Review Vespa Sprint Tech: Bawa Fitur Baru tapi Bukan Paling Canggih
Uzone.id - Vespa Sprint Tech menjadi produk merek asal Italia di kelas 150 cc yang paling canggih saat ini. Namun ubahan yang terjadi sebenarnya tidak menunjukkan kalau Vespa menjadi merek motor yang paling canggih saat ini.
Uzone.id berkesempatan melakukan review terhadap Vespa Sprint Tech yang diluncurkan pada tahun 2025 ini. Skuter Italia tersebut mendapatkan pembaruan dari segi fitur seperti panel meter digital TFT dan smart key.
Dengan adanya fitur-fitur baru, gimana rasanya berkendara menggunakan Vespa Sprint Tech?
Desain yang belum berubah
Kita bahas desainnya dulu, Vespa Sprint Tech secara garis besar masih sama seperti Sprint ataupun Sprint S. Perbedaan hanya terdapat pada detailnya saja, seperti adanya ornamen hijau di pinggir tebeng dan kisi-kisi di bawah dasi.
Vespa Sprint Tech juga mendapatkan sedikit grafis pada bagian tepong kanan dan kirinya yang membuatnya tampil beda dengan varian Sprint lain.
Namun Sprint tetaplah Sprint, lampu heksagonal, lekuka body yang sama dengan Primavera, hingga lampu belakang kotak yang masih sama.
Desain Vespa Sprint masih terus dipertahankan oleh Piaggio sejak beberapa tahun lalu, bisa dibilang cukup lama merek asal Italia ini tidak melakukan ubahan total pada produk-produk motornya.
Di bagian kaki-kaki pun konfigurasinya masih sama, single shock breaker di depan dan belakang, pelek 12 inci, dan rem cakram tunggal.
Perbedaan di kaki-kaki hanya desain pelek yang kini tampil lebih modis dan sporty dibandingkan dengan bentuk palang dari pelek sebelumnya.
Performa masih sama
Kalau berbicara performa, Vespa Sprint Tech masih mengusung dapur pacu yang sama dengan varian-varian sebelumnya yakni 1-silinder, 155 cc, 4-langkah, 3-katup, berteknologi i-get, dan pendingin udara.
Tenaganya tidak terlalu spesial, karena Vespa Sprint Tech dan varian sebelumnya hanya mampu menghasilkan tenaga 8,9 kW atau setara 12,1 dk di 7.250 rpm dan torsi 12,7 Nm di 5.750 rpm.
Dengan bekal tersebut tentu penggunanya tidak bisa jumawa menggunakan Vespa Sprint Tech meskipun kapasitas mesin 155 cc.
Namun Vespa memang bukan dibuat untuk adu kencang, skuter Italia ini lebih menawarkan sisi gaya yang lebih tinggi dibandingkan motor matic lain.
Oleh karenanya, impresi berkendara Vespa Sprint Tech tentu masi sama dengan varian-varian sebelumnya.
Seperti respon throttle atau gas Vespa Sprint Tech yang terasa responsif di putaran bawah, yang bisa dirasakan saat motor mulai melaju dari posisi berhenti.
Karena tenaga yang dihasilkan tidak terlalu spesial, membuat putaran atas Vespa Sprint Tech memang terasa cukup loyo, bahkan sulit mencapai kecepatan tertinggi.
Menariknya, secara konsumsi bahan bakar Vespa Sprint Tech bisa tembus 40,2 km/liter dengan gaya berkendara normal, alias bukan irit-iritan.
Angka ini cukup menarik, mengingat Vespa dikenal dengan konsumsi bahan bakarnya yang boros.
Fitur baru yang biasa aja
Vespa Sprint Tech memang mendapatkan fitur baru seperti panel meter TFT full color dan smart key system yang memudahkan pengguna untuk mengoperasikan motor.
Namun jika dilihat, di tahun 2025 ini sudah banyak motor matic di kelas 150 cc yang sudah menggunakan fitur-fitur ini, sebut saja New Honda PCX 160, Yamaha Nmax Turbo, dan Yamaha Aerox Alpha.
Bahkan ketiga motor Jepang tersebut, sudah mendapatkan fitur yang dianggap canggih bagi Vespa di tahun 2025, sejak beberapa tahun lalu.
Sebenarnya Vespa memang memiliki fitur tersebut cukup lama, bisa dibilang tidak terlalu tertinggal dengan pabrikan lainnya.
Seperti Vespa GTS 300 Super Tech yang sudah menggunakan smart key system dan panel meter digital TFT full color sejak tahun 2019.
Hanya saja, fitur tersebut diturunkan ke segmen 150 cc cukup terlambat dibandingkan pabrikan lainnya.
Kesimpulan
Jika ingin mencari fitur canggih atau performa tinggi pada sebuah motor matic, tampaknya Vespa bukan pilihan yang tepat.
Namun jika Anda mengenal sejarah Vespa yang panjang, menginginkan motor dengan tampilan yang berkarakter, hingga kendaraan yang bisa membawa kesenangan saat mengendarainya, mungkin Vespa Sprint Tech bisa menjadi jawabannya.
Apalagi dengan harga jual Vespa Sprint Tech yang mencapai Rp66 juta untuk on the road Jakarta, tentu skuter Italia ini bukan pilihan bagi kaum mendang-mending.