Telkomsel hingga Pertamina Spill Upaya Capai Net Zero Emission di BSS
Uzone.id — Acara Bandung
Sustainability Summit 2025 digelar dengan menghadirkan 4 panel diskusi yang
diisi oleh berbagai narasumber dari berbagai sektor. Salah satu pembahasan
dalam panel ini adalah Sustainability Best Practices in Indonesia and the
World.
Digelar di Aula Barat ITB, Bandung, Kamis, (06/11), panel
diskusi ini diisi oleh narasumber dari perusahaan besar yang sudah menerapkan
prinsip berkelanjutan di lingkungan perusahaan mereka.
Ada 4 perusahaan yang mengisi panel ini, antara lain Telkomsel yang diwakili oleh Indra Mardiatna selaku Direktur Network Telkomsel, Ali Mulyana selaku VP Sustainability Business Acceleration PT Pertamina, Ajeng Sekar Putih selaku Group Head ESG Bank BRI, Karyanto Wibowo selaku Head Sustainability Danone dan Reiner Nathaniel Jabanto selaku Head of Social Enterprise, Desabumi.
Dalam sesi ini, perusahaan-perusahaan tersebut menjelaskan
mengenai upaya dan langkah perusahaan dalam hal keberlanjutan, baik itu di
lingkungan kantor, karyawan hingga produk yang mereka produksi.
Salah satu yang menjadi highlight adalah terkait target Net
Zero Emission dari masing-masing perusahaan. Salah satunya adalah Telkomsel,
perusahaan telekomunikasi ini turut mendukung target net zero emission (NZE)
Indonesia pada tahun 2060 nanti dengan berbagai program.
Salah satunya melalui pemanfaatan energi terbarukan untuk BTS (Stasiun Pemancar Seluler), kolaborasi dengan mitra untuk efisiensi energi, serta program lingkungan seperti penanaman mangrove dan daur ulang sampah.
Terdekat, di tahun 2030 nanti, Telkomsel membagi
keberlanjutan mereka melalui tiga pilar utama, yaitu Empower People,
Responsible Business, dan Protect Environment. Di Protect Environment,
Telkomsel berfokus untuk mengurangi dampak lingkungan dari operasional
perusahaan.
“Kami menargetkan 20 persen pengurangan emisi Scope 1 dan 2,
lalu Net Zero Emission Scope 1, 2, 3 pada 2060, 100 persen daur ulang dan
penggunaan kembali perangkat dan kemasan berbasis kertas, dan 30 persen
pengurangan penggunaan air,” kata Indra.
Tak hanya Telkomsel, Pertamina juga membagikan kiat-kiat yang akan mereka lakukan demi bisa mencapai target Net Zero Emission di tahun 2060 nanti. Salah satunya juga dengan mengembangkan energi Low Carbon Solutions yaitu dengan mengoptimalkan gas menjadi tenaga listrik dan dekarbonisasi.
“Ada juga program mengolah kembali minyak jelantah yaitu
Green Movement UCO, yang memungkinkan masyarakat menukar minyak jelantah
menjadi saldo e-wallet,” kata Ali Mulyana.
Di Danone, perusahaan aktif melakukan inisiatif
sustainability dengan berbagai program, termasuk mengelola sumber daya air yang
berkelanjutan, memastikan air terlindungi, memastikan sirkularitas air di
fasilitas produksi.
Untuk mengurangi karbon, Danone memiliki program yaitu 100
persen botol daur ulang, PLTS Atap, Konservasi Lahan dan Keanekaragaman Hayati
hingga pertanian Regeneratif.
Perbankan khususnya BRI juga memiliki inisiatif lain untuk mencapai net
zero emission pada tahun 2050, A
jeng
Sekar Putih mengatakan bahwa perusahaan
mengacu pada target yang ditetapkan oleh
Science-Based Target Initiatives (SBTi).
Komitmen ini diwujudkan melalui strategi Environmental,
Social, and Governance (ESG) yang berfokus pada pengurangan emisi karbon dari
operasional perusahaan dan mendorong pembiayaan hijau untuk nasabah.