Digilife

Suka Streaming Drama Pendek China? Waspadai Modus Penipuan Ini

Vina Insyani
Suka Streaming Drama Pendek China? Waspadai Modus Penipuan Ini

Uzone.id – Popularitas drama China di Indonesia terus memang gak ada habisnya, hampir semua kalangan pernah bahkan kecanduan dengan drama-drama ini. Sayangnya, jenis konten ini juga menjadi sasaran empuk bagi pelaku penipuan online.

Baru-baru ini, OJK mengingatkan masyarakat Indonesia untuk selalu waspada terhadap penipuan online yang menggunakan drama China sebagai modus mereka.

Hal ini diungkap oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono dimana mereka menerima ribuan aduan soal penipuan online.

OJK mencatat, sejak 1 Januari hingga 20 Mei 2026, pihaknya telah menerima 17.105 pengaduan terkait entitas ilegal, termasuk modus penipuan ketika menonton drama China secara online.






Dalam modus ini, Dicky menjelaskan kalau pelaku meminta korban untuk mengerjakan beberapa tugas yang berkaitan drama China dengan mengiming-imingi hadiah berupa uang dengan nilai tertentu.

Mereka diminta untuk menonton, meninggalkan komentar dan like, lalu kemudian akan diberikan komisi dengan nominal tertentu. Gak cuma itu, pelaku juga akan meminta korban untuk merekrut anggota baru serta ‘membeli hak cipta’ dari drama yang mereka tonton.

Ketika sudah melakukan tugas-tugas diatas, korban diminta untuk memasukkan sejumlah uang sebagai deposit. Nah, setelah memasukkan uang sebagai ‘jaminan’, bukannya mendapatkan untung, korban justru akan kehilangan uang komisi begitupun juga uang deposit.

Melihat banyaknya warga Indonesia yang sering tergiur dan justru sudah terjebak, OJK melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) bergerak cepat melakukan pemblokiran massal.

Tindakan tegas ini dilakukan pada sejumlah situs dan aplikasi yang dinilai berpotensi kuat merugikan keuangan masyarakat.

Salah satunya adalah platform YUDIA yang merupakan entitas ilegal karena menjalankan modus penipuan berkedok pekerjaan paruh waktu. 






Platform ini beroperasi tanpa izin resmi dan menjanjikan pendapatan harian melalui skema menonton atau membeli hak cipta drama China.

Ada juga platform lain seperti CANTVR yang menawarkan investasi saham IPO dengan imbal hasil tinggi, dan Appeninc menawarkan pekerjaan paruh waktu untuk menebak gambar.

Dicky mengungkapkan sepanjang periode Mei 2026, Satgas PASTI telah menghentikan kegiatan usaha dengan berbagai modus seperti platform di atas. Hingga pertengahan Mei ini, Satgas PASTI sudah menghentikan operasional 951 entitas pinjaman online (pinjol) ilegal, 8 penawaran investasi ilegal, serta 1 aktivitas keuangan ilegal lainnya.