Telco

Telkom Dorong Edukasi Digital, Try Out 91 Ribu Siswa Lewat Pijar

Vina Insyani
Telkom Dorong Edukasi Digital, Try Out 91 Ribu Siswa Lewat Pijar

Uzone.id — Upaya transformasi digital di sektor pendidikan terus didorong oleh Telkom Indonesia, termasuk dengan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan daerah. 

Komitmen ini pun diwujudkan melalui platform digital dari Telkom bernama Pijar dimana mereka berhasil mendukung lebih dari 91 ribu siswa di berbagai wilayah Indonesia untuk mengikuti try out berbasis digital untuk persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ).

ASAJ sendiri merupakan evaluasi akhir di setiap jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA/SMK, untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa secara menyeluruh.  Sementara TKA berfungsi sebagai alat evaluasi objektif yang membantu memetakan kemampuan akademik siswa sekaligus mengkonfirmasi nilai rapor.




Sementara itu untuk platform Pijar sendiri, mereka menghadirkan sistem try out digital yang terintegrasi, memungkinkan ujian menjadi lebih efisien dan adaptif. Selain menggantikan metode konvensional, sistem ini juga memberikan pengalaman ujian yang lebih modern bagi siswa.

Pijar juga sudah dilengkapi dengan sistem pemantauan ujian secara real-time, sehingga proses pelaksanaan menjadi lebih efisien dan minim kendala. Data hasil ujian dapat langsung dianalisis secara cepat dan akurat, didukung dengan layanan end-to-end mulai dari pelatihan, monitoring, hingga penyusunan laporan.

Bagi sekolah, solusi ini mempermudah evaluasi berbasis data, sementara bagi siswa, try out digital membantu mengukur kesiapan secara lebih terstruktur sebelum menghadapi ujian sesungguhnya.

Dengan adanya digitalisasi ini, proses evaluasi belajar diklaim akan menjadi lebih efektif, terukur, dan juga berbasis data. 

Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menekankan pentingnya kolaborasi dengan Dinas Pendidikan dalam memastikan implementasi teknologi berjalan efektif di lapangan.




“Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan menjadi kunci dalam menghadirkan solusi digital yang relevan dan berdampak. Melalui PIJAR, kami berkomitmen mendukung kesiapan siswa menghadapi asesmen secara lebih terukur dan berkelanjutan,” ujar Faizal.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Pendidikan sendiri berperan sebagai penghubung antara kebijakan pusat dan implementasi di daerah, mulai dari sosialisasi hingga memastikan kesiapan infrastruktur. Hasil dari pengujian TKA ini juga akan dimanfaatkan sebagai dasar dalam menyusun kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran.

Hingga sekarang, program digitalisasi ini telah menjangkau berbagai daerah dengan partisipasi besar. Di Karawang misalnya, lebih dari 76 ribu siswa dari 1.200 sekolah mengikuti try out TKA. Sementara di Boalemo, lebih dari 2.100 siswa terlibat, dan di Balikpapan, try out ASAJ diikuti lebih dari 12.500 siswa dari 500 sekolah.

Tingginya partisipasi dan antusiasme dari siswa serta sekolah menjadi sinyal positif bahwa adopsi teknologi dalam pendidikan semakin diterima. Dengan dukungan solusi digital seperti PIJAR, proses pembelajaran diharapkan semakin adaptif, inklusif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.