Automotive

Review Indomobil eMotor Tyranno: Tampilan Unik, Banyak yang Ngelirik

Brian Priambudi
Review Indomobil eMotor Tyranno: Tampilan Unik, Banyak yang Ngelirik

Uzone.id - Indomobil eMotor Tyranno menjadi salah satu pilihan motor listrik bagi yang menginginkan tampilan unik. Motor ini memiliki desain bergaya petualang yang berbeda dari yang tersedia di pasaran, gimana ulasannya?

Indomobil eMotor Tyranno sudah diluncurkan sejak pertengahan tahun 2025 ini sebagai model kedua dari merek lokal tersebut, menyusul kakaknya Adora.

Secara spesifikasi Indomobil eMotor membekali Tyranno dengan baterai lithium 2,45 kWh yang diklaim mampu membuatnya melaju hingga 110 kilometer dalam satu kali pengeisian daya.

Baterai tersebut menyuplai daya ke motor listrik berkekuatan 3kW dan torsi 180 Nm. Dengan bekal ini, Indomobil eMotor Tyranno bisa melaju hingga kecepatan 80 km/jam.

Uzone.id pun mendapatkan kesempatan untuk mengetes motor listrik ini selama beberapa hari, ini beberapa hal yang bisa kami catat sebagai ulasan.





Desain unik bikin orang melirik

Desain Indomobil eMotor Tyranno memang terbilang unik, sekilas motor ini mirip dengan Yamaha BWS125 yang diluncurkan di Taiwan.

Dari wajah depannya, Indomobil eMotor Tyranno punya bodi serba kotak yang ditanamkan dua lampu utama berbentuk persegi dengan ujung yang lebih halus.

Lampu utamanya sudah menggunakan LED projektor yang dikelilingi DRL kecil pada masing-masing sisinya. Sementar aitu di bagian samping juga terdapat DRL yang bisa beralih fungsi menjadi lampu sein dengan tampilan running.



Sementara lampu sein utamanya digantungkan di kanan kiri setang, tepatnya di bawah tuas rem.

Indomobil eMotor Tyranno juga dilengkapi 'Exo-Armor', ini adalah komponen panel besi yang memberikan perlindungan lebih pada body motor maupun pengendara.

Menurut Indomobil eMotor, perlindungan ekstra ini merupakan fitur yang tidak bisa diabaikan dari sebuah kendaraan, terlebih bagi motor yang dirancang untuk bisa melintasi berbagai medan.

Dengan tampilan tersebut, tak heran Indomobil eMotor Tyranno punya keunikan tersendiri yang tidak dimiliki motor lain di Indonesia. Sehingga banyak mencuri perhatian pengguna jalan lain.





Performa kencang bisa, irit bisa

Menyoal performa, Indomobil eMotor Tyranno tentunya punya akselerasi instan khas kendaraan elektrifikasi murni. Tarikan awalnya cukup agresif yang mungkin bisa membuat kaget bagi pengendara motor listrik pemula.

Untungnya Indomobil eMotor memberikan tiga pilihan mode berkendara yang bisa dipilih sesuai kebutuhan yakni Eco, Comfort, dan Sport.

Pada mode Eco, jambakan torsi tidak terlalu besar sehingga ramah bagi pengguna motor listrik pemula. Mode ini juga membatasi kecepatan hanya di 35 km/jam saja.

Kemudian di mode Comfort, akselerasi menjadi lebih ringan tanpa mengurangi kenyamanan dan masih ramah bagi pengguna pemula. Mode ini dibatasi kecepatannya hanya sampai 55 km/jam saja.



Sementara mode Sport, torsinya terasa agresif dan mudah untuk mencapai kecepatan tinggi. Bagi yang belum terbiasa tentu tak bisa sembarangan membuka tuas gas pada mode ini, kecepatan maksimalnya pun mencapai 80 km/jam.

Selama pengetesan Uzone.id, mode Eco bisa diandalkan untuk irit daya saat berada di kawasan pemukiman. Mengingat kawasan seperti ini tidak bisa memacu kendaraan hingga kecepatan tinggi, sehingga bisa diandalkan untuk lebih irit daya.

Mode Comfort biasanya kami andalkan ketika melewati jalan yang cukup ramai untuk bisa mengikuti kecepatan kendaraan lain. Mode ini juga cocok bagi pengendara yang tidak suka ngebut-ngebut di jalan.

Sementara Sport, lebih cocok bagi yang menginginkan kecepatan atau untuk mengejar waktu. Akselerasinya yang instan memudahkan pengendara untuk mendahului kendaraan lain di depan.





Kalau soal konsumsi dayanya, selama pengetesan motor ini hanya kami gunakan untuk keperluan harian seperti berkendara dari rumah ke kantor dengan jarak hanya 15 km saja.

Mode berkendara yang kami gunakan pun kombinasi antara Eco, Comfort, dan Sport sesuai dengan kebutuhan. Uniknya, dalam satu kali perjalanan 15 km menghabiskan daya sekitar 22 persen.

Artinya, untuk dipakai pergi pulang kerja saja menghabiskan daya hingga 44 persen. Sehingga Indomobil eMotor Tyranno masih bisa digunakan selama dua hari kerja saat baterai penuh tanpa perlu mengecas lagi.

Selain performa dan konsumsi daya, kami juga mencatat Indomobil eMotor Tyranno punya bantingan suspensi yang sangat empuk dibandingkan skutik konvensional atau motor listrik lainnya.



Ditambah lagi jok yang lebar dan juga empuk menambah rasa nyaman pengendara saat menunggangi Indomobil eMotor Tyranno.

Posisi berkendara dari Indomobil eMotor Tyranno juga terasa cukup normal dibandingkan skutik konvensional. Artinya pengendara tidak terasa seperti jongkok yang mana masih bisa ditemukan pada beberapa motor listrik.

Soal fitur juga cukup lengkap mulai dari kunci semi keyless, adanya bagasi yang besar, panel meter digital, hingga tersedia USB Type-A dan Type-C.

Termasuk fitur inclinometer yang bisa membaca sudut kemiringan dan elevasi motor yang tersemat di tengah panelmeternya. Meskipun fitur ini cukup canggih, namun kami bertanya-tanya apa fungsinya pada sebuah motor listrik harian.


Kesimpulan

Indomobil eMotor Tyranno punya value for money yang cukup tinggi bagi yang berminat untuk menggunakan motor listrik demi alasan ramah lingkungan.

Dengan harga Rp24,9 juta untuk on the road Jakarta, Indomobil eMotor Tyranno masih bisa diandalkan baik untuk keperluan sehari-hari atau bekerja sekalipun.

Ditambah lagi motor listrik punya biaya pengisian daya yang lebih murah dibandingkan membeli bensin, termasuk perawatannya yang jauh lebih minim.