Automotive

Review Indomobil eMotor Adora: Nyaman, tapi Boros Dipakai Harian

Brian Priambudi
Review Indomobil eMotor Adora: Nyaman, tapi Boros Dipakai Harian

Uzone.id - Indomobil eMotor Adora menjadi produk motor listrik pertama yang ditawarkan oleh merek tersebut di Indonesia. Tak disangka merek yang baru masuk ke Indonesia ini punya motor listrik yang nyaman untuk dipakai harian.

Indomobil eMotor Adora sudah diluncurkan sejak beberapa bulan lalu, kali ini Uzone.id berkesempatan untuk mengetesnya dalam jangka waktu yang cukup lama.

Desain yang elegan

Indomobil eMotor Adora punya desain yang cukup elegan untuk sebuah motor listrik yang biasanya ingin tampil futuristis. Sekilas, motor listrik ini punya gaya yang mirip dengan Honda SH150 dan Piaggio Medley, terutama jika melihat bentuk lampu utama yang ada di bagian setang motor.

Meski demikian, Adora juga punya kesan futuristis yang ditampilkan lewat positioning lamp berteknologi LED yang menyala dari kiri hingga kanan bagian depan motor.





Di bagian kaki-kaki sedikit berbeda dengan SH150 atau Medley, karena Indomobil eMotor Adora menggunakan pelek berukuran 14 inci seperti skutik pada umumnya.

Menariknya, Indomobil eMotor Adora masih memiliki bagasi yang cukup luas. Ini berkat baterai tanam yang diletakkan di bawah bagasi, bahkan jika lantai bagasi dilepas klaim pabrikan ruangnya akan cukup untuk menyimpan satu helm.



Beralih ke belakang, Indomobil eMotor Adora memiliki behel yang cukup besar yang bisa diandalkan untuk menyimpan barang dengan cara diikat.

Sementara tampilan lampu-lampu di belakang kembali menunjukkan kecanggihannya dengan penggunaan teknologi LED yang sangat terang.





Nyaman dipakai harian

Tanpa disangka-sangka, Indomobil eMotor Adora ternyata punya suspensi dan jok yang cukup empuk, sehingga nyaman untuk dipakai harian.

Ini menjadi impresi pertama kami saat pertama kali mencoba menunggangi motor listrik yang satu ini. Bantingannya terasa lembut, ditambah busa dan lapisan jok yang empuk menambah kenyamanan saat berkendara.

Kalau soal performa, Indomobil eMotor Adora juga cukup menarik. Karena dibekali dengan motor listrik berkekuatan maksimal 4 kW dan torsi 140 Nm, mampu memberikan akselerasi yang sesuai untuk perjalanan dalam kota.

Ditambah lagi, Adora juga memiliki 3 mode berkendara. Mode 1 dibatasi kecepatannya hingga 30 km/jam yang cocok untuk digunakan di area perumahan yang ramai anak kecil.

Sementara Mode 2 mampu melaju hingga 55 km/jam yang bisa diandalkan saat dipakai di jalan raya yang penuh kendaraan cepat. Mode ini juga memberikan akselerasi yang lebih kuat dari sebelumnya sehingga tidak ketinggalan dengan motor bermesin bensin.



Nah di Mode 3, Indomobil eMotor Adora bisa diandalkan untuk mengejar waktu karena batasan kecepatan bisa mencapai 75 km/jam. Dengan mode ini, akselerasi juga dirasa lebih cepat lagi sehingga cocok jika digunakan pada saat jalanan kosong atau di jalanan antar kota.

Sayangnya Indomobil eMotor Adora punya sistem keamanan yang cukup mengganggu, salah satunya adalah throttle akan diputus dayanya jika tuas rem ditarik.

Sebenarnya sistem ini cukup umum, namun bagi yang belum terbiasa akan membuat kagok saat putar balik ataupun saat terjebak macet di jalan menanjak.

Tapi tenang dulu, karena Indomobil eMotor memberikan fitur hill start assist yang mampu menahan motor saat berhenti di tanjakan. Dengan fitur ini saat tuas rem dilepas, motor tidak langsung mundur di tanjakan, terdapat sistem yang menahan motor agar tidak turun hingga tuas gas bisa diputar dan memberikan tenaga.

Indomobil eMotor Adora juga dilengkapi traction control system, fitur ini memberikan kontrol terhadap traksi saat melintasi jalan yang licin. Dengan akselerasi yang cukup instan dari motor listrik, tentu bisa membantu pengendaranya agar tidak tergelincir.

Soal pengereman Indomobil eMotor Adora sebenarnya tidak cukup spesial, berbekal cakram baik di roda depan maupun belakang menjadi hal wajar pada motor-motor saat ini. Namun dari segi pengereman, memang dirasa cukup responsif bahkan gigitan bantalan rem terasa cukup kuat.



Nah soal konsumsi daya dari Indomobil eMotor Adora terasa tidak terlalu spesial. Berbekal baterai 76,8V 32Ah atau setara 2,45 kWh sebenarnya motor listrik yang satu ini dikalim mampu menempuh jarak hingga 110 kilometer.

Namun kenyataannya, saat dipakai dari rumah ke kantor yang hanya berjarak 15 km dengan Mode 2 telah menghabiskan daya sebanyak 20 persen.

Artinya, secara riil total jarak tempuh yang bisa diraih hanya mencapai 75 kilometer saja jika baterai dipakai dari 100 persen hingga habis.

Sementara untuk pengecasannya dinilai cukup akurat yang membutuhkan 6 jam untuk mengisi 0-100 persen. Nah dengan spesifikasi baterai 2,45 kWh hanya membutuhkan biaya sebesar Rp3.400 saja untuk mengisi penuh.





Kesimpulan

Secara gambaran umum, motor listrik Indomobil eMotor Adora sebenarnya cocok untuk digunakan baik kebutuhan sekitar rumah saja bahkan hingga dipakai kerja sekalipun.

Meskipun daya konsumsi listriknya boros hingga membuat jarak tempuh lebih pendek daripada klaim pabrikan namun dengan jarak 15 km yang hanya memakan daya 20 persen, bisa diandalkan untuk pulang pergi kerja dan melakukan pengisian kembali saat di rumah. Bahkan dengan perhitungan tersebut motor ini bisa dipakai dua hari tanpa dicas.

Secara harga, motor yang ditawarkan paling mahal Rp24,9 jutaan untuk on the road Jakarta ini dinilai masih memiliki value for money yang tinggi. Mengingat pengisian dayanya lebih murah dibandingkan mengisi bensin pada motor dengan mesin pembakaran internal.