Automotive

Spesifikasi Pikap 4x4 Mahindra dan Tata Motors yang Diimpor dari India

Bagja Pratama
Spesifikasi Pikap 4x4 Mahindra dan Tata Motors yang Diimpor dari India

Uzone.id - Indonesia bersiap menyambut kehadiran ratusan ribu unit pikap asal India yang didatangkan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara untuk menunjang operasional Koperasi Merah Putih. 

Langkah strategis ini melibatkan dua raksasa otomotif India, yakni Mahindra & Mahindra serta Tata Motors, dengan total pengiriman mencapai 105.000 unit kendaraan. 



Fokus utama dari kerja sama ini adalah penyediaan armada tangguh yang mampu diandalkan untuk mobilitas di sektor pedesaan dan pertanian di berbagai wilayah tanah air.

Setidaknya ada tiga jenis mobil dari dua pabrikan yang berbeda. Seperti apa spesifikasinya?

Mahindra Scorpio 


Kendaraan pertama yang menjadi sorotan adalah Mahindra Scorpio Pikap. Mobil yang diproduksi di pabrik Nashik ini memang sudah memiliki rekam jejak di pasar global berkat ketahanan dan efisiensi biaya operasionalnya. 

Scorpio mengandalkan jantung pacu berupa mesin 2.2 L mHawk standar Euro4 yang mampu menyemburkan tenaga hingga 140 PS serta torsi maksimal 320 Nm. Tenaga besar tersebut disalurkan melalui transmisi manual enam percepatan.

Mesinnya dipasangkan dengan transmisi 6 MT320 dengan 6 gigi maju dan 1 gigi mundur. 

Menariknya, meski dirancang untuk medan berat seperti jalur berbatu di perkebunan, kenyamanan pengemudi tetap diperhatikan melalui fitur AC, sistem audio 2DIN, serta cruise control

Dari sisi keselamatan, Mahindra telah menyematkan teknologi pengereman ABS, dua buah kantong udara, hingga crash bar untuk perlindungan ekstra.

Tata Yodha


Model Yodha sendiri menawarkan fleksibilitas mesin yang beragam, mulai dari varian CNG hingga mesin diesel turbo 2.2L Varicor. 

Pada varian turbo diesel, kendaraan ini sanggup menghasilkan tenaga hingga 100 hp dengan torsi 250 Nm yang sudah keluar sejak putaran bawah, sehingga sangat mumpuni untuk mengangkut muatan berat. 

Yodha CNG menggendong mesin Tata 4SP SGI NA CNG bertenaga 74 hp pada 3.000 rpm dan torsi 200 Nm pada rentang 1.400-1.600 rpm. Transmisnya mengunakan GBS - 76 - 5/4.1 dengan kecepatan maksimal 80 km/jam.

Tata Motors Ultra T.7 Light Truck

Di sisi lain, Tata Ultra T.7 hadir sebagai kategori truk ringan yang lebih bertenaga dengan mesin berkapasitas 2.956 cc. Mesin tersebut memproduksi tenaga 100 PS dan torsi puncak 300 Nm. 

Keunggulan teknis truk ini juga terlihat dari fitur setir tilt and telescopic yang memudahkan pengemudi, serta tangki bahan bakar berkapasitas 90 liter untuk daya jelajah yang lebih jauh.



Meskipun spesifikasi kendaraan-kendaraan tersebut dinilai mumpuni untuk medan ekstrem, kebijakan impor ini tetap memicu diskusi hangat di lingkup industri nasional. 

Kementerian Perindustrian mencatat bahwa manufaktur otomotif dalam negeri sebenarnya memiliki kapasitas produksi pikap yang sangat besar hingga satu juta unit per tahun. 

Namun, adanya celah kebutuhan pada spesifikasi penggerak roda 4x4 khusus untuk medan tambang dan perkebunan berat menjadi salah satu alasan teknis mengapa opsi impor ini akhirnya diambil. 

Pemerintah pun berharap ke depannya industri lokal bisa terus berkembang agar manfaat ekonomi dan penyerapan tenaga kerja dari proyek skala besar semacam ini dapat lebih dirasakan di dalam negeri.