Digilife

Situs Palsu FIFA World Cup 2026 Merajalela, FBI Sampai Turun Tangan

Vina Insyani
Situs Palsu FIFA World Cup 2026 Merajalela, FBI Sampai Turun Tangan

Uzone.id Acara empat tahunan FIFA World Cup 2026 sebentar lagi akan digelar dan pecinta bola di seluruh dunia sudah bersemangat menyambut ajang sepak bola paling bergengsi ini.

Tapi, di tengah euforia yang semakin tinggi, pihak otoritas Amerika Serikat justru mengeluarkan peringatan keras soal aktivitas penipuan siber yang memanfaatkan antusiasme penggemar sepak bola.

Bahkan, Federal Bureau of Investigation (FBI) melalui Internet Crime Complaint Center (IC3) pun ikut turun tangan dan mengungkapkan bahwa para pelaku kejahatan siber kini semakin gencar membuat situs web palsu yang meniru tampilan situs resmi FIFA untuk mencuri data pribadi hingga uang pengguna.

Dalam peringatan yang dirilis pekan ini, FBI menyebut telah mengidentifikasi sedikitnya 35 situs tiruan yang dirancang menyerupai situs resmi FIFA. 




Situs-situs tersebut menggunakan logo, desain, hingga daftar produk yang dibuat sangat mirip sehingga sulit dibedakan oleh pengguna awam.

“Pelaku ancaman sering membuat situs spoofing dengan sedikit mengubah karakteristik domain situs yang sah untuk mengumpulkan informasi pribadi pengguna,” tulis FBI, dikutip dari Techradar, Sabtu, (30/05).

Pelaku biasanya memodifikasi alamat domain resmi dengan perubahan kecil yang mengecoh calon korban yang tidak teliti, seperti salah ejaan atau typo atau penggunaan ekstensi domain yang berbeda. 

Tujuannya adalah agar mengelabui korban sehingga mereka bisa memasukkan data pribadi seperti nama, alamat rumah, nomor telepon, alamat email, hingga informasi perbankan.




Untuk menghindari modus penipuan ini, FBI mengimbau masyarakat di seluruh dunia mengakses situs FIFA dengan mengetik alamat website secara langsung di browser dan tidak sembarang mengklik tautan yang ditemukan di medsos.

Masyarakat juga disarankan agar tetap berhati-hati dengan hasil pencarian berlabel sponsor atau iklan karena dapat mengarahkan ke situs tiruan yang membayar untuk muncul di posisi teratas mesin pencari. 

Selain itu, FBI merekomendasikan para pengguna agar mengunjungi domain resmi FIFA dan menyimpan situs terpercaya dalam bookmark browser.

Peringatan dari FBI ini dikeluarkan 2 pekan menjelang opening resmi FIFA World Cup, dimana saat ini minat terhadap Piala Dunia 2026 mulai meningkat.