Automotive

Resmi! Suzuki Ignis Disuntik Mati Secara Global

Bagja Pratama
Resmi! Suzuki Ignis Disuntik Mati Secara Global

Uzone.id - Keputusan besar diambil Suzuki di kancah otomotif global. Suzuki Ignis, city car bergaya crossover yang basis pengembangan sekaligus produksi globalnya berada di India, dilaporkan resmi menghentikan produksinya.

Penghentian ini terjadi setelah model tersebut mengalami penurunan penjualan dan permintaan pasar yang melemah secara signifikan dalam beberapa waktu terakhir.



Konfirmasi Penghentian dan Arah Pasar Global

Mengutip laporan dari jaringan dealer di India, produksi Ignis disebut sudah berakhir lebih dari sebulan lalu, meski hingga kini belum ada pengumuman resmi dari pabrikan.

Sejalan dengan hal tersebut, diler di India juga telah berhenti menerima pemesanan unit baru, walau model ini masih tertera di situs resmi NEXA.

Langkah ini menegaskan pergeseran tren pasar otomotif global yang mulai bergeser dari segmen city car ke SUV dan kendaraan elektrifikasi.

Untuk mengisi kekosongan segmen tersebut, Suzuki disebut tengah menyiapkan SUV kompak baru sebagai pengganti Ignis.

Strategi Elektrifikasi Suzuki di Indonesia

Di pasar Indonesia, PT Suzuki Indobil Sales (SIS) telah mengambil langkah serupa lebih awal dengan menghentikan penjualan Ignis pada tahun 2024.

Kebijakan ini merupakan bagian dari rencana korporasi yang secara bertahap akan lebih fokus pada produk elektrifikasi.

Dony Ismi Saputra, Deputy Managing Director 4W PT SIS, menjelaskan bahwa perusahaan kini memprioritaskan model hibrida seperti XL7 Hybrid dan Ertiga Hybrid, sekaligus memperkuat keberadaan model-model yang diproduksi di dalam negeri.



Perjalanan Singkat dan Spesifikasi Teknis

Sejak pertama meluncur pada tahun 2017, perjalanan Ignis di Indonesia terbilang singkat. Model ini sempat mencatat kinerja yang kuat dengan distribusi 14.157 unit pada tahun pertamanya. Namun, kinerjanya mulai menurun tajam:

  • 2018: 13.802 unit
  • 2019: 5.138 unit
  • 2020: 1.893 unit
  • 2021: 1.932 unit

Menjelang masa akhir penjualannya, distribusi Ignis hanya berada di kisaran ratusan unit per tahun.

Secara teknis, Ignis dibekali mesin bensin 1.2 liter naturally aspirated yang menghasilkan tenaga 83 hp dan torsi puncak 113 Nm. Konsumen ditawarkan pilihan transmisi manual lima percepatan atau otomatis AMT (Auto Gear Shift).