Automotive

Stok BBM Vivo juga Masih Kosong, Bagaimana Negosiasi dengan Pertamina?

Brian Priambudi
Stok BBM Vivo juga Masih Kosong, Bagaimana Negosiasi dengan Pertamina?

Uzone.id - Baru-baru ini SPBU swasta dari BP mendapat angin segar, merek energi asal Inggris itu sudah memiliki stok BBM untuk RON 92 dan RON 95. Lantas bagaimana dengan SPBU swasta lain seperti Vivo?

Berdasarkan situs stok BBM SPBU Vivo yang tercantum di Instagram resmi mereka, tercatat BBM dengan RON 90, RON 92, dan RON 95 masih kosong di semua jaringan penjualan mereka.

Informasi tersebut berdasarkan update terbaru yang dilakukan per hari ini, Jumat (31/10) antara pukul 12.00 sampai 13.00 WIB.

Saat ini SPBU Vivo hanya menjual produk BBM jenis Diesel saja, itupun tidak tersedia di semua jaringan dan beberapa lokasi sudah mulai sedikit.



Sejauh ini belum terdapat keterangan apapun dari pihak Vivo baik mengenai stok BBM di SPBU mereka, atau soal negosiasi dengan Pertamina.

Memang selama beberapa bulan terakhir, stok BBM di SPBU swasta telah kosong dikarenakan kuota impor yang diberikan pemerintah kepada mereka sudah habis.

Pemerintah pun meminta operator SPBU swasta untuk melakukan pembelian base fuel dari Pertamina untuk mengatasi kekosongan stok BBM.





Sejumlah langkah juga telah dilakukan oleh para operator SPBU swasta, namun beberapa di antaranya mengalami negosiasi yang alot dengan Pertamina. Negosiasi antara kedua pihak telah difasilitasi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai pemangku kepentingan.

Laode Sulaeman selaku Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM telah mengatakan kalau seluruh operator SPBU swasta telah bernegosiasi dengan Pertamina untuk menjamin suplai BBM ke jaringan mereka.

"Semua sudah bernegosiasi sekarang. Sebelumnya kan ada yang belum, sekarang yang belum itu sudah bernegosiasi," ujar Laode Jumat (24/10) dikutip dari Antara.



Berdasarkan penuturan Laode, sebelumnya PT Aneka Petroindo Raya - AKR Corporindo selaku operator SPBU BP dan PT Vivo Energy Indonesia selaku operator SPBU Vivo, menjadi dua perusahaan yang sudah melakukan negosiasi dengan Pertamina terlebih dahulu.

Sementara Exxon dan Shell kala itu masih perlu melanjutkan pembicaraan karena harus berkordinasi dengan kantor pusat, sementara Exxon akan berdiskusi untuk kebutuhan di bulan berikutnya karena masih memiliki stok.

"Nah, sebelumnya ada yang belum negosiasi, sekarang semuanya sudah bernegosiasi. Tapi hasil akhirnya seperti apa, itu kita tunggu dulu sampai BBM di SPBU-nya," jelasnya.

Perlu diketahui, sebelumnya kelangkaan stok BBM di SPBU swasta telah terjadi selama beberapa bulan. Namun per 15 Oktober 2025 kemarin, menjadi titik di mana semua SPBU swasta benar-benar tidak memiliki stok lagi alias kosong.

Hal ini bukan hanya terjadi pada Shell, tetapi juga SPBU lain seperti BP dan Vivo.