Digilife

Roadmap AI Nasional Masuk Fase Final, Apa Langkah Selanjutnya?

Aisyah Banowati
Roadmap AI Nasional Masuk Fase Final, Apa Langkah Selanjutnya?

Uzone.id – Nezar Patria, Wamen Komdigi, mengungkapkan bahwa proses Peta Jalan AI Nasional sudah sampai tahap finalisasi.

“Sudah finalisasi seperti yang sudah disampaikan di kesempatan yang lalu. Kita sudah finalisasi draft peta jalan AI nasional yang nantinya akan menjadi peraturan presidennya,” ungkap Nezar Patria saat bertemu di kantor Komdigi, Jumat (17/10).

Lebih lanjut, Nezar juga mengungkapkan bahwa Komdigi juga tengah menyiapkan peraturan terkait keamanan penggunaan AI.

“Lalu juga kita memasukkan satu peraturan presiden yang lain, terkait dengan Peta Jalan AI nasional ini, yaitu tentang keamanan dan keselamatan pengembangan dan penggunaan AI," lanjutnya.



Nezar juga menyebutkan bahwa draft Peta Jalan AI diperkirakan rampung bulan ini. Jika prosesnya selesai, Peta Jalan AI diharapkan dapat selesai di akhir tahun.

“Kalau prosesnya sudah selesai, saya kira sekurang-kurangnya kita berharap tahun ini bisa selesai. Bulan ini draftnya selesai, tapi kan ada proses lain. Karena setiap peraturan itu kan ada proses harmonisasi dan yang lain dilihat agar dia tidak overlap dengan peraturan-peraturan yang lain,” jelas Nezar.

Lebih lanjut Nezar menjelaskan jika prinsip utama Peta Jalan AI yang tengah dipersiapkan Komdigi menekankan pada keseimbangan antara inovasi dan memberikan perlindungan terhadap potensi risiko.

“Detailnya kalau sudah final, tapi kurang lebih di dalam peta jalan AI ini kita membuat kesimbangan antara inovasi-inovasi yang dilakukan dengan juga proteksi terhadap risiko-risiko yang akan terjadi. Spiritnya itu, atau kita maksimalkan manfaatnya dari artificial intelligence ini, kita minimalkan risiko-risiko yang muncul," ungkap Nezar.



Melalui Peta Jalan AI ini, banyak hal disasar, terutama untuk mengidentifikasi kontribusi AI pada inovasi di sektor-sektor prioritas nasional. Termasuk sektor kesehatan, pendidikan, keuangan, dan transportasi.

“Termasuk juga prinsip-prinsip yang harus diadopsi, misalnya akuntabilitas, lalu transparansi, lalu juga soal hak cipta ya untuk sejumlah industri kreatif yang memakai artificial intelligence ini, dan dampaknya untuk para kreator yang ada di belakangnya,” ungkap Nezar.

Dalam penyusunannya, Komdigi telah melibatkan lebih dari 400 pemangku kepentingan dari berbagai sektor dalam 21 kali diskusi sebelum mencapai tahap finalisasi draft.

“Jadi kita coba merangkum semua aspirasi yang muncul dari stakeholders, kita tahu semua, lebih dari 400 ya, partisipan yang hadir di dalam rapat-rapat yang dibuat di Komdigi, dan ada 21 kali diskusi sampai dengan finalisasi draft peta jalan AI nasional ini,” tutup Nezar.