Shopee Kuasai E-Commerce, Berapa Pengeluaran Netizen RI per Bulan?
Uzone.id — Shopee kembali
membuktikan dominasinya sebagai e-commerce yang paling banyak digunakan
masyarakat Indonesia. Hal ini terungkap dalam survei terbaru APJII bertajuk
‘Profil Internet Indonesia 2025’ yang dirilis pada awal Agustus 2025 kemarin.
Dalam temuan tersebut, Shopee mengalahkan platform
e-commerce lainnya sebagai toko online yang paling sering diakses dengan
persentase mencapai 53,22 persen. Pengunjung TikTok Shop juga semakin naik
dibandingkan tahun lalu dengan capaian 27,37 persen lalu disusul oleh Tokopedia
dengan angka 9,57 persen.
Di posisi selanjutnya adalah Lazada dengan 9,09 persen, turun cukup signifikan dari tahun sebelumnya yang sempat berada di posisi kedua dengan angka 17,54 persen.
Dominasi Shopee sendiri merata ke semua generasi dan jenis
kelamin, dimana baik itu perempuan maupun laki-laki sama-sama sering mengakses
Shopee dibandingkan dengan platform e-commerce lainnya.
Generasi Z, Milenial, Gen X, Baby Boomers hingga Generasi
Pre Boomers juga paling banyak mengakses Shopee, disusul oleh TikTok Shop,
Tokopedia, Lazada, Facebook Marketplace dan Blibli.
Akses yang mudah ke platform e-commerce makin membuat
belanja online kian menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia. Meski 27,69 persen
warga mengaku tidak pernah belanja online, masih ada 30,34 persen warga RI yang
melakukannya beberapa kali dalam sebulan, 14,78 persen warga Indonesia bahkan
bisa berbelanja beberapa kali dalam seminggu di e-commerce.
Nah, berapa banyak sih uang yang dihabiskan warga RI untuk
berbelanja online?
Berdasarkan survei APJII 2025 ini, mayoritas masyarakat Indonesia atau sebanyak 63,35 persen rela menghabiskan antara Rp100 ribu hingga Rp500 ribu per bulan untuk transaksi di e-commerce.
Sementara sebanyak 12,95 persen warga lainnya mengeluarkan
Rp500 ribu hingga Rp1 juta lebih dalam satu bulan untuk belanja online. Bahkan,
ada sekelompok warga RI (1,17 persen) yang belanja online lebih dari Rp3 juta
per bulannya.
Kebanyakan dari mereka berbelanja online untuk membeli
pakaian dan aksesoris (43,74 persen), disusul produk kecantikan dan perawatan
diri (14,57 persen), peralatan rumah tangga (11,50 persen), dan makanan &
minuman (10,64 persen).
Sementara itu, masyarakat Indonesia juga hobi membeli produk
seperti elektronik & gadget (8,31 persen) dan produk otomotif (6,92 persen)
lewat e-commerce.
Banyaknya masyarakat RI yang saat ini memiliki berbelanja
online didorong oleh beberapa faktor. Beberapa diantaranya karena harga yang
lebih murah, ada promo atau diskon produk, ada gratis ongkos kirim, metode
pembayaran yang beragam, melihat review hingga pengembalian barang yang
cenderung mudah.