Automotive

Sudah Terlanjur Impor, Pikap India Tetap Dipakai Pemerintah

Brian Priambudi
Sudah Terlanjur Impor, Pikap India Tetap Dipakai Pemerintah

Uzone.id - Drama impor pikap Mahindra dari India masih berlanjut. Kini Menteri Koperasi (Menkop) mengatakan pikap yang sudah terlanjur diimpor akan tetap dipakai oleh Koperasi Desa Merah Putih.

Menkop Ferry Juliantono mengungkapkan truk dan pikap yang sudah diimpor dari India dan tiba di Indonesia akan tetap disalurkan untuk operasional Koperasi Desa Merah Putih yang siap beroperasi.

"Kemarin karena terlanjur, jumlahnya masih ribuan, kita akan penuhi untuk operasional di koperasi desa yang sudah selesai bangunan fisik, gudang, gerai, dan alat kelengkapannya," ujar Ferry dikutip dari Antara.



Ferry menjelaskan per koperasi, akan mendapatkan satu unit truk dan satu pikap, serta sepeda motor. Pemberian ini punya tujuan untuk memudahkan dan memperlancar arus mobilitas barang dari desa ke luar maupun dari luar ke desa.

"Sekarang ribuan truk dan pikap sudah didistribusikan di koperasi-koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (sekitar 2.400 koprerasi)," sebutnya.

Meskipun tetap menggunakan pikap impor dari India, Ferry mengakui prioritas utama adalah industri otomotif dari dalam negeri atau yang sudah berinvestasi di Indonesia.

"Tapi sekiranya kurang kita tentu diperbolehkan untuk mengambil dari negara manapun," ungkapnya.





Menkop mengatakan telah membuka pembicaraan dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) untuk memenuhi sisa kebutuhan Koperasi Desa Merah Putih.

Untuk memenuhi sisa kebutuhan Koperasi Merah Putih, kita sudah membicarakan ini dengan Menteri Perindustrian, dengan Gaikindo dan kita akan prioritaskan di industri otomotif kita yang sudah terbangun di dalam negeri," pungkasnya.

Pemerintah sudah menargetkan lebih dari 80 ribu unit Koperasi Desa Merah Putih akan berdiri baik di desa maupun kelurahan seluruh Indonesia.




Sebelumnya diberitakan Agrinas Pangan Nusantara mengimpor mobil truk dan pikap dari India untuk sarana operasional Koperasi Desa Merah Putih.

Setidaknya terdapat 105 ribu unit kendaraan yang akan diimpor di saat industri otomotif nasional sedang lesu-lesunya sejak beberapa tahun terakhir.

Dari jumlah tersebut terdapat 35 ribu unit pikap 4x4 produksi Mahindra, serta 70 ribu unit dari Tata Motors yang mencakup 35 ribu unit pikap 4x4 dan 35 ribu unit truk roda enam.

Impor sebanyak itu tentu mencapai nilai yang sangat fantastis yakni mencapai Rp24,66 triliun.

Tentu hal ini menjadi sorotan publik, karena selain industri otomotif nasional yang sedang lesu, juga dianggap bisa berdampak pada industri yang sudah berinvestasi di dalam negeri.