Gadget

Review Nothing Ear (3a): Spatial Audio dan ANC-nya Jempolan

Muhammad Faisal Hadi Putra
Review Nothing Ear (3a): Spatial Audio dan ANC-nya Jempolan

Highlight Artikel

  • Nothing Ear (3a) resmi meluncur di Indonesia dengan harga Rp1.699.000 dengan desain semi-transparan yang ikonik.
  • Dilengkapi teknologi audio mumpuni seperti Static Spatial Audio dan Wideband Active Noise Cancellation (ANC) hingga 45 dB.
  • Menggunakan driver dinamis 12 mm dengan sertifikasi Hi-Res Audio Wireless dan dukungan codec LDAC untuk resolusi tinggi.
  • Kualitas material plastik pada wadah pengisi daya dinilai kurang premium dan rentan tergores untuk kelas harganya.

Uzone.id - Nothing Ear (3a) bukan sekadar mengadopsi desain transparan yang menurut saya agak sulit untuk disamakan—menjadi ciri khas brand ini, tapi juga kualitas audionya yang secara keseluruhan benar-benar mengagumkan. 

Info saja, TWS terbaru Nothing ini sudah dijual di Indonesia dengan harga Rp1.699.000. Nothing Ear (3a) bawa sejumlah fitur, dua di antaranya yang sukses bikin ear-gasm adalah Spatial Audio dan Active Noise Cancellation (ANC). 

Berikut ini pengalaman saya saat mencoba Nothing Ear (3a).

Desain transparannya emang ikonik


Ciri khas produk Nothing adalah desainnya yang dibuat semi-transparan. TWS Nothing Ear (3a) juga menerapkan desain ikonik ini—bahkan bukan cuma charging case-nya saja, masing-masing earbuds-nya pun dibuat transparan. 

TWS ini tersedia dalam empat opsi warna, ada Pink, Black, Yellow, dan White. Nothing Ear (3a) yang saya coba berwarna Yellow, dan sesuai namanya, warna kuning terang mendominasi bagian dalam charging case-nya yang bisa dibilang mirip kotak obat. Warna eye-catching ini juga membalut ear tips.


Warna ini nyentrik, tapi masih aman dan pas buat dipadupadankan dengan outfit apapun. Meski, kalau mau netral dan warnanya ‘aman’ sih, ada varian Black dan White yang bisa kalian beli.

Membuka charging case-nya, Nothing menyematkan tiga lampu LED yang menampilkan status pengecasan, baterai, hingga proses pairing melalui pola cahaya yang berbeda. 

Satu kurangnya menurut kami, dan ini juga masih sama dengan Nothing Ear lainnya dengan desain transparan yang sama. Material plastiknya rasanya kurang berkualitas, seperti gampang baret dan goyang ketika dibuka. Jujur, kekurangan ini tak semestinya terjadi pada TWS harga Rp1,6 jutaan.


Bicara desain earbuds-nya, Nothing masih mengadopsi model bertangkai. Lapisan transparan pada bagian tangkai memperlihatkan sebagian komponen di dalamnya, sedangkan panel berwarna hitam menampilkan tulisan ‘ear (3a)’ dengan gaya dot matrix khas Nothing.

Nothing menggunakan penanda warna supaya kedua earbuds lebih mudah dibedakan. Warna merah menandakan sisi kanan, sedangkan warna putih untuk sisi kiri.


Kontrolnya pun masih menggunakan gestur pinch atau cubit pada bagian tangkainya. Misal, satu kali cubit untuk memutar atau menghentikan musik, dua kali untuk mengganti lagu, sedangkan cubit dan tahan bisa dipakai untuk berpindah antara ANC dan Transparency Mode. Kontrolnya sendiri masih dapat diubah melalui aplikasi Nothing X. 

Soal kualitasnya, Nothing Ear (3a) sudah mengantongi rating IP54. Itu berarti, TWS ini punya perlindungan terhadap debu dan percikan air, jadi masih aman dipakai pas berolahraga atau ketika terkena gerimis ringan.

Spatial Audio dan ANC-nya spesial


Salah satu fitur yang saya suka dari Nothing Ear (3a) adalah Spatial Audio, fitur yang membuat ‘ruang audio’ yang didengar terasa lebih luas. Keluaran audionya juga seperti tak cuma terdengar dari sisi kiri dan kanan telinga saja.

Saat digunakan untuk mendengarkan musik, vokal terasa berada di bagian tengah, sementara instrumen lainnya seperti menyebar di sekeliling kepala. Untuk beberapa musik, terutama yang agak keras (tergantung setelan volume), akan memberikan efek suara seperti bergema. 

Beda hal ketika Spatial Audio dimatikan, karena keluaran suaranya langsung terasa lebih bulat. 

Cuma sebagai catatan, fitur Spatial Audio ini bukan berbasis head tracking, melainkan Static Spatial Audio. Jadi, arah suara tidak ikut berubah saat kepala digerakkan. Namun untuk TWS di rentang harga Rp1 jutaan, efek ruang yang diberikan sudah terasa spesial.

Untuk menunjang kualitas suaranya, Nothing Ear (3a) dibekali dynamic driver berukuran 12 mm. TWS ini sudah mengantongi sertifikasi Hi-Res Audio Wireless serta mendukung codec LDAC untuk mengalirkan audio dengan kualitas lebih tinggi dari perangkat yang kompatibel.


Selain Spatial Audio, kemampuan ANC pada Nothing Ear (3a) juga asyik banget buat yang pengin ‘menyendiri’ saat berada tempat atau transportasi umum. Nothing membekali TWS ini dengan Wideband Active Noise Cancellation yang diklaim mampu meredam suara hingga 45 dB.

Melalui aplikasi Nothing X, tingkat ANC dapat diatur ke Low, Mid, High, atau Adaptive. Mode terakhir akan menyesuaikan tingkat peredaman berdasarkan kondisi suara di sekitar pengguna.

Selama dicoba, saya lebih sering menggunakan pengaturan High. Asli deh, suara dari luar dapat diredam dengan sangat baik, sehingga musik yang didengarkan terasa lebih jelas tanpa perlu menaikkan volume terlalu tinggi. Suara di sekitar memang tidak hilang sepenuhnya, tapi berbagai suara latar dapat diredam dengan begitu baik oleh sistem ANC TWS ini.

Cuma, jangan sering-sering mengaktifkan ANC apalagi mode High juga. Saya saranin, perlu ‘awas’ juga dengan lingkungan sekitar. Makanya, ada fitur Transparency Mode. Fitur ini mengalirkan suara dari luar melalui mikrofon, sehingga pengguna tak perlu melepas earbuds ketika berbicara dengan orang lain atau sedang berjalan di tempat umum.

Setelan audionya lengkap


Di aplikasi Nothing X, ada beberapa fitur yang bisa diakses untuk memaksimalkan pengalaman selama pakai Nothing Ear (3a). 

Di aplikasi ini, bukan sekadar mengatur ANC atau mengaktifkan Spatial Audio, tapi bisa juga mengubah karakter suara melalui menu Equalizer. Ada tiga opsi, Simple, Advanced, dan Explore. 

Di mode Simple, pilihannya standar saja, seperti Balanced, More Bass, More Treble, Voice, serta Custom. Sedangkan di bagian Advanced, terdapat delapan kanal frekuensi yang dapat diubah satu per satu. 

Sementara menu Explore berisi beberapa profil EQ yang sudah disetel oleh Nothing, seperti Pop, Passionate Rock, Soft Atmosphere, dan Classical Hall. Tinggal download profil EQ yang diinginkan, kemudian terapkan dan bisa disesuaikan di menu Advanced.


Ada pula Low Lag Mode untuk menekan latensi ketika bermain game atau menonton video. Nothing Ear (3a) juga mendukung Dual Connection, sehingga dapat terhubung ke dua perangkat dan berpindah koneksi tanpa harus melakukan pairing ulang.

Fitur lainnya termasuk in-ear detection yang otomatis menghentikan musik ketika earbuds dilepas, ear tip fit test untuk memeriksa kecocokan ukuran ear tips, hingga Find My Earbuds buat membantu mencari perangkat ketika terselip.


Ada lagi fitur yang menarik, namanya Audio Snapshot. Fitur ini bisa merekam audio yang sedang diputar tanpa perlu membuka smartphone. Rentang rekamannya bisa sampai 60 detik, disimpan langsung di memori internalnya yang sebesar 32 MB.

Selain Audio Snapshot, Nothing Ear (3a) dapat digunakan untuk merekam percakapan telepon atau rapat hingga dua jam. Hasil rekamannya kemudian disinkronkan ke aplikasi Nothing X untuk diputar kembali, dibagikan, atau diubah menjadi transkrip. Namun, hal ini perlu menggunakan aplikasi Nothing X versi Pro—mendapatkan 3 bulan gratis untuk pembeli Nothing Ear (3a).

Kesimpulan


Nothing Ear (3a) bukan cuma menarik karena desain transparannya yang ikonik. Setelah dipakai beberapa waktu, kualitas suara dan ANC-nya memang jempolan. Spatial Audio bikin musik terasa lebih hidup dan luas, sementara ANC-nya cukup ampuh buat bikin saya lebih fokus saat lagi di tempat ramai.

Memang, kualitas material charging case-nya masih jadi catatan karena terasa kurang premium untuk harga Rp1,6 jutaan. Tapi di luar itu, Nothing Ear (3a) jadi salah satu TWS yang menyenangkan untuk dipakai harian.

FAQ Artikel

Berapa harga resmi Nothing Ear (3a) di Indonesia?

Nothing Ear (3a) dijual secara resmi di Indonesia dengan harga Rp1.699.000.

Apa saja pilihan warna yang tersedia untuk Nothing Ear (3a)?

TWS ini tersedia dalam empat pilihan warna, yaitu Pink, Black, Yellow, dan White.

Apakah Nothing Ear (3a) memiliki sertifikasi ketahanan air?

Ya, Nothing Ear (3a) sudah mengantongi rating IP54 yang membuatnya tahan terhadap debu dan percikan air ringan.

Apakah fitur Spatial Audio pada Nothing Ear (3a) mendukung pelacakan kepala?

Tidak, fitur Spatial Audio pada TWS ini merupakan Static Spatial Audio, sehingga arah suara tidak mengikuti pergerakan kepala.