Gadget

Seniat Ini Infinix Garap Note 60 Pro Pininfarina, Berasa Spesialnya!

Muhammad Faisal Hadi Putra
Seniat Ini Infinix Garap Note 60 Pro Pininfarina, Berasa Spesialnya!

Uzone.id - Bukan cuma Ultra yang dirancang Pininfarina, Infinix Note 60 Pro pun tampil mahal berkat rancangan dari perusahaan desain legendaris asal Turin, Italia. Buat kalian yang nggak tau, Pininfarina adalah perancang utama di balik mobil-mobil sport ikonik di dunia, termasuk berbagai model Ferrari. 

Infinix Note 60 Pro Pininfarina Edition bisa dibilang jadi Note Series kedua termahal saat ini. Posisinya setelah Infinix Note 60 Ultra yang dibanderol Rp11.999.000, sedangkan Note 60 Pro Pininfarina Edition ini dijual Rp6.999.000.

Pertanyaannya sekarang, kenapa Infinix Note 60 Pro Pininfarina Edition bisa dibanderol lebih mahal Rp1,5 juta dari Note 60 Pro standar? Tim Uzone.id baru saja memegang smartphone edisi spesial nan mewah ini, jadi berikut review singkat kami sekaligus jawaban dari pertanyaan tadi. 

Unboxing Infinix Note 60 Pro Pininfarina Edition


Boks smartphone ini bisa dibilang cukup berbeda dari paket penjualan smartphone Infinix pada umumnya. Edisi khusus ini datang dengan boks besar berwarna hitam, lengkap dengan tekstur seperti kevlar di bagian luar.

Di tengah boks, terpampang logo Infinix Design by Pininfarina, sementara tulisan Note 60 Pro ditempatkan di sisi bawah. Dari kemasannya saja, Infinix memang ingin menegaskan kalau ini bukan sekadar varian warna Torino Black yang baru, melainkan edisi spesial yang punya pendekatan desain berbeda.


Begitu dibuka, nuansa sportscar ala Pininfarina langsung terasa. Bagian dalam boks menggunakan aksen merah yang cukup kontras dengan warna hitam di sisi luar. Rasanya, kombinasi hitam dan merah ini membuat pengalaman unboxing terasa lebih premium.


Isi boksnya juga terbilang lengkap. Di dalam paket penjualan, Infinix menyertakan unit smartphone, kepala charger, kabel USB-C to USB-C, case bening dengan area magnetic, SIM ejector berbentuk mobil sport, dan aksesori wireless charging dengan motif kevlar juga.

Aksennya istimewa 


Balutan warna Torino Black di Infinix Note 60 Pro Pininfarina ini memang bawa kesan yang spesial. Bodi belakangnya menggunakan pola seperti kevlar yang bakalan terlihat mencolok saat terkena cahaya. Kalau boleh bilang, tampilannya racing banget!

Apalagi, Infinix juga membubuhi aksen merah tipis di sekitar modul kamera. Detail ini memang kecil, tapi cukup efektif bikin tampilan belakangnya terasa lebih agresif. Terlebih, modul kameranya dibuat besar dengan permukaan glossy.


Di sisi kanan modul kamera, ada lampu Active Matrix Display yang bisa menampilkan animasi dot matrix. Animasinya bisa kalian sesuaikan, bisa juga untuk menampilkan notifikasi hingga main game. 


Ya, ada mini game yang bisa kalian akses via Matrix MiniPlay. Cara kontrolnya gampang, seperti game Plane Dodge misalnya, game ini bisa digerakkan menggunakan gyroscope. Sementara untuk menembak musuh, tinggal tekan tombol One-Tap atau volume saja. 


Detail Pininfarina juga tersebar di beberapa bagian bodi. Logo Pininfarina terlihat di bingkai bodi samping, sementara beberapa garis antena dan tombol dibuat dengan sentuhan warna yang senada. Tombol power dan volume berada di sisi kanan, dengan tombol power diberi aksen merah kecil yang membuatnya terlihat beda.



Bagian bawah ponsel diisi port USB-C, speaker, mikrofon, dan slot kartu. Sementara di bagian atas, terlihat lubang speaker tambahan dengan tulisan Sound by JBL, yang menandakan sektor audionya ikut mendapat sentuhan khusus.



Secara bentuk, Infinix Note 60 Pro Pininfarina Edition mengusung sasis aluminium yang dibuat flat dengan sudut membulat. Saat digenggam, bodinya terasa cukup solid, walau ukuran layarnya memang besar. 


Bobotnya masih terasa wajar untuk smartphone dengan baterai jumbo 6.500 mAh. Ketebalan smartphone ini hanya 7,4 mm dengan bobot tak lebih dari 202 gram. Adapun, layar bagian depannya diberikan lapisan Gorilla Glass 7i dan smartphone ini juga sudah mengantongi rating IP64 tahan debu dan semprotan air bertekanan rendah.

Layar besar 1.5K AMOLED


Di bagian depan, Infinix Note 60 Pro Pininfarina Edition menggunakan layar AMOLED 6,78 inci beresolusi 1.5K. Layarnya juga sudah mendukung refresh rate 144Hz, jadi transisi antarmuka terasa mulus saat digeser-geser.

Bezelnya cukup tipis untuk kelasnya, dengan punch hole kamera depan di tengah atas. Dari impresi awal, warna layar terlihat tajam dan cukup terang untuk penggunaan indoor maupun saat terkena cahaya langsung. Hal ini berkat tingkat kecerahan maksimalnya pada peak mode yang menembus 4.500 nits.


Smartphone ini juga menjalankan XOS 16 berbasis Android 16. Tampilan antarmukanya disesuaikan untuk edisi Pininfarina ini. Infinix memberikan tema khusus bernuansa hitam-merah yang sesuai dengan desain bodinya.


Tema ini muncul dari wallpaper, ikon aplikasi, sampai widget di home screen. Malah, ketika kalian memotret pun, tersedia watermark khusus Pininfarina. Jadi nuansa edisi spesialnya tidak cuma berhenti di bodi belakang, tapi juga dibawa sampai ke tampilan software.

Snapdragon 7s Gen 4, baterainya jumbo


Untuk dapur pacunya, Infinix Note 60 Pro Pininfarina Edition ditenagai Snapdragon 7s Gen 4 5G. Chipset ini dipadukan dengan RAM LPDDR5 12 GB dan memori internal UFS 2.2 256 GB. Ya, sungguh sangat disayangkan smartphone di kelas Rp6 jutaan justru masih menggunakan UFS 2.2. 

Untuk menopang dayanya, seperti yang kami sebut tadi, Infinix Note 60 Pro Pininfarina Edition ditopang baterai 6.500 mAh yang mendukung fast charging 90W. 

Menariknya, adaptor yang tersedia di dalam boks punya output hingga 100W, jadi pengguna tidak perlu membeli charger tambahan lagi. 


Selain pengisian kabel, Infinix juga menyertakan aksesori wireless charging bermotif carbon fiber di dalam paket penjualan. Case bening bawaannya pun sudah punya area magnetik, sehingga lebih siap dipakai dengan aksesori tersebut.

Di sisi kamera, sebenarnya amat biasa. Kamera utamanya 50 MP dengan OIS memang, tapi hanya bersanding dengan lensa ultrawide dengan sensor 8 MP, tanpa adanya kamera telephoto. Di depan pun, hanya ada kamera selfie 13 MP saja. 

Jadi, kenapa bisa lebih mahal?


Dari pengalaman singkat kami, alasan utama Infinix Note 60 Pro Pininfarina Edition lebih mahal bukan karena peningkatan spesifikasi yang terlalu jauh dari Note 60 Pro standar. Nilai jual terbesarnya justru ada ‘experience’.

Maksudnya, Infinix membuat smartphone ini, dari paket penjualannya, desainnya, hingga aksesori di dalamnya, dibuat lebih niat dari varian standar.

Pertama jelas dari sisi tampilan. Sentuhan Pininfarina di bodi smartphone ini terasa cukup kuat, bukan cuma sekadar menempelkan logo. Pola kevlar, warna Torino Black, aksen merah di modul kamera, sampai logo Pininfarina di bingkai samping, membuatnya terlihat berbeda dari kebanyakan smartphone Infinix.


Paket penjualannya juga lebih komplet dari versi reguler. Di dalam boks, sudah termasuk charger 100W dan kabel USB-C to USB-C berkelir hitam, case bening magnetik, SIM ejector berbentuk mobil sport, sampai aksesori wireless charging bermotif kevlar. 

Namun, di sisi lain, bukan berarti smartphone ini tanpa catatan. Penggunaan memori UFS 2.2 di harga Rp6 jutaan terasa kurang menggigit, apalagi beberapa kompetitor sudah menawarkan storage yang lebih cepat. Konfigurasi kameranya juga bukan yang paling ambisius di kelasnya, karena tidak ada kamera telephoto.

Buat kami, Infinix Note 60 Pro Pininfarina Edition justru memang tidak sepenuhnya menjual spesifikasi mentah. Smartphone ini lebih ditujukan untuk pengguna yang mencari perangkat dengan tampilan beda, paket lengkap, dan punya cerita desain yang lebih menarik dari versi standar.