turnamen sebelumnya, performa tim harus terus ditingkatkan untuk mengamankan tiket Grand Finals.

Hal senada juga diungkapkan oleh pelatih Bigetron by Vitality, Christian ‘Chrisjo’ Jonathan. Walau sukses mengamankan 3 Booyah, ia merasa poin eliminasi timnya masih sangat minim.

“Kami sadar 80 total poin eliminasi itu masih sedikit. Kami sepakat satu tim untuk meningkatkan agresivitas saat team fight demi mendongkrak poin eliminasi,” ujar Chrisjo.

Kondisi berbeda dialami RRQ Kazu yang harus puas di peringkat ke-11 dengan 131 poin. Strategi pelatih Adi ‘Ady’ Gustiawan yang memasukkan RANZ untuk menggantikan 18DEER tampaknya membuat tim masih butuh waktu adaptasi. 

Ia menilai hasil ini wajar karena tim sedang mengeksplorasi ide baru dan memberikan jam terbang bagi pemain muda.

Kejutan justru datang dari tim debutan Shadow Esports. Meski berada di peringkat ke-15 dengan 110 poin, performa mereka di pekan pertama ini diklaim lebih baik dari debut tim Indonesia lainnya di musim lalu.

Menariknya, Shadow Esports bahkan mampu mengungguli raksasa EVOS Divine. Sang juara Esports World Cup 2025 itu justru tampil melempem dan harus rela menjadi juru kunci di dasar klasemen dengan hanya mengantongi 64 poin.


Perjuangan tim-tim asal Indonesia masih jauh, karena mereka akan kembali bertarung di pekan kedua Knockout Stage pada 1–3 Mei 2026 mendatang. Hasil dari pekan kedua ini akan menjadi penentu posisi mereka saat memasuki pekan eliminasi atau pekan ketiga.

Nantinya, 12 tim teratas dari akumulasi dua pekan pertama akan langsung berebut tiket ke Grand Finals. Sementara itu, tim yang tersisa harus bertarung kembali di pekan keempat untuk memperebutkan sisa slot di babak puncak.

Buat kalian yang ingin mendukung perjuangan tim Indonesia, pertandingan pekan kedua FFWS SEA 2026 Spring bisa disaksikan secara langsung melalui kanal resmi YouTube, Facebook, dan TikTok Free Fire Esports ID setiap pukul 18.00 WIB.