Digilife

Ramai Foto AI Tak Senonoh dengan Idola, Ini Kata Komdigi

Vina Insyani
Ramai Foto AI Tak Senonoh dengan Idola, Ini Kata Komdigi

Uzone.id — Tren foto bareng ala polariod menggunakan chatbot AI banyak digunakan masyarakat untuk hiburan dan memenuhi keinginan mereka dalam berfoto bersama orang yang diidolakan.

Kebanyakan dari mereka menggunakan Gemini AI untuk men-generate dua foto menjadi foto bersama sesuai dengan keinginan mereka. Di tengah keseruan ini, muncul fenomena dimana masyarakat mulai mengedit foto-foto dengan pose yang tidak senonoh.




Hal ini membuat beberapa publik merasa tidak nyaman, salah satunya adalah pemain-pemain timnas Indonesia yang speak up di media sosial mengenai editan yang dianggap tidak senonoh dan kelewat batas.




Melihat penggunaan AI yang dinilai melewati batas dan tidak bijak ini, Kementerian Komunikasi dan Digital turut menaruh perhatian lebih. 

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Edwin Hidayat Abdullah mengatakan bahwa tren AI dengan pose-pose yang tidak wajar tersebut dianggap melanggar etika dan bisa dilaporkan.

“Itu tidak benar. Itu ada di panduan yang akan dikeluarkan. Itu melanggar etika," ujarnya kepada media usai menghadiri acara peluncuran Korika Chat (KChat), Selasa (16/09).


Lebih lanjut, Edwin mengatakan bahwa editan foto AI menggunakan pose-pose tidak senonoh ini bisa saja dilaporkan atau bahkan mendapat sanksi karena dianggap melanggar etika.

“Melanggar etika itu, ada di Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), ada sanksinya,” tambah Edwin.

Tidak sampai disitu, Edwin menjelaskan bahwa editan foto yang melewati batas tersebut bisa dilaporkan melalui Direktorat Pengawasan Digital. Ia menghimbau bagi masyarakat yang menemukan konten-konten tersebut agar segera melapor.




"Nanti kalau memang itu, dilaporkan saja, kalau tidak senonoh itu laporkan ke Direktorat Pengawasan Digital," kata Edwin.

Nantinya, pihak mengawas akan melakukan tindakan lebih lanjut, seperti melakukan take down pada postingan tersebut.

Sebagai informasi, edit foto bareng dengan gaya polaroid ini banyak digunakan untuk memenuhi keinginan mereka untuk foto bersama idola K-Pop hingga orang-orang tercinta yang telah tiada.

Memang harmless, tapi perlu diingat, meskipun kalian bisa mengedit sesuai dengan keinginan, tapi jangan sampai melewati batas ya, apalagi saat ini banyak idol-idol yang speak up mengenai penggunaan AI yang mengarah ke pelecehan. Jadi, tetap bijak dalam menggunakan teknologi ini.