Samsung: 9 dari 10 Pengguna Galaxy Z Fold7 Doyan Pakai Galaxy AI
Uzone.id - Samsung Indonesia mengungkap bahwa adopsi fitur AI pada smartphone lipat terbaru mereka, Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7, terbilang sangat tinggi, bahkan dibandingkan generasi sebelumnya. Hal ini dijelaskan Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, dalam sesi media yang digelar di Jakarta, Selasa (21/10).
Ilham mengatakan, tingkat adopsi Galaxy AI di foldable phone terbaru Samsung, khususnya Galaxy Fold7, tercatat meningkat dibanding sebelumnya. Pun begitu, penerimaan pada Galaxy Z Fold6 pun sudah sangat baik, mengingat Samsung juga baru mengenalkan teknologi multimodal AI saat itu.
"Waktu Fold6 diluncurkan, sudah ada 85,5 persen pengguna Fold6 itu sudah menggunakan Galaxy AI. Minimal sekali gunakan Circle to Search, Writing Assist, atau Object Eraser," ujar Ilham.
Kini, kata Ilham, adopsi Galaxy AI di smartphone lipat terbaru Samsung menyentuh 87,1 persen.
"Jadi makin tinggi lagi adopsinya, semakin diterima dengan baik oleh konsumen, dan membuat behavior mereka juga berbeda, bukan saja untuk komunikasi tapi juga produktivitas," jelasnya.
Angka lebih dari 87 persen juga tidak hanya mencakup adopsi Galaxy AI saja, tapi juga Gemini. Ilham menyebut, 87,3 persen pengguna foldable phone terbaru Samsung sudah memanfaatkan Gemini dari Google. Bahkan sebagian besar di antaranya sudah menggunakannya pada level harian.
“Ibaratnya 9 dari 10 pengguna Fold7, sudah pernah gunakan Galaxy AI dan juga Gemini,” tutup Ilham.
Samsung Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7 sendiri meluncur di Indonesia pada akhir Juli lalu. Keduanya bawa banyak upgrade, mulai dari desain yang jadi lebih tipis, dapur pacu kian kencang, sistem kamera yang diklaim lebih baik, sampai fitur-fitur AI yang dikemas dalam OS terbaru, One UI 8 berbasis Android 16.
Di Indonesia, Samsung Galaxy Z Fold7 dibanderol mulai Rp28,4 jutaan, sementara Galaxy Z Flip7 dijual mulai Rp17,9 jutaan.