Automotive

Review Indomobil eMotor QT Pro: Murah, Lincah, Tapi Bikin Pegal

Brian Priambudi •
Review Indomobil eMotor QT Pro: Murah, Lincah, Tapi Bikin Pegal

Highlight Artikel

  • Motor listrik Indomobil eMotor QT Pro dibanderol terjangkau di bawah Rp20 juta (OTR Jakarta), ideal untuk kebutuhan harian.
  • Menampilkan desain skuter retro-agresif yang unik, dilengkapi lampu LED projector dan panelmeter digital modern.
  • Ditenagai dinamo 2 kW dan dua baterai 1,44 kWh, mampu mencapai kecepatan 70 km/jam dan jarak tempuh hingga 135 km.
  • Fitur NFC Tag untuk menyalakan/mematikan motor memberikan kemudahan, meskipun masih memerlukan kunci fisik untuk kunci setang.

Uzone.id - Indomobil eMotor QT Pro menjadi salah satu pilihan motor listrik yang terjangkau karena dibanderol di bawah Rp20 juta. Kira-kira bagaimana impresi menggunakan motor listrik tersebut untuk harian?

Motor listrik QT Pro menjadi andalan teranyar dari Indomobil eMotor yang meluncur pada ajang Indonesia International Motorcycle Show (IIMS) 2026.



Tampilannya yang unik membuat sejumlah pihak tertarik untuk melihat bahkan merasakan langsung motor listrik yang satu ini.

Pabrikan memberi kesempatan kepada Uzone.id, untuk merasakan motor listrik andalan mereka selama beberapa waktu untuk mendapatkan ulasan yang mendalam.


Indomobil eMotor QT Pro (Dok: Uzone.id)
Indomobil eMotor QT Pro (Dok: Uzone.id)


Desain Skuter yang Unik

Indomobil eMotor QT Pro punya desain yang mirip dengan sebuah skuter retro namun tetap agresif dengan tarikan bodi yang serba halus.

Di bagian depan menggunakan lampu berbentuk bulat yang sama dengan spion, lampu ini sudah dibekali LED projektor. Selain lampu utama, positioning lamp dan sein di bagian depan juga sudah menggunakan LED.

Di balik setang kemudinya, terdapat panelmeter digital yang menunjukkan beberapa informasi seperti presentase kedua baterai, kecepatan, mode berkendara, hingga jarak tempuh.



Bagian dek Indomobil eMotor QT Pro cukup luas dengan pijakan yang memanjang untuk keleluasaan kaki pengendara, di balik pijakan ini terdapat dua bongkah baterai sebagai sumber daya.

Berkat baterai yang ditanam di bawah dek, membaut motor listrik ini punya ruang penyimpanan di bawah jok yang cukup besar.

Sementara di belakang, punya desain yang sedikit meruncing di bagian jok dan behel. Buritan belakangnya juga sedikit lancip dengan lampu rem yang tertanam, sehingga tarikan garis bodinya terasa menyatu.

Perihal kaki-kaki, Indomobil eMotor QT Pro menggunakan pelek 12 inci dengan suspensi depan teleskopik dan dual shock breaker di belakang.


Indomobil eMotor QT Pro (Dok: Uzone.id)
Indomobil eMotor QT Pro (Dok: Uzone.id)


Performa Lincah tapi Bikin Pegal

Untuk membahas performa, ketahui dulu spesifikasi yang ditawarkan oleh Indomobil eMotor QT Pro. Motor listrik ini dibekali dinamo berkekuatan 2 kW yang disuplai oleh dua baterai berkapasitas masing-masing 1,44 kWh.

Dengan bekal tersebut motor listrik ini bisa melaju hingga kecepatan 70 km/jam dan jarak tempuhnya menembus 135 kilometer dalam sekali pengecasan.

Tenaga yang disalurkan ke roda belakang juga bisa diatur lewat tiga mode berkendara 1, 2, dan 3. Ketiganya membatasi kecepatan maksimal dengan mode 3 yang paling kencang hingga 70 km/jam.

Saat pertama kali duduk di atas Indomobil eMotor QT Pro, langsung terasa dek yang cukup tinggi karena komponen baterai di dalamnya. Sehingga posisi berkendara terasa sedikit jongkok untuk tinggi badan sekitar 170 cm.

Sisanya cukup oke, karena posisi setang terasa pas dan jok terasa cukup empuk dan lebar yang menopang seluruh tubuh pengendaranya.

Saat dinyalakan dan mulai digas, Indomobil eMotor QT Pro memberikan torsi yang instan meskipun tidak membuat pengendaranya tersentak atau kaget.



Karakter ini sangat cocok bagi pengguna motor listrik pemula yang belum terbiasa dengan torsi yang instan. Hanya saja pembiasaan tetap harus dilakukan, karena Indomobil eMotor QT Pro tidak bisa digas dan direm secara bersamaan.

Saat digunakan berjalan, Indomobil eMotor QT Pro sangat mudah diajak berakselerasi. Namun akselerasi terasa sedikit lemot ketika motor menurunkan kecepatan dan akan digas kembali.

Perihal suspensi, Indomobil eMotor QT Pro dirasa cukup empuk. Ditambah lagi jok yang juga empuk membuat motor listrik ini nyaman untuk ditunggangi.

Pengeremannya juga dirasa cukup responsif baik di depan maupun belakang. Mengingat kedua rodanya sudah menggunakan sistem pengereman cakram, meskipun belum dilengkapi ABS.

Selama digunakan, konsumsi listrik dari Indomobil eMotor QT Pro tergolong irit. Contohnya perjalanan dari rumah ke kantor yang berjarak 15 km hanya membutuhkan daya sebanyak 15 persen saja.

Artinya motor ini bisa dipakai harian selama tiga hari pulang pergi ke kantor tanpa dicas.


Indomobil eMotor QT Pro (Dok: Uzone.id)
Indomobil eMotor QT Pro (Dok: Uzone.id)


Fitur Canggih tapi Gimmick?

Indomobil eMotor QT Pro memiliki fitur andalan yakni NFC Tag. Lewat fitur ini, menyalakan dan mematikan motor tidak perlu menggunakan kunci lagi.

Cukup tap NFC Tag ke speedometer, maka motor bisa menyala dan dioperasikan. Begitu juga saat mematikannya, cukup tempel kembali NFC Tag ke speedometer.

Sayangnya, NFC Tag ini tidak bisa digunakan untuk membuka kunci setang. Sehingga jika motor masih dalam kondisi kunci setang, tetap memerlukan kunci fisik untuk membukanya.



Termasuk saat motor dalam keadaan hidup menggunakan sistem NFC Tag, motor tetap tidak bisa dimatikan menggunakan kunci fisik. Meskipun sudah dikunci setang, mematikan motor listrik ini tetap harus menggunakan NFC Tag tersebut.

Panel instrumen yang sudah digital terasa kurang terang saat dipakai di siang hari. Sehingga sulit untuk melihat informasi yang tertera sembari berkendara.

Indomobil eMotor QT Pro juga dilengkapi fitur alarm yang otomatis menyala setelah motor dimatikan. Memang berguna demi keamanan, tapi untuk urusan sederhana seperti membuka jok setelah berkendara akan membuat alarm menyala.


Indomobil eMotor QT Pro (Dok: Uzone.id)
Indomobil eMotor QT Pro (Dok: Uzone.id)


Kesimpulan

Dengan harga Indomobil eMotor QT Pro yang dibanderol Rp18,8 juta untuk on the road Jakarta, motor listrik ini punya value yang tinggi untuk dimiliki.

Terlepas dari fitur NFC Tag yang cukup ribet untuk dioperasikan, motor listrik ini tetap memiliki harga terjangkau dengan jarak tempuh yang mumpuni untuk kebutuhan harian.

Ditambah lagi, Indomobil eMotor punya varian QT Basic yang lebih terjangkau yakni hanya Rp15 juta saja. Bedanya varian ini hanya menggunakan satu baterai sehingga jarak tempuhnya lebih pendek di 70 kilometer.

FAQ Artikel

Berapa harga Indomobil eMotor QT Pro?

Indomobil eMotor QT Pro dibanderol dengan harga Rp18,8 juta untuk on the road Jakarta. Tersedia juga varian QT Basic seharga Rp15 juta.

Berapa jarak tempuh maksimal Indomobil eMotor QT Pro?

Dengan dua baterai berkapasitas masing-masing 1,44 kWh, Indomobil eMotor QT Pro dapat menempuh jarak hingga 135 kilometer dalam sekali pengecasan.

Bagaimana desain Indomobil eMotor QT Pro?

Motor ini memiliki desain skuter retro yang unik namun tetap agresif, dilengkapi lampu LED projector depan, panelmeter digital, dan dek yang luas.

Apakah Indomobil eMotor QT Pro cocok untuk pengendara pemula?

Ya, karakter torsi instan yang tidak mengagetkan membuatnya cocok untuk pengguna motor listrik pemula, meskipun perlu pembiasaan karena tidak bisa digas dan direm bersamaan.

Apa kekurangan dari fitur NFC Tag pada motor ini?

Fitur NFC Tag tidak dapat digunakan untuk membuka kunci setang, sehingga tetap memerlukan kunci fisik. Selain itu, motor yang dinyalakan dengan NFC Tag tidak bisa dimatikan menggunakan kunci fisik.

Apakah ada varian lain dari Indomobil eMotor QT Pro?

Ya, ada varian Indomobil eMotor QT Basic yang lebih terjangkau seharga Rp15 juta. Varian ini menggunakan satu baterai sehingga jarak tempuhnya lebih pendek, yaitu 70 kilometer.