Gadget

Samsung Rombak Pabriknya Demi Garap Kamera iPhone 18

Muhammad Faisal Hadi Putra
Samsung Rombak Pabriknya Demi Garap Kamera iPhone 18

Uzone.id - Samsung sampai harus menggelontorkan dana sampai USD1,9 miliar atau setara Rp30 triliun, semuanya demi iPhone 18 Series dan generasi berikutnya. Jadi, dana ini dikucurkan untuk merombak total jeroan pabrik semikonduktor mereka yang berlokasi di Austin, Texas, Amerika Serikat (AS).

Samsung berencana memborong peralatan manufaktur chip paling canggih untuk fasilitas pabriknya. Tujuannya satu, agar mereka siap memproduksi sensor gambar CMOS (CIS) tingkat lanjut, yang diyakini merupakan pesanan khusus dari Apple untuk seri iPhone berikutnya.

Laporan ini datang dari Money Today Korea. Dilansir pada Rabu (19/11), kesepakatan bisnis Apple dan Samsung ini kabarnya fokus pada pengembangan sensor kamera ultrawide berukuran 1/2,6 inci.



Sensor ini haruslah canggih, lantaran digadang-gadang bakal jadi daya tarik utama iPhone 18 dan model-model iPhone di masa depan.

Baik Apple dan Samsung masih bungkam soal detail teknisnya, namun rumor ini sudah cukup santer beredar di kalangan industri.

Incar diskon pajak

Dilansir dari Sammobile, investasi Samsung ini bukan cuma mempersiapkan sensor kamera buat iPhone yang akan datang saja, tapi juga hitung-hitungan 'cuan' dari sisi lain. 

Konon, dengan menambah investasi, Samsung berharap bisa kembali mengamankan insentif pajak dari pemerintah setempat. 

Laporannya, Dewan Kota Austin dijadwalkan akan melakukan pemungutan suara untuk menentukan apakah Samsung layak mendapatkan perpanjangan status 'Texas Enterprise Project'.

Jika lampu hijau diberikan, maka pabrik chip Samsung di Austin berhak mendapatkan potongan pajak yang lumayan dari pemerintah negara bagian. 



Sejak beroperasi tahun 1996, Samsung tercatat sudah menanam modal lebih dari USD40 miliar atau lebih dari Rp668 triliun di Texas, terhitung sebagai investasi tunggal terbesar yang pernah diterima di wilayah tersebut. 

Di luar urusan sensor kamera iPhone ini, Samsung juga sebenarnya sedang sibuk merampungkan pabrik chip lainnya di Taylor, Texas. 

Bedanya, pabrik di Taylor punya tugas memproduksi chip 2nm yang jauh lebih rumit, termasuk menangani pesanan chip AI untuk Tesla yang rencananya mulai beroperasi tahun depan.