Telkomsel Sediakan Paket Gratis untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatra
Uzone.id — Telkomsel
menghadirkan paket internet gratis alias bebas biaya bagi korban yang terdampak
banjir di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Paket tersebut bernama Paket
Siaga Peduli Sumatra yang bisa diakses melalui UMB *888*20#.
Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menegaskan bahwa Telkomsel menyampaikan empati dan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa wilayah Sumatera.
“Telkomsel bersama Telkom Group terus memantau dan berupaya memastikan layanan komunikasi tetap tersedia, serta mengajak pelanggan di wilayah terdampak untuk memanfaatkan Paket Siaga Peduli Sumatera melalui UMB *888*20#,” kata Nugroho dalam keterangan tertulisnya.
Paket ini hanya bisa diaktifkan 1 (satu) kali dan berlaku
untuk pengguna SIMPATI, by.U (prabayar), maupun Halo (pascabayar) di wilayah
terdampak. Pengguna nantinya akan mendapat 2 pilihan yaitu kuota internet atau opsi telepon dan SMS, antara lain:
- Opsi 3 GB paket data untuk 7 hari, atau
- Opsi 300 menit telepon + 1.000 SMS ke semua operator untuk 7
hari.
Posko Layanan Pelanggan Tanggap Bencana juga didirikan
Telkomsel di daerah-daerah tersebut, termasuk di sekitar 100 titik di Aceh,
Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
- Telepon dan SMS gratis di daerah bencana sampai proses
recovery selesai
- Penggantian kartu gratis dan perpanjangan masa aktif untuk
pelanggan terdampak
- Penyesuaian paket data prabayar dan tagihan
pascabayar/IndiHome
- Penggantian modem ONT dan STB pelanggan Indihome terdampak
- Penyediaan layanan Indihome 3P dan Telkomsel Orbit di kantor
Basarnas
Untuk pemulihan jaringan, per Selasa, (02/12), sebanyak 76,5 persen atau 5.851 BTS milik Telkomsel telah kembali normal, sementara sisanya yaitu 1.789 BTS masih dalam tahap pemulihan.
79,7 persen layanan IndiHome Telkomsel atau sebanyak 422.551
dari total 530.502 line juga sudah kembali normal dan beroperasi.
Telkomsel melakukan beberapa skema untuk mempercepat
pemulihan jaringan mereka, yaitu dengan mengerahkan 346 personel teknis, penempatan
genset tambahan, pengalihan rute backbone dan jalur
transmisi, penggunaan perangkat alternatif dan penggelaran BTS
mobile di lokasi prioritas.
Telkomsel juga bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi
dan Digital (Kemkomdigi), pemerintah daerah, aparat penanggulangan bencana, PLN
untuk memastikan layanan komunikasi di daerah-daerah tersebut tetap tersedia.
Pemulihan jaringan Telkomsel difokuskan mulai dari area-area
pengungsian, lokasi kritikal, lalu diperluas hingga area lainnya.
Di Aceh, Telkomsel mencatat sebanyak 36 persen BTS sudah
pulih dan 41,2 persen line IndiHome pulih. Sementara di Sumatera Utara,
Telkomsel mengklaim 90 persen BTS-nya sudah pulih dan 93,3 persen line
IndiHome juga sudah beroperasi.
94 persen BTS di Sumatra Barat juga sudah beroperasi lagi
dan 93,3 persen line IndiHome juga telah beroperasi.
Telkomsel bersama dengan Telkom Group juga mendirikan
sejumlah Posko Tanggap Darurat (Medan, Binjai, Padang Sidempuan, Aceh,
Bukittinggi, Padang), penyediaan 8 titik WiFi gratis, bantuan dapur umum.
Tak hanya itu, mereka juga menghadirkan mobilisasi logistik
sembako dan material perbaikan via kapal (Idi & Langsa) pesawat (Sibolga
& Takengon), penambahan kapasitas jaringan, serta instalasi 120 unit
satelit segmen komersial dan CSR dari Telkomsat (Starlink Business Service,
VSAT Star, MangoStar, Internet Merah Putih).
Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid
mengapresiasi langkah cepat Telkomsel dalam memastikan layanan komunikasi tetap
tersedia di tengah kondisi darurat.
Ia melanjutkan, “Kolaborasi ini penting agar masyarakat
terdampak tetap terhubung dan mendapatkan akses informasi yang dibutuhkan.”