Digilife

Raup Rp186 Miliar dari Konten AI, 16 Akun Dihapus YouTube

Vina Insyani
Raup Rp186 Miliar dari Konten AI, 16 Akun  Dihapus YouTube

Uzone.id — YouTube mulai melakukan bersih-bersih konten AI Slop setelah banyaknya pengguna yang terjebak konten bikinan AI di platformnya. Gak tanggung-tanggung, konten yang dihapus berasal dari kanal-kanal besar dengan subscriber jutaan.

Di awal tahun 2026 ini, YouTube dilaporkan telah menghapus konten AI Slop dengan lebih dari 4,7 miliar penonton di platform mereka. Konten-konten ini diketahui berasal dari 16 akun AI paling besar di YouTube.

Semua 16 akun AI yang dihapus ini memiliki lebih dari 35 juta total subscriber, dengan total 4,7 miliar tontonan, dan pendapatan tahunan dari adsense YouTube mencapai USD10 juta atau sekitar Rp168 miliar per tahunnya.






Salah satu yang dibersihkan oleh YouTube adalah akun dengan nama CuentosFacianantes yang sudah mendapat lebih dari 5,9 juta viewers. Akun yang sering membagikan konten bertemakan Dragon Ball ini telah meraup pendapatan hingga USD2,6 juta atau Rp43,6 miliar dari YouTube.

Akun lain yang dimusnahkan oleh YouTube antara lain Imperiodejesus (Empire of Jesus) yang jadi akun AI Slop paling populer kedua dan juga akun Super Cat League yang jadi akun dengan penonton tertinggi ketujuh.






Gak cuma memblokir akun, konten dari akun-akun tersebut juga sudah tidak bisa ditonton lagi oleh para pengguna. 

Untuk menghapus dan mendeteksi konten AI Slop, YouTube diklaim menggunakan teknik deteksi spam yang sudah ada untuk menemukan dan menghapus saluran-saluran AI Slop ini.

Hal ini sesuai dengan ucapan dari CEO YouTube Neal Mohan pada awal Januari lalu yang menyebut bahwa pihaknya telah membangun sistem untuk membasmi video-video spam serta menekan penyebaran konten tak bermutu.

“Untuk mengurangi penyebaran konten AI berkualitas rendah, kami sedang aktif mengembangkan sistem yang terbukti sangat efektif dalam memerangi spam dan clickbait, serta mengurangi penyebaran konten berkualitas rendah dan berulang," tulis Mohan.

Meski begitu, YouTube sendiri masih dengan terbuka menghadirkan fitur-fitur AI untuk membantu pengguna membuat konten. Salah satunya fitur edit menggunakan AI yang di Shorts, mengubah percakapan menjadi lagu serta memaksimalkan platform AI generated video maker seperti Google Veo 3.