Registrasi Medsos Bakal Pakai Nomor HP, Begini Kata Induk Facebook
Uzone.id — Pengguna
media sosial di Indonesia akan diwajibkan untuk registrasi dan login akun
menggunakan nomor HP dalam waktu dekat. Aturan ini tengah dikaji oleh
Kementerian Komdigi agar masyarakat lebih bertanggung jawab ketika menyebarkan
informasi di platform digital.
Menanggapi adanya rencana tersebut, perwakilan Meta
Indonesia sebagai induk dari Facebook dan juga Instagram mengatakan bahwa
pihaknya baru mengetahui rencana ini dan akan melakukan diskusi lebih lanjut
dengan pihak Komdigi.
“Intinya kami terus tentunya berdiskusi dengan Komdigi, dan mendapatkan informasi lebih lanjut dari Komdigi. Jadi setelah ada informasi lebih lanjut, ya kami tentu berkoordinasi,” kata Berni Moestafa, Kepala Kebijakan Publik Meta di Indonesia kepada awak media setelah acara Cerdas Digital 2026, Jumat, (22/05).
Setelah mendapat informasi yang lebih lengkap mengenai
rencana kebijakan login dengan nomor hp ini, Meta pun mengatakan akan segera
memberikan keterangan lebih lanjut kepada pengguna mereka.
“Dan jika memang ada sesuatu yang kami perlu sampaikan
kepada publik, kami akan melakukannya,” tambah Berni.
Sebelumnya, rencana ini disampaikan oleh Menteri Komdigi,
Meutya Hafid dalam Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI, Senin, (19/05) lalu.
“Hal yang belum kita laporkan yaitu terkait rencana registrasi terhadap pengguna media sosial dengan memberikan akuntabilitas–saat ini sifatnya tidak wajib, (yaitu) memberikan nomor telepon,” kata Meutya.
Rencana ini belum sepenuhnya akan resmi diluncurkan karena
Meutya menyebut kalau mereka masih dalam tahap konsultasi publik.
"Ini yang sedang kita godok dengan konsultasi publik
tentunya agar bagaimana orang ketika masuk ke sosial media wajib menaruh nomor
teleponnya sehingga identitasnya jelas," kata Meutya.
Dengan aturan ini, Meutya berharap para pengguna di media
sosial bisa lebih bertanggung jawab terhadap tulisan yang diunggah saat bermain
media sosial karena memiliki identitas yang jelas.
"Mereka (user media sosial) menjadi akuntabel atau
bertanggung jawab terhadap tulisan-tulisan yang ditayangkan," tambah
Meutya.