Saling Sikut di Pasar, Apple-Samsung Kompak Bikin Chip untuk iPhone
Uzone.id - Apple dan Samsung saling sikut di pasar smartphone. Namun, baru-baru ini Apple justru menggandeng Samsung untuk memasok komponen krusial yang akan menentukan performa dan daya tahan baterai produk mereka.
Lewat pengumuman baru di situs resminya, Apple menyatakan bahwa Samsung akan menjadi pemasok chip dari pabriknya di Austin, Texas, Amerika Serikat (AS), untuk berbagai produk Apple, tak terkecuali iPhone.
"Apple juga bekerja sama dengan Samsung di pabriknya di Austin, Texas, untuk meluncurkan teknologi baru yang inovatif dalam pembuatan chip, yang belum pernah digunakan sebelumnya di mana pun di dunia," tulis Apple dalam pernyataannya.
“Dengan menghadirkan teknologi ini pertama kali di AS, fasilitas ini akan memasok chip yang mengoptimalkan daya dan kinerja produk Apple, termasuk perangkat iPhone yang dikirimkan ke seluruh dunia,” jelas Apple.
Meski Apple sudah blak-blakan, pihak Samsung sendiri memilih bungkam dan menolak berkomentar.
Namun, seperti dikutip dari Reuters, seorang analis senior dari NH Investment & Securities, Ryu Young-ho, berpendapat ada cerita yang lebih besar di balik pengumuman ini.
Ia mengatakan, ini bukan sekadar soal chip biasa. Menurutnya, langkah ini sangat signifikan karena Samsung akan mengambil alih sebagian produksi sensor kamera yang sebelumnya sepenuhnya dipegang oleh Sony.
"Karena Sony hanya memproduksi sensor tersebut di Jepang, Apple tampaknya ingin melakukan dua hal sekaligus: mengurangi ketergantungan pada satu pemasok dan memindahkan lebih banyak produksinya ke Amerika Serikat," jelas Ryu.
Jadi, meskipun Sony masih merajai pasar sensor kamera kelas atas, langkah Apple ini jelas merupakan strategi untuk tidak terlalu bergantung pada satu mitra saja, dan sekaligus mendukung agenda produksi dalam negeri di AS.
Terlebih, sebelumnya CEO Apple, Tim Cook, telah mengumumkan komitmen investasi tambahan Apple senilai USD100 miliar atau lebih dari Rp1.628 triliun di AS.
Investasi yang jadi bagian dari ‘American Manufacturing Program’ itu membuat Apple untuk membeli lebih banyak komponen dari pemasok lokal, sekaligus meredam ancaman Trump yang bisa saja mengenakan tarif besar pada produk andalan mereka, iPhone.
“Presiden meminta kami memikirkan apa lagi yang bisa kami lakukan. Dan, Bapak Presiden, kami menanggapinya dengan sangat serius,” kata Cook di Gedung Putih, seperti dikutip dari The New York Times.