Taksi Green SM Harus Berbenah, Sebelum Makin Banyak Korban!
Uzone.id - Mengelola perusahaan taksi, terutama di Indonesia itu tidak mudah. Gak heran kalau sejauh ini, cuma satu dua perusahaan yang bisa bertahan lama. Lalu bagaimana dengan taksi listrik Green SM asal Vietnam?
Invasi besar-besaran VinFast grup, khususnya di sektor moda transportasi bisa kita rasakan sekarang. 'Taksi hijau' begitu orang-orang menyebutnya, banyak banget seliweran di jalanan.
Sensasi baru (taksi listrik) dan harga terjangkau jadi andalan, sehingga banyak warga yang penasaran untuk mencobanya dan berharap bisa melupakan 'service' BlueBird yang dianggap mahal.
Namun, ada harga yang harus dibayar. Sejak kemunculannya, taksi Green SM selalu berulah di jalanan. Insiden demi insiden terus terjadi, dari kecelakaan tunggal sampai yang memakan korban jiwa.
Paling terbaru tentu saja bagaimana diduga gegara taksi hijau ini, tiga kereta api harus bertabrakan dan sejauh ini sudah memakan 5 korban jiwa.
Ironisnya, pihak Green SM seolah tutup mata dan hanya mengungkap kalimat-kalimat klise di akun resmi Instagramnya.
"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan," dikutip dari unggahan tersebut.
"Keselamatan jadi prioritas utama" menjadi agak rancu ketika banyak sekali insiden yang melibatkan taksi hijau ini. Mau kita coba hitung satu per satu?
Insiden tiba-tiba mundur di Karang Tengah, Kota Tangerang
Kecelakaan taksi listrik VinFast, Xanh SM, salah satunya terjadi di Karang Tengah, Kota Tangerang, Jumat (9/1) sekitar pukul 13.05 WIB. Taksi berwarna hijau tersebut tiba-tiba mundur dan menabrak restoran ayam goreng.
Berdasarkan rekaman CCTV, tampak awalnya taksi listrik yang dikemudikan Saiful Hidayat (25) berjalan keluar dari parkiran restoran dan diikuti taksi listrik serupa. Kemudian, saat memasuki jalan Raden Saleh, Saiful membelokkan taksinya ke arah kanan.
Saat berbelok, taksi listrik tiba-tiba ditabrak dari mobil yang datang dari arah Ciledug. Alhasil, kejadian ini mengakibatkan bagian bodi samping taksi mengalami kerusakan.
Ringsek Dihantam KA di Kemayoran, sopir selamat
Sebuah mobil taksi Listrik Xanh SM ringsek setelah tertemper rangkaian KA L303-2 di perlintasan sebidang JPL 11, lintas Stasiun Kampung Bandan–Kemayoran.
Peristiwa kecelakaan yang memicu kekhawatiran ini terjadi pada Rabu (31/12) sekitar pukul 11.18 WIB.
Berdasarkan laporan awal Pusat Pengendali Perjalanan Kereta Api (Pusdalopka) Daop 1 Jakarta, pintu perlintasan sebenarnya sudah dalam kondisi tertutup saat kereta api hendak melintas.
Sopir taksi disinyalir tetap memaksakan kendaraan melaju dengan arah yang tidak semestinya, hingga kecelakaan tak terhindarkan.
Disambar KRL di perlintasan Rawa Buaya
Sebuah taksi Xanh SM dilaporkan terserempet Kereta Rel Listrik (KRL) di perlintasan antara Stasiun Bojong Indah dan Stasiun Taman Kota, tepatnya di wilayah RW 02, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 10 Oktober 2025, sekitar pukul 13.35 WIB.
Meski kendaraan mengalami kerusakan, insiden di jalur relasi Tangerang–Duri tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, M. Nasir (62), yang bertugas sebagai penjaga perlintasan, kecelakaan bermula saat KRL relasi Duri–Tangerang akan melintas. Ia mengaku telah memperingatkan pengemudi taksi agar berhenti dan meminta kendaraan dimundurkan karena posisinya terlalu dekat dengan rel.
Namun, pengemudi taksi bernama Tarash Pulungan (53) diduga tidak mengindahkan peringatan tersebut. Saksi juga melihat pengemudi tengah memegang telepon genggam saat kejadian, yang diduga menjadi salah satu penyebab kelalaian. Akibatnya, bagian depan taksi terserempet KRL yang melintas.
KRL berhenti mendadak, Kereta Argo Bromo terlibat tabrakan di Bekasi Timur
PT KAI Daop 1 Jakarta mengungkapkan adanya insiden kecelakaan yang melibatkan kereta rel listrik (KRL) di kawasan Stasiun Bekasi Timur dengan Kereta Jarak Jauh Agro Bromo, Senin (27/4) malam.
Kejadian tersebut dipicu oleh insiden taksi yang tertemper KRL di perlintasan sebidang (JPL) dekat Bulak Kapal. Dia menjelaskan bahwa kejadian itu terjadi di jalur perlintasan dekat Bulak Kapal. Mulanya, terdapat taksi di lintasan tersebut tertemper KRL sehingga menyebabkan perjalanan kereta terganggu.
Taksi tercebur ke kali (Februari 2025)
Sebuah taksi listrik Xanh SM dilaporkan tercebur ke kali di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, akibat dugaan sopir mengantuk.
Insiden lainnya (2026): Selain itu, tercatat insiden lain seperti taksi listrik yang menabrak restoran, menabrak bus Transjakarta yang terparkir, dan tabrakan beruntun di PGC yang melibatkan sopir yang sakit.
Masih banyak lagi? bukan tidak mungkin. Atau silakan kalian tambahkan satu-persatu ulah dati taksi hijau ini di jalanan.
Viral dan jadi salah satu mobil paling ditakuti di jalanan
Bukan lagi Pajero Sport atau Fortuner, sekarang dengan semua insiden dan track record-nya, taksi hijau ini jadi salah satu mobil paling ditakuti di jalanan.
Invasi massif taksi Green SM di Indonesia memang terbilang bagus. Tapi saking banyaknya, sampai melupakan syarat dasar pelayanan, salah satunya yang paling utama kualitas dari driver dan mobilnya sendiri.
Jangan sampai karena terlalu banyak dan terburu-buru, Green SM seolah hanya asal mencari driver-driver sekenanya yang berakibat sering berulah di jalanan.
Apalagi taksi yang digunakan merupakan mobil listrik, yang tentu saja butuh penyesuaian dan pengetahuan khusus bagi driver ketika mengoperasikannya, apalagi di jalan raya.
Green SM jelas harus berbenah, sebelum makin banyak korban berjatuhan di jalanan.