Automotive

Spesifikasi SUV Sultan Range Rover Autobiography untuk Gubernur Kaltim

Bagja Pratama
Spesifikasi SUV Sultan Range Rover Autobiography untuk Gubernur Kaltim

Uzone.id - Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud bikin gebrakan dengan mendapat fasilitas super VVIP dengan mobil dinas sultan seharga Rp8,5 miliar. Sebagus apa sih SUV yang dianggap bisa taklukkan medan Kalimantan Timur ini?

Dalam dunia SUV mewah, nama Range Rover adalah kasta tertinggi. Ia bukan sekadar mobil; ia adalah simbol status, ketangguhan, sekaligus kenyamanan yang tak tertandingi. 



Namun baru-baru ini, salah satu varian termewahnya, Range Rover Autobiography Long Wheelbase (LWB) Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), banyak diomingin warga bukan karena kemampuan off-road-nya, melainkan karena harganya yang menembus Rp8,5 miliar dalam pengadaan kendaraan dinas Gubernur Kaltim.

Dengan harga mencapai  miliaran rupiah untuk sebuah SUV mungkin terdengar lumrah di pasar hobi. Namun, ketika angka tersebut keluar dari kantong APBD untuk sebuah mobil dinas, ceritanya jadi lain. 

Generasi terbaru Range Rover (kode L460) mengusung filosofi desain reductive, sebuah pendekatan yang menghilangkan garis-garis berlebihan, menghasilkan siluet yang murni dan bersih, seolah dipahat dari satu bongkahan material. 

Pada varian LWB, jarak sumbu roda yang lebih panjang memberikan proporsi yang lebih megah dan aura yang sangat dominan di jalan raya, menegaskan status dan otoritas. 

Ciri khas desain paling modern terdapat di bagian belakang, dengan lampu LED vertikal yang tampak ‘tersembunyi’ (hidden-until-lit) di balik panel hitam mengkilap.

Keseimbangan Performa dan Aspek Ramah Lingkungan

Varian yang dipilih adalah Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), sebuah konfigurasi yang menggabungkan mesin bensin 3.0L 6-silinder turbocharged dengan motor listrik. 

Kombinasi ini menghasilkan total output 434 HP dengan torsi instan, memungkinkan SUV bongsor ini berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu sekitar 6 detik.

Secara teoritis, pilihan PHEV dianggap sebagai langkah maju menuju dukungan inisiatif Ibu Kota Nusantara (IKN) karena kemampuan mode Electric Vehicle (EV) murni hingga jarak sekitar 100 km. 

Namun, implementasi fitur ini menjadi pertanyaan besar mengingat keterbatasan infrastruktur pengisian daya listrik di daerah-daerah pelosok Kalimantan Timur.

Kabin Sebagai Ruang Kerja Eksekutif Bergerak


Interior Range Rover Autobiography dirancang untuk memberikan kenyamanan kelas satu. Kabinnya dilapisi kulit Semi-Aniline dengan kursi yang menawarkan 24 arah pengaturan dan fitur pijat. 

Bagi penumpang belakang, varian Executive Class Comfort Plus menyediakan layar sentuh 8 inci untuk mengendalikan segala aspek kabin, mulai dari suhu, pencahayaan, hingga pengaturan sandaran kaki.

Fitur paling relevan untuk kondisi medan berat Kalimantan adalah Active Noise Cancellation. Sistem ini memanfaatkan mikrofon eksternal dan speaker di headrest untuk membatalkan suara bising dari luar. 

Dengan demikian, meskipun mobil melaju di jalanan berbatu atau dalam kondisi hujan deras, kabin dapat mempertahankan tingkat kesunyian layaknya sebuah perpustakaan, menjadikannya lingkungan yang ideal sebagai kantor berjalan.



Sebuah Kontradiksi Fungsional

Range Rover Autobiography adalah mahakarya otomotif yang secara teknis memadukan kemewahan dan kemampuan medan berat. 

Namun, pengadaannya sebagai aset dinas pemerintah di tengah iklim tuntutan transparansi dan efisiensi fiskal membebani kendaraan ini dengan persepsi publik. 

Meskipun mobil ini adalah ultimate goal bagi kolektor pribadi, penggunaannya untuk keperluan non-pribadi dengan dana sebesar Rp8,5 miliar menjadi titik pertimbangan publik mengenai prioritas anggaran.