Startup Vida Perluas Jangkauan ke Pasar Global Lewat AWS Marketplace
Uzone.id — Vida, sebuah
startup lokal penyedia solusi digital identity dan fraud prevention terkemuka
resmi mengumumkan langkah ekspansi global mereka dengan menghadirkan layanannya
di Amazon Web Services (AWS) Marketplace.
Melalui inisiatif ini, organisasi yang telah memiliki akun
AWS dari seluruh dunia bisa mengakses dan menggunakan berbagai solusi VIDA
secara lebih praktis dan terintegrasi.
Kehadiran Vida di AWS Marketplace menjadi langkah perusahaan
untuk mendorong penggunaan layanan identitas digital yang aman dan juga cepat
ke lingkup yang lebih luas.
“Kehadiran VIDA di AWS Marketplace memungkinkan perusahaan di seluruh dunia mengadopsi layanan identitas digital terverifikasi dengan lebih cepat sekaligus memanfaatkan fleksibilitas dan keandalan infrastruktur AWS,” kata Founder dan Group CEO VIDA, Niki Luhur dalam keterangannya.
Saat ini, Vida memproses sekitar 2,5 juta data biometrik
berupa foto wajah untuk membantu mencegah penggunaan identitas sintetis yang
dimanipulasi dengan teknologi deepfake dalam pembuatan akun palsu dengan
memanfaatkan teknologi liveness.
Dengan ekspansi ini, nantinya para perusahaan bisa
memanfaatkan layanan verifikasi identitas, autentikasi, hingga tanda tangan
digital dalam satu ekosistem. Organisasi juga dapat menggunakan alokasi belanja
AWS yang sudah dimiliki sebelumnya, dengan proses penagihan yang terintegrasi
dalam satu sistem.
Dengan demikian, proses pengadaan menjadi lebih sederhana,
layanan autentikasi Vida dapat langsung diaktifkan, dan beban administrasi pun
berkurang.
“Pencapaian ini mencerminkan komitmen Vida untuk membawa
kapabilitas spesialis kami ke panggung global, selaras dengan standar keamanan
internasional, sekaligus memperkuat fokus kami dalam membangun ekosistem
identitas digital yang tepercaya bagi bisnis berskala besar,” tambah Niki.
Lebih lanjut, Layanan Vida sendiri dirancang untuk memperkuat kepastian identitas pengguna sekaligus mendeteksi potensi penipuan sejak tahap awal dengan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI).
Seluruh kapabilitas ini dikembangkan agar memenuhi standar
regulasi dan kepatuhan, tanpa mengorbankan pengalaman pengguna, kecepatan
implementasi, proses transformasi digital, maupun efisiensi operasional bisnis.
Langkah ekspansi global ini menegaskan misi jangka panjang
VIDA untuk memudahkan masyarakat membuktikan identitas mereka di dunia digital
melalui infrastruktur yang aman, andal, dan berorientasi pada pengguna.
Tak hanya itu, perluasan ini dilakukan Vida di tengah
meningkatnya adopsi digital di berbagai industri, kebutuhan akan sistem
verifikasi identitas yang aman, andal, dan dapat diskalakan terus meningkat.
Ini juga sejalan dengan riset MarketsandMarkets yang
memproyeksikan pasar verifikasi identitas global akan tumbuh hampir dua kali
lipat pada 2028. Pertumbuhan ini dipicu oleh meningkatnya risiko penipuan
digital, regulasi yang semakin ketat, serta percepatan transformasi digital di
berbagai sektor.
Kolaborasi ini sendiri dipandang Vida sebagai fondasi
strategis untuk memperkuat integrasi teknis dengan layanan AWS, mendorong
inovasi berkelanjutan, serta memperluas adopsi solusi identitas digital
terverifikasi di kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya.