Tes Benchmark Xiaomi 15T: Kinerja Stabil, Skor AnTuTu Nyaris 2 Juta
Uzone.id - Xiaomi 15T tiba di Indonesia dengan harga mulai Rp6,4 jutaan untuk varian 256 GB—sama seperti sebelumnya, dan Rp7,4 jutaan yang lebih mahal Rp500 ribu dari varian yang sama di tahun lalu. Salah satu kelebihan utama yang ditawarkan Xiaomi 15T (selain kamera) adalah prosesor MediaTek Dimensity 8400-Ultra.
Di atas kertas, spesifikasinya memang menjanjikan. Namun, seberapa buas performa sebenarnya? Tim Uzone.id telah menguji Xiaomi 15T varian 12/512 GB melalui serangkaian aplikasi benchmark sintetis seperti AnTuTu v11, 3DMark Wild Life Stress Test, dan PCMark.
Sebagai catatan, semua pengujian ini kami lakukan dalam Performance Mode yang bisa diaktifkan melalui pengaturan baterai untuk mengeluarkan seluruh potensi perangkat. Berikut hasil lengkapnya.
Spesifikasi Xiaomi 15T
Sebelum masuk ke pembahasan skor, mari sedikit membahas spesifikasi utama dari Xiaomi 15T. Selain MediaTek Dimensity 8400-Ultra dengan konfigurasi CPU all-big-core, Xiaomi juga menyertakan RAM dan penyimpanan internal yang cepat.
RAM-nya 12 GB LPDDR5X dengan ruang penyimpanan sampai 512 GB berjenis UFS 4.1. Secara teori, kombinasi ini sudah menjamin kecepatan buka-tutup aplikasi, proses booting, hingga transfer data yang lebih cepat.
Untuk menjaga suhu tetap adem, Xiaomi membekalinya dengan sistem pendingin 3D IceLoop. Dan untuk menopang dayanya, Xiaomi 15T mengandalkan baterai 5.500 mAh dengan dukungan fast charging 67W, tanpa adanya fitur wireless charging seperti model Pro.
Tes benchmark
Menggunakan AnTuTu Benchmark v11 terbaru, Xiaomi 15T mencatatkan skor 1.945.495 poin. Hal ini menunjukkan performa mentah yang dikeluarkan ponsel ini memang kencang, baik untuk CPU maupun GPU.
Dan selama pengujian, suhu perangkat tercatat naik sekitar 7,7°C dengan suhu puncak di angka 41,1°C. Peningkatan suhu ini tergolong wajar untuk pengujian seberat AnTuTu, menunjukkan sistem pendingin 3D IceLoop bekerja dengan cukup baik.
Sementara saat diuji dengan PCMark yang menjalankan berbagai simulasi tugas sehari-hari seperti browsing, edit foto dan video ringan, serta mengolah dokumen, Xiaomi 15T berhasil meraih skor 13.629 poin.
Skor di atas 13 ribu poin menandakan bahwa ponsel ini lebih dari sanggup untuk menangani segala tugas produktivitas harian dengan sangat lancar dan tanpa kendala.
Angka yang impresif pada AnTuTu dan PCMark, pertanyaannya sekarang adalah, seberapa stabil performa GPU-nya saat dipakai nge-game dalam waktu yang lama?
Menggunakan 3DMark Wild Life Stress test yang melakukan rendering grafis berat secara berulang selama 20 putaran, Xiaomi 15T menunjukkan performa yang stabil. Skor terbaiknya 12.348 poin dengan skor terendah 9.960 poin.
Stabilitasnya pun lebih dari 80 persen, yang berarti Xiaomi 15T mampu mempertahankan lebih dari 80% performa puncaknya bahkan setelah ‘disiksa’ dengan beban grafis tinggi secara terus-menerus. Buat gamer, hal ini menjamin pengalaman bermain game berat dengan frame rate yang konsisten dan minim throttling (penurunan performa secara signifikan).
Adapun untuk suhunya, memang melonjak dari 31°C ke 51°C selama 20 menit pengujian. Baterainya pun berkurang hingga 11 persen.
Berdasarkan serangkaian pengujian benchmark, Xiaomi 15T dengan MediaTek Dimensity 8400-Ultra menawarkan performanya yang bukan kaleng-kaleng. Stabilitasnya juga impresif, menunjukkan bahwa performa ponsel ini tidak cuma kencang di awal, tapi juga mampu menjaganya secara konsisten untuk memenuhi kebutuhan berat seperti gaming.