Gadget

Review Tecno Spark 40 Pro+: Jual Fitur, Bukan Sekadar Performa

Muhammad Faisal Hadi Putra
Review Tecno Spark 40 Pro+: Jual Fitur, Bukan Sekadar Performa

Uzone.id - HP Android harga Rp2 jutaan memang banyak banget opsinya. Saking banyaknya, merek-merek pun harus memutar otak agar perangkatnya bisa memikat konsumen di Indonesia yang kebanyakan inginnya 'fitur yang lengkap di harga semiring mungkin'. Tecno misalnya, lewat Spark 40 Pro+ yang saat ini dibanderol mulai Rp2,5 jutaan. 

Tecno Spark 40 Pro+ bisa dibilang jadi salah satu HP Android Rp2 jutaan yang menarik. Bukan saja bodi tipis yang jadi kelebihan utamanya, tapi ponsel ini juga tawarkan fitur-fitur yang umumnya lengkap pada smartphone kelas high-end hingga flagship

Kami sudah menggunakan Tecno Spark 40 Pro+ sebagai perangkat daily, dan begini review lengkap kami.



Tipis, dilapisi Gorilla Glass 7i


Menggenggam ponsel ini, sejujurnya tidak seperti menggunakan smartphone harga Rp2 jutaan pada umumnya. Kesan premiumnya dapet, dan sensasinya amat-sangat jauh berbeda dengan Spark 40 Pro versi biasa dengan layar datarnya. 

Varian Plus ini mengusung layar melengkung di tepian kiri dan kanannya. Buat kalian masih biasa saja? Hal lain yang buat kami terasa flagship adalah bodinya yang begitu ramping dan juga ringan. 

Ketebalan ponsel ini cuma 6,5 mm. Memang belum setipis Samsung Galaxy S25 Edge atau iPhone Air, tapi yang sulit dipercaya adalah kapasitas baterai yang disematkan di dalamnya yang mencapai 5.200 mAh. Dengan baterai yang lebih besar, bobotnya bahkan lebih ringan dari duo smartphone flagship tadi (163 gram dan 165 gram).


Tapi, jangan keterlaluan berharap soal kualitas dari smartphone ini secara keseluruhan. Ponsel ini tak dibuat pakai material metal atau aluminium, hanya plastik pada sasis dan penutup belakangnya. Cuma, build quality-nya tetap terasa solid dan kokoh. 

Tidak ada kesan kopong atau ringkih saat diketuk. Unit Tecno Spark 40 Pro+ yang kami review berwarna Nebula Black dengan finishing matte yang halus dan tidak mudah kotor oleh bekas sidik jari. Dan yang menarik, Tecno juga sediakan warna Tundra Green dengan tekstur kulit vegan yang lebih mantap dipegang.

Satu hal lainnya yang menarik, yakni softcase bawaan yang Tecno sertakan dalam paket pembelian. Softcase berwarna gelap ini punya area magnetic di belakangnya. Ya, Tecno Spark 40 Pro+ juga sudah dukung wireless charging, fitur yang umumnya diusung oleh smartphone flagship


Masih di bagian belakang, Tecno juga gak ikut-ikutan dalam mengadopsi ‘kamera heboh’ di bagian belakang. Tampilan belakangnya lebih elegan dan minimalis, tiga buah lingkaran kamera disusun vertikal dalam modul dengan aksen metalik.


Tunggu, ada tiga kamera?” Nggak kok, hanya ada satu kamera fungsional saja, yakni sensor 50 MP sebagai kamera utama. Sementara dua lingkaran lainnya diisi oleh lensa auxiliary dan IR Blaster. Buat kami, ini penempatan yang cerdik, ketimbang ada ‘lingkaran palsu’ yang nyatanya cuma untuk penulisan spesifikasi sensor kamera saja.

Di depan, layar melengkungnya bikin visual terasa lebih lapang. Layarnya AMOLED seluas 6,78 inci dengan resolusi 1.224 x 2.720 piksel dan kerapatan piksel 440 ppi, serta sudah mendukung refresh rate 144Hz. Layar HP Rp2 jutaan ini juga memiliki jangkauan 1 miliar warna atau 10-bit. 


Layar yang kelihatan bezel-less ini diproteksi oleh lapisan kaca Gorilla Glass 7i, lapisan kaca yang bahkan diadopsi oleh Xiaomi 15T dan 15T Pro. Serta, Tecno Spark 40 Pro+ sudah mengantongi rating IP64 untuk ketahanan terhadap cipratan air dan debu.



Gak nyangka, AI selengkap ini


Nah, ini hal spesial lainnya dari Tecno Spark 40 Pro+. Kapan lagi ada smartphone di rentang harga semurah ini, dilengkapi dengan banyak fitur berbasis AI. FIturnya lengkap, gak sekadar AI Eraser saja untuk hapus objek yang tidak diinginkan dalam gambar saja, tapi lebih dari itu. 

Berjalan di HiOS versi 15.1 berbasis Android 15, Tecno Spark 40 Pro+ mendukung AI Image Extender untuk memperluas gambar hingga 40 persen dari sebelumnya. Untuk menaikkan detailnya, AI Sharpness Plus juga bisa dimanfaatkan oleh pengguna. Semuanya berbasis AI generatif, dan wajib terhubung ke koneksi internet yang stabil.


Sementara untuk kebutuhan produktivitas, ada Ask Ella berbasis Deepseek. Pengguna dapat meminta AI untuk merangkum isi web, membuatkan jadwal, memulai navigasi, mencari informasi, dan sebagainya. Hadir juga Gemini dan Circle to Search di Tecno Spark 40 Pro+.

Selain itu, ada AI Writing yang dapat membuat teks, mengecek ada kesalahan atau tidak pada tulisan, dan menyimpulkan tulisan secara otomatis. AI Translate juga hadir, mendukung sampai 136 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia. 


Belum lagi dengan hadirnya fitu AI ala-ala Sketch to Image, memungkinkan kalian menggambar apapun, dan AI akan memoles hasilnya. Ada beberapa model gambar yang juga tersedia, fitur yang tergolong mewah di kelasnya. 


Lalu, ada AI Call Noise Cancellation untuk meredam suara bising saat melakukan panggilan telepon, dan AI Call Translation yang akan sangat bermanfaat bila harus melakukan panggilan telepon lintas bahasa. 

Dan terakhir, ada FreeLink, memungkinkan pengguna untuk melakukan panggilan telepon ke sesama pengguna Tecno (atau ponsel dengan dukungan FreeLink), walau sedang tidak terhubung ke jaringan selular sama sekali. 

Bicara sistem operasi, Tecno memberikan jaminan pembaruan sistem operasi hingga 2 tahun, baik versi OS dan juga keamanannya.



Performa standar, punya wireless charging


Tecno boleh bangga jadi yang pertama benamkan Helio G200 pada ponselnya secara global, lewat Spark 40 Pro+. Ini memang chip yang baru, tapi berasa masih sama dengan Helio G100 maupun G99 sekalipun. 

Sebab, di atas kertas, tidak ada upgrade signifikan. Masih gunakan fabrikasi 6nm, dan secara spesifikasi CPU pun, konfigurasinya masih identik dengan pendahulunya.

Helio G200 menggunakan dua performance-core Cortex-A76 (2,2 GHz) dan enam efficiency-core Cortex-A55 (2,0 GHz). Peningkatan utama justru terletak pada GPU Mali-G57 MC2 yang kini memiliki clock-speed sedikit lebih tinggi di 1,1 GHz, menjanjikan performa grafis yang sedikit lebih baik.

Chipset ini dipadukan dengan RAM LPDDR4X sebesar 8 GB dan pilihan memori internal 128 GB atau 256 GB. Sayangnya, tidak ada slot microSD untuk ekspansi. 

Lantaran kurang lebih sama seperti G99 atau G100, maka jangan berharap performa sekencang ponsel high-end, standar saja. Toh, sudah dapat 'bonus' banyak di sektor desain dan AI, kan? 

Beberapa tes sintetis sudah kami lakukan, berikut hasilnya:

  • AnTuTu v11: 569.680 poin
  • PCMark: 10.843 poin
  • 3DMark WIld Life Stress Test: 1.367 poin (best loop), 1.361 poin (lowest loop), stability: 99,6 persen

Helio G200 pada smartphone ini hampir setara seperti sebelumnya. Untuk penggunaan sehari-hari seperti media sosial, browsing, dan multitasking, ponsel ini terasa lancar dan responsif. 


Sedangkan untuk bermain game, chip ini masih sanggup menjalankan judul-judul populer dengan pengaturan grafis yang disesuaikan. Terlihat pada 3DMark, dimana chip ini cuma sanggup menyentuh 10 FPS pada titik tertinggi, walau kinerja grafisnya stabil.

Nilai jual utamanya memang bukan pada sektor prosesor, melainkan pada teknologi pengisian dayanya. Memang, seperti yang kami tulis di awal, Tecno berhasil menjejalkan baterai 5.200 mAh pada bodi yang super tipis. 

Baterai dengan kapasitas yang besar ini menyuguhkan waktu pemakaian hingga 13 jam, berdasarkan pengujian kami dengan aplikasi PCMark. 


Ditambah, baterai ini bisa diisi menggunakan fast charging 45W via kabel, memungkinkan pengisian hingga penuh cuma dalam waktu sekitar 50 menit. Dan yang sangat jarang di kelasnya, Tecno Spark 40 Pro+ juga sudah mendukung wireless charging 30W.

Ngecasnya bisa melalui pad wireless, atau seperti pada iPhone, ada MagSafe (magnetic charging) dengan menggunakan softcase dalam paket pembelian. 

Ponsel ini juga bisa berfungsi sebagai powerbank darurat melalui fitur reverse charging, baik via kabel (10W) maupun nirkabel (5W). Fitur-fitur lain seperti Bypass Charging untuk mengisi daya langsung ke mesin saat main game agar tidak panas dan Charging Protection untuk membatasi pengisian hingga 80 persen untuk kesehatan baterai, turut disematkan.



Ajib juga kualitas kameranya!


Di belakang cuma satu kamera 50 MP saja dengan sensor Hynix HI5022Q. Bukaan lensanya tergolong besar, yang berarti lebih sensitif terhadap cahaya, yakni f/1.6. 

Sensor ini sudah dilengkapi dengan Phase Detection Autofocus (PDAF) untuk penguncian fokus yang cepat. Cuma yang agak disayangkan (boleh dong ngarep lebih), belum ada OIS (optical image stabilization) di sini, jadi  perlu sedikit lebih stabil saat memotret atau merekam video untuk hasil yang maksimal.

Beralih ke depan, ada kamera selfie 13 MP dengan sensor GalaxyCore GC13A0. Sudah pasti lensanya berjenis fixed focus, meski secara resolusi sudah cukup untuk kebutuhan swafoto. 

Satu hal yang menarik dan jarang ditemui adalah kehadiran dua buah lampu LED di bezel kiri atas. Keduanya berfungsi sebagai flash untuk membantu pencahayaan saat mengambil selfie di kondisi gelap.


Membawa sensor 50 MP sebagai kamera utama, dengan bukaan lensa yang besar pula, Tecno Spark 40 Pro+ mampu mengambil gambar dengan kualitas maksimal di kondisi cahaya yang melimpah. Kemampuan kameranya dalam menangkap detail dan mengolah gambar, patut diacungi jempol untuk kelas harganya.

Saat memotret lanskap perkotaan, kameranya mampu mereproduksi detail dengan sangat baik. Lihat saja foto gedung-gedung tinggi dan stasiun kereta, dari tekstur bangunan, dedaunan pohon, hingga detail kecil di kejauhan, dapat ditangkap dengan jelas.

Sementara reproduksi warnanya cenderung vibrant, namun tidak berlebihan. Warna biru langit dan hijau pepohonan masih enak dipandang.

Tecno Spark 40 Pro+ juga memiliki kemampuan dynamic range yang oke. Sistem pencitraannya berhasil menyeimbangkan area dengan pencahayaan kontras, seperti antara langit yang terang dengan area bayangan yang lebih gelap di bawah jembatan atau di sisi gedung. 

Hasilnya, tidak ada detail yang hilang, langit tidak terlihat overexposed atau terlalu putih dan objek di area gelap juga tetap terlihat jelas.

Nah, keunggulan bukaan lensa f/1.6 dapat dimanfaatkan untuk memotret objek dari jarak lumayan dekat. Memotret action figure misalnya, bukaan yang besar akan secara otomatis menciptakaan efek depth of fielf yang semput, menghasilkan latar belakang yang blur dengan halus dan natural.

Kamera utama Tecno Spark 40 Pro+ juga mampu melakukan perbesaran 2x dengan hasil yang juga bagus, bila didukung oleh cahaya yang pas. 

Kamera ini berhasil menjaga detail-detail penting dengan baik. Meski, karena perbesarannya mengandalkan in-sensor zoom atau perbesaran digital dari sensor utamanya, maka ada sedikit penurunan detail bila diperhatikan lebih seksama. 

Detailnya jadi agak halus bila dibandingkan hasil 1x zoom. Namun, tetap saja masih jauh dari kata ‘pecah’. Pun dengan kualitas warnanya yang 11-12 dengan bidikan normalnya. 

Untuk kamera depan, ternyata mampu menangkap detail wajah dengan baik, mulai dari tekstur kulit hingga helai rambut, tanpa ada kesan penajaman yang berlebihan. Warnanya pun tetap natural, plus penanganan rentang dinamis yang juga bagus.

Terlihat dari eksposur wajah yang tetap optimal, tanpa mengorbankan detail di latar belakang. Gedung dan langit di latar belakang tetap kelihatan jelas, kan?



Kesimpulan


Untuk harganya yang cuma Rp2,5 juta, Tecno Spark 40 Pro+ menawarkan paket fitur yang lengkap. Nilai jual utama ponsel ini memang bukan performa mentah—kurang pas bila kalian masih memandang skor AnTuTu sebagai acuan sebelum membeli smartphone

Tapi, smartphone ini menawarkan pengalaman penggunaan yang terasa premium. Mulai dari desainnya yang super tipis dan ringan dengan layar AMOLED melengkung, kehadiran fitur AI yang melimpah, hingga teknologi pengisian daya super lengkap—termasuk wireless dan reverse charging—semuanya adalah fitur yang umumnya ditemukan pada ponsel dengan harga dua hingga tiga kali lipat lebih mahal.

Tentu, seperti yang kami bilang, performa bukan jadi kelebihan utama ponsel ini, malah bisa dibilang menjadi sebuah kompromi yang harus kalian terima. Namun, ‘kekurangan’ ini seakan terbayar lunas oleh kualitas kamera yang bisa disebut andal pada kondisi cahaya yang ideal. 

Pada akhirnya, Tecno Spark 40 Pro+ bisa dijadikan pilihan masuk akal, bila kalian yang perlu smartphone Rp2 jutaan dengan ketersediaan fitur keseluruhan yang lengkap, semuanya buat menunjang gaya hidup digital kalian sehari-hari.