Digilife

Spotify Mau Naikkan Harga Lagi Tahun Depan, Jadi Berapa?

Vina Insyani
Spotify Mau Naikkan  Harga Lagi Tahun Depan, Jadi Berapa?

Uzone.id — Platform musik Spotify akan menaikkan kembali harga langganan mereka di kuartal pertama 2026 nanti. Bocoran ini disampaikan oleh orang dalam yang enggan disebutkan identitasnya.

Kenaikan harga ini tentu jadi kabar yang cukup bikin gondok para pengguna, pasalnya Spotify terbilang cukup sering melakukan pembaruan harga layanan mereka. Di Amerika Serikat saja, kenaikan harga Spotify sendiri sudah sempat dilakukan pada Agustus 2025 kemarin.

Melansir dari The Financial Times, Selasa, (25/11), kenaikan harga ini akan dilakukan pertama kali di Amerika Serikat dan terkait alasannya, orang dalam ini menyebut kalau  kenaikan harga ini dilakukan demi menunjukkan keuntungan yang berkelanjutan perusahaan.

Kenaikan ini juga dilakukan atas dasar dorongan dari label rekaman besar. Label-label musik ini meminta Apple dan Spotify untuk menaikkan harga langganan musik streaming.




Meski begitu, sumber dari Spotify ini belum menjabarkan secara detail soal harga barunya. Namun, analis dari JPMorgan memperkirakan kenaikan harga sebesar USD1 per bulan d untuk semua paket langganan.

Jika dibandingkan dengan harga sekarang, harga layanan Premium Spotify di AS versi baru kemungkinan akan dibanderol dengan harga mulai dari USD12,99 per bulannya.

Saat ini, layanan Spotify Premium di AS dibanderol seharga USD11,99 dolar atau Rp199 ribuan per bulannya. Sementara itu, pesaingnya yaitu Apple Music, dibanderol dengan harga USD10,99 dolar atau Rp183 ribuan per bulan.

Spotify sendiri sudah menaikkan harga di beberapa negara lain dalam beberapa bulan terakhir, termasuk Inggris, Swiss, dan Australia, tetapi ini akan menjadi kenaikan harga paling cepat pertama yang dilakukan Spotify dalam kurun waktu setahun.




Tidak diketahui apakah kenaikan ini juga berlaku di Indonesia atau tidak, namun Spotify sendiri sudah mengumumkan paket langganan baru di Indonesia dan 4 negara lainnya pada hari ini, Jumat, (14/11). Gak hanya merilis paket baru, Spotify juga ‘merombak’ paket langganan lainnya.

Dalam perombakan ini, Spotify resmi memperkenalkan paket Premium Lite, Premium Standard, dan Premium Platinum di lima pasar yaitu Indonesia, India, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Afrika Selatan.

Harga Spotify Premium Lite: Rp59.900/bulan

Fitur Premium Lite: Mendengarkan musik tanpa jeda iklan, mengatur lagu yang akan dimainkan (bebas pilih/skip), hanya untuk 1 akun Lite.

Ini adalah paket paling dasar. Tidak bisa download offline, tidak ada fitur AI, tidak ada audio lossless. Paket ini cocok untuk pengguna yang ingin mendengarkan musik tanpa jeda iklan.

Harga Spotify Premium Standard: Rp79.900/bulan

Fitur: Semua fitur dasar dari Premium Lite, ditambah fitur download offline, hanya untuk 1 akun. Paket ini cocok untuk pengguna yang ingin menikmati musik dimanapun mereka berada.

Harga Spotify Premium Platinum: Rp119.000/bulan

Fitur: Semua fitur Premium Standard, ditambah kualitas audio Lossless, fitur Mix playlist-mu, AI DJ pribadi, buat playlist dengan AI, hubungkan software DJ-mu, bisa tambah 2 akun Platinum untuk anggota keluarga.

Ini menjadi paket paling lengkap dan satu-satunya yang bisa mengakses Audio Lossless. Paket ini cocok untuk pengguna yang ingin lebih meningkatkan pengalaman mendengarkan seperti audiophile, pengguna yang ingin fitur AI, atau yang butuh integrasi dengan software DJ.