Shopee Tutup Layanan di Chili dan Kolombia
Uzone.id – Shopee resmi menghentikan operasi mereka di Chili dan Kolombia sejak, Kamis (30/10). Akibat keputusan ini, kostumer tidak dapat lagi melakukan pemesanan setelah tanggal 30 Oktober.
Namun, pesanan yang dibuat sebelum tanggal tersebut akan tetap diproses dan dikirimkan ke alamat masing-masing.
“Dengan berat hati, kami informasikan bahwa Shopee akan berhenti beroperasi hari ini (30 Oktober) pukul 23.59. Mulai saat itu, pemesanan baru tidak dapat dilakukan lagi. Namun, semua pesanan yang dilakukan sebelum tanggal tersebut akan tetap diproses dan dikirimkan sesuai rencana. Pembelian Anda akan diproses seperti biasa, dan layanan pelanggan Shopee akan tetap tersedia untuk membantu Anda di setiap tahap dan menjawab pertanyaan apa pun tentang status pesanan Anda,” tulis Shopee pada laman Instagram mereka.
Mengutip Tech in Asia, juru bicara Shopee mengungkapkan bahwa penghentian operasi ini adalah bagian dari tinjauan yang lebih luas terhadap strategi bisnis global mereka.
Keputusan ini memungkinkan perusahaan untuk memfokuskan sumber daya pada prioritas lain di kawasan tersebut. Shopee juga memastikan akan mendukung staf yang terdampak selama masa transisi.
Perjalanan Shopee di pasar Amerika Latin
Shopee sendiri mulai masuk ke pasar Amerika Latin antara tahun 2020 dan 2021. Mereka beroperasi di Meksiko, Kolombia, Chili, dan Argentina. Terkhusus di Chili dan Kolombia, keduanya diluncurkan pada bulan Juni 2021.
Pada awal kemunculanya, Shopee harus bersaing dengan Shein, Mercado Libre, dan AliExpress. Shopee sempat menghadapi periode sulit antara tahun 2022 hingga 2024 di mana mereka mengalami kemerosotan harga saham dan harus bersaing ketat dengan TikTok Shop.
Namun, Shopee tampaknya telah pulih. Harga saham mereka berhasil rebound sekitar 40 persen, dan perusahaan baru-baru ini menyebutkan ambisi untuk menjadi perusahaan triliun dolar.
“Saya baru-baru ini ditanya apakah Sea suatu hari nanti bisa menjadi perusahaan triliun dolar, dan jawaban saya adalah, saya semakin melihat jalan ke sana, bukan hanya bagi kami, tetapi juga bagi perusahaan mana pun yang benar-benar dapat memanfaatkan dan menunggangi gelombang besar penciptaan nilai yang akan diciptakan oleh AI,” ungkap Forrest Li dalam sebuah memo saat perusahaan berulang tahun ke-8, mengutip The Low Down.
Pada September 2022, Shopee memutuskan untuk menarik diri dari pasar Amerika Latin sebagai marketplace lokal. Meskipun demikian, di Chili, Kolombia, dan Meksiko perusahaan menutup tim lokal tetapi tetap menjalankan operasi lintas batas.
Operasi lintas batas ini tampaknya berjalan normal, terutama saat periode promosi seperti Halloween dan tanggal kembar.
Alhasil, mendengar kabar penutupan ini, banyak konsumen Kolombia merasa sedih. Sementara itu, pengguna Shopee di Chili mengungkapkan kebingungan mereka perihal mencari barang murah.