Automotive

Terungkap! Nilai Jual HR-V Listrik di Indonesia Tembus Rp700 Jutaan

Brian Priambudi
Terungkap! Nilai Jual HR-V Listrik di Indonesia Tembus Rp700 Jutaan

Uzone.id - Honda HR-V listrik alias e:N1 di Indonesia masih ditawarkan dalam skema sewa secara business-to-business (B2B), namun baru-baru ini terungkap mobil tersebut terdaftar di situs Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB). Apakah akan dijual secara massal?

Mobil listrik Honda e:N1 yang memiliki tampang layaknya sebuah HR-V, diluncurkan oleh pabrikan di Indonesia sejak Februari 2025 kemarin. Sayangnya mobil ini hanya hadir dalam 300 unit saja dan bisa dipakai dengan sistem sewa B2B.

Honda e:N1 juga menjadi produk elektrifikasi penuh pertama PT Honda Prospect Motor (HPM) sebagai upaya perusahaan untuk mengembangkan teknologi ramah lingkungan.

Sejauh ini, PT HPM belum membuka opsi pembelian yang umum dilakukan di sisi penjualan, hanya sewa saja.



Namun baru-baru ini terungkap dari situs resmi Informasi Data Kendaraan dan Pajak Kendaraan Bermotor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, NJKB dari Honda e:N1.

Berdasarkan situs tersebut, mobil listrik Honda e:N1 dipatok sebesar Rp745 juta, cukup tinggi jika dibandingkan kompetitor sekelasnya dari China.

Padahal NJKB sendiri bukanlah patokan harga jual, melainkan angka yang harus dihitung saat memasukan komponen pajak dan lain-lainnya untuk memutuskan harga final.

Sayangnya belum ada tanggapan dari pihak Honda mengenai munculnya NJKB dari produk HR-V listriknya ini, apakah akan dijual massal di Indonesia atau tidak?





Perlu diketahui, skema sewa Honda e:N1 mencapai Rp22 juta per bulan yang harus melalui kerja sama selama lima tahun. Honda juga menawarkan opsi kepemilikan di akhir masa kerja sama.

Dalam kurun waktu sewa, terdapat beberapa fasilitas yang didapatkan seperti perangkat pengisian daya baik home charger maupun portable charger. Kemudian perawatan mobil ditanggung oleh pabrikan yang masuk ke dalam nominal Rp22 juta per bulan.

Bahkan penyewa Honda e:N1 juga mendapatkan asuransi kendaraan, dibayarkan pajak tahunannya, serta pelayanan yang responsif.



Dengan nominal Rp22 juta per bulan selama 5 tahun, maka penyewa butuh merogoh kocek hingga Rp1,32 miliar.

Soal spesifikasinya, Honda e:N1 dilengkapi motor listrik bertenaga 204 PS dengan torsi sebesar 310 Nm yang didukung dari baterai lithium-ion berkapasitas 68,8 kWh.

Dengan bekal tersebut, Honda e:N1 mampu menjelajah hingga 500 kilometer dalam satu kali pengecasan penuh berdasarkan perhitungan NEDC.

Mengenai pengisian dayanya bisa menggunakan DC Fast Charging yang hanya membutuhkan waktu 50 menit untuk mengisi 30-80 persen.